Thursday, 31 August 2017

Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 300 Miliar ke PNM

Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 300 Miliar ke PNM


PT Bank Mandiri Tbk (Bank Mandiri) menyalurkan kredit modal kerja senilai Rp 300 miliar ke PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Penyaluran kredit tersebut untuk membiayai kegiatan usaha peserta program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (MEKAAR) PNM, yang kebanyakan adalah kaum perempuan dari keluarga pra sejahtera.

Selain itu, Bank Mandiri juga akan menyediakan rekening tabungan bebas biaya administasi bagi peserta program Mekaar. Saat ini, jumlah peserta program Mekaar PNM sekitar 1 juta perempuan di seluruh Indonesia, di mana sebagian besar merupakan ibu rumah tangga.

Hal itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian yang dilakukan Direktur Government & Institutional Bank Mandiri Kartini Sally dan Direktur Keuangan PNM Tjatur H Priyono. Kegiatan ini juga disaksikan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman A Arianto dan Direktur Utama PNM Parman Nataatmadja.

Sulaiman A Arianto mengatakan, kerja sama ini akan memberi dampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Terlebih, PNM juga akan bertindak sebagai pendamping untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan usaha.

"Kami percaya kolaborasi ini akan menguntungkan semua pihak. Bagi peserta Mekaar, selain modal dan rekening tabungan bebas biaya admin, mereka akan mendapatkan pendampingan PNM dan akses pasar dari nasabah Bank Mandiri. Bagi PNM, kerja sama ini memungkinkan adanya penambahan peserta program Mekaar," kata dia di Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Sulaiman yakin, kualitas pembiayaan ini akan terjaga baik. "Kami juga menyakini kualitas pembiayaan pada program Mekaar ini akan terjaga baik, terutama mengingat kapasitas PNM dalam mengelola pembiayaan yang disalurkan, termasuk dalam penentuan calon debitur," tuturnya.

Dalam pemberdayaan wanita, Sulaiman menambahkan, Bank Mandiri sendiri telah melakukan sejumlah inisiatif antara lain melalui program Wirausaha Muda Mandiri dan program Mandiri Sahabatku. Program tersebut merupakan program penciptaan wirausaha potensial dari kalangan mahasiswa, generasi muda, maupun buruh migran Indonesia (BMI) di luar negeri.

Selain itu, Bank Mandiri juga bersinergi dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dalam program Coding Mum untuk menghasilkan programer mandiri dari kalangan buruh migran wanita.

Target kredit

PT Bank Mandiri (Persero) menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit mikro di kisaran 28 persen atau menjadi sekitar Rp 65 triliun pada akhir 2017. Hal ini dilatarbelakangi pertumbuhan penyaluran kredit dengan rata-rata 20 persen dalam tiga tahun terakhir.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan,‎ hingga Juni 2017, Bank Mandiri telah menyalurkan kredit mikro sebesar Rp 54,3 triliun, tumbuh 17,9 persen dari periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan penyaluran kredit tersebut sejalan dengan keinginan perseroan, untuk mengimplementasikan secara nyata komitmen BUMN hadir untuk negeri dalam menciptakan nilai tambah kepada masyarakat.

“Secara gradual, kami terus meningkatkan penyaluran pembiayaan segmen mikro ke sektor-sektor produktif seperti seperti pertanian, perikanan dan pertambangan, yang kini mencapai 58,67 persen dari total portofolio,” kata Rohan, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (27/8/2017).

Untuk mencapai target penyaluran kredit tersebut, Bank Mandiri telah menerapkan sejumlah strategi, antara lain meningkatkan jumlah jaringan Mandiri Micro Unit yang kini telah meliputi 994 cabang mikro, 1.427 unit mikro dan 652 kios mikro, di seluruh Indonesia.

“Kami juga meningkatkan kualitas SDM di segmen bisnis ini melalui pelatihan dan pembekalan agar proses penilaian kelayakan dan persetujuan kredit dapat dilakukan lebih cepat. Selain itu, SDM Mikro yang berkualitas juga mampu memberikan nilai tambah kepada pelaku usaha mikro binaan Bank Mandiri melalui pendampingan dan tutoring tentang pengelolaan keuangan,” lanjut Rohan.

Upaya ini telah terbukti berdampak secara signifikan pada kualitas pembiayaan mikro Bank Mandiri, rasio kredit bermasalah (NPL) terjaga baik di bawah 3,0 persen atau hanya 2,42 persen pada akhir Juni 2017.

Strategi lain yang dikembangkan perseroan adalah memanfaatkan basis nasabah Bank Mandiri yang sekitar 1,2 juta, sebagai mitra pengembangan maupun target pasar. Sinergi seperti ini terbukti efektif dan efisien dalam ikut memicu produktifitas pelaku usaha mikro.

Share:

BNI Raih Fasilitas Pinjaman US$ 500 Juta

BNI Raih Fasilitas Pinjaman US$ 500 Juta


 PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) raih fasilitas pinjaman US$ 500 juta. Pinjaman itu akan digunakan untuk ekspansi bisnis.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (25/8/2017), BNI telah menandatangani facility agreement atas fasilitas pinjaman US$ 500 juta dengan konsorsium yang terdiri dari enam bank global pada 22 Agustus 2017. Pinjaman itu bertenor lima tahun.

"Pencairan fasilitas pinjaman tersebut (drawdown) direncanakan dilakukan pada 30 Agustus 2017 melalui BNI KCLN London," ujar Sekretaris Perusahaan BNI Kiryanto.

Ia menuturkan, pinjaman itu dengan persyaratan clean basis (tanpa jaminan). Dana pinjaman akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan cashflow valas BNI dan ekspansi bisnis.

"Besarnya nominal pinjaman dengan jangka waktu relatif panjang, tingkat suku bunga pinjaman yang rendah, dan persyaratan tanpa jaminan menunjukkan kepercayaan counterpart yang tinggi terhadap BNI," jelas dia.

Pada perdagangan saham sesi pertama Jumat pekan ini, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk turun 0,34 persen ke level 7.400. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 700 kali dengan nilai transaksi Rp 5,4 miliar.

BNI Raup Laba Rp 6,41 Triliun

Sebelumnya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) membukukan laba Rp 6,41 triliun pada semester I 2017 atau naik 46,7 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya. Laba BNI semester I 2016 tercatat Rp 4,37 triliun.

Peningkatan laba tersebut ditopang oleh pertumbuhan kredit yang signifikan, di mana kredit perseroan naik 15,4 persen atau mencapai Rp 412,18 triliun. Pertumbuhan kredit hampir mencapai dua kali lipat dari pertumbuhan kredit industri perbankan pada Mei 2017 yang tercatat 8,7 persen.

Dari pencapaian kredit, sebanyak Rp 296,1 triliun atau 71,8 persen disalurkan ke segmen bisnis, Rp 67,1 triliun atau 16,3 persen ke segmen konsumer. Sisanya 11,9 persen disalurkan melalui kantor cabang luar negeri dan perusahaan anak.

Direktur Keuangan dan Risiko Kredit BNI Rico Budidarmo mengatakan, pertumbuhan kredit ditopang oleh realisasi business banking pada semua segmen. Penyaluran kredit ke debitur usaha korporasi dan BUMN melaju cepat seiring menggeliatkan proyek infrastruktur dan pertanian.

"Kredit yang tersalurkan pada proyek infrastruktur terfokus pada proyek jalan tol khususnya di Pulau Jawa yang dilaksanakan oleh BUMN. Adapun kredit yang tersalurkan ke sektor pertanian terfokus pada pengembangan perkebunan oleh perusahaan-perusahaan nasional yang memiliki jaringan internasional," kata dia.

Dana pihak ketiga (DPK), pada semester I 2017 mencapai Rp 463,86 triliun. Porsi dana murah (CASA) mencapai 60,9 persen.

Lebih lanjut, pendapatan bunga bersih (NII) mencapai Rp 15,40 triliun atau naik 10,7 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya Rp 13,91 triliun. Margin bunga bersih (NIM) 5,6 persen. Lalu, pendapatan nonbunga naik 17,9 persen dari Rp 3,95 triliun menjadi Rp 4,65 triliun.

"Dengan pencapaian indikator-indikator kinerja di atas, BNI mampu mencatat pertumbuhan laba bersih konsolidasian sebesar Rp 6,41 triliun atau tumbuh 46,7 persen," ujar dia.

Share:

Ini Dia Negara dan Lembaga yang Rajin Beri Utang ke RI

Ini Dia Negara dan Lembaga yang Rajin Beri Utang ke RI


Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan melaporkan total utang pemerintah pusat hingga Juli 2017 mencapai Rp 3.779,98 triliun. Jumlah tersebut naik signifikan Rp 73,47 triliun dibanding posisi Rp 3.706,52 triliun sampai dengan Juni lalu.

Dikutip dari laman resmi DJPPR, Jakarta, Jumat (18/8/2017), utang senilai Rp 3.779,98 triliun, terdiri dari Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 3.045,0 triliun (80,6 persen) dan pinjaman sebesar Rp 734,98 triliun (19,4 persen).

Kenaikan total utang pemerintah sebesar Rp 73,47 triliun sampai dengan bulan ketujuh ini, berasal dari penambahan penerbitan SBN (neto) sebesar Rp 65,50 triliun dan penarikan pinjaman (neto) sebesar Rp 7,96 triliun dibanding Juni 2017 yang masing-masing Rp 2.979,50 triliun dan Rp 727,02 triliun.

Adapun pinjaman sebesar Rp 734,98 triliun sampai akhir Juli ini, terdiri dari pinjaman luar negeri senilai Rp 729,58 triliun dan pinjaman dalam negeri Rp 5,40 triliun. Pinjaman luar negeri berasal dari pinjaman bilateral senilai Rp 313,72 triliun, multilateral Rp 371,21 triliun, pinjaman komersial Rp 43,70 triliun, dan suppliers Rp 0,95 triliun.

Sementara penerbitan SBN senilai Rp 3.045 triliun pada Juli ini, terdiri dari penerbitan SBN berdenominasi valuta asing (valas) sebesar Rp 838,89 triliun, dan denominasi rupiah senilai Rp 2.206,12 triliun.

Adapun 10 negara pemasok utang bilateral Indonesia yang mencapai Rp 313,72 triliun per Juli 2017, meliputi:

1. Jepang Rp 194,82 triliun 
2. Prancis Rp 27,38 triliun
3. Jerman Rp 25,05 triliun
4. Korea Selatan Rp 19,25 triliun
5. China Rp 0,02 triliun
6. Amerika Serikat Rp 8,16 triliun
7. Australia Rp 7,19 triliun
8. Spanyol Rp 3,39 triliun
9. Rusia Rp 3,30 triliun
10. Inggris Rp 1,96 triliun
11. Negara lain Rp 23,21 triliun

Sedangkan pinjaman multilateral senilai Rp 371,21 triliun oleh pemerintah Indonesia berasal dari 7 lembaga keuangan dunia, yakni:

1. Bank Dunia senilai Rp 238,49 triliun 
2. Asian Development Bank (ADB) Rp 118,88 triliun
3. Islamic Development Bank (IDB) Rp 10,82 triliun
4. International Fund for Agricultural Development (IFAD) Rp 2,42 triliun
5. Bank Investasi Eropa (EIB) Rp 0,25 triliun
6. Nordick Investment Bank (NIB) Rp 0,15 triliun
7. Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) Rp 0,19 triliun.

Utang yang berasal dari bank komersial senilai Rp 43,70 triliun, antara lain:

1. Amerika Serikat (AS) senilai Rp 10,57 triliun
2. Singapura Rp 7,65 triliun
3. Prancis Rp 7,48 triliun
4. Belanda Rp 5,58 triliun
5. Austria Rp 4,63 triliun
6. Rusia Rp 3,35 triliun
7. Inggris Rp 1,31 triliun
8. Jepang Rp 0,39 triliun
9. Taiwan Rp 0,64 triliun
10. Jerman Rp 0,53 triliun
11. Negara lain Rp 1,57 triliun.

Share:

Tips Ini Bisa Bikin Anda Jadi Miliarder Sebelum 40 Tahun

Tips Ini Bisa Bikin Anda Jadi Miliarder Sebelum 40 Tahun


Menjadi seorang yang sukses dan memiliki banyak uang di usia muda adalah impian semua orang. Banyak orang berpikir bahwa menjadi miliarder adalah sesuatu yang terjadi secara sendirinya tanpa memerlukan proses.

Kantor akuntan public global, PricewaterhouseCoopers (PwC) dan bank investasi global UBS merilis penelitian menarik yang mengamati 1.300 miliarder untuk mengetahui bagaimana cara mereka menggapai kesuksesan.

Dari hasil penelitian tersebut menghasilkan kiat untuk membuat Anda menjadi miliarder sebelum usia 40 tahun seperti dikutip dari The Balance:

1. Sikap cerdas dalam mengambil risiko

Memiliki hasrat untuk mengejar ide bisnis dan melihat potensinya, beberapa pemimpin industri seperti Mark Zuckerberg keluar dari perguruan tinggi untuk fokus pada bisnis mereka, mempertaruhkan masa depan tanpa ijazah.

Langkah ini sangat diperdebatkan atau mungkin terlalu ekstrem. Namun, kemauan pengusaha untuk mengambil risiko besar terlihat. Membuat terobosan signifikan ke suatu hal baru yang belum teruji atau mempertimbangkan penggabungan yang tidak biasa juga merupakan tanda pengambilan risiko yang benar.

2. Keingintahuan tak terbatas

Bisnis Anda tidak akan berkembang pesat tanpa banyak rasa ingin tahu. Keingintahuan menggerakkan seorang wirausahawan untuk mengamati dunia, mengajukan pertanyaan, mendeteksi masalah, dan secara aktif mencari solusi.

Keingintahuan juga membuat dia termotivasi. Sebagai pemilik bisnis, keingintahuan mendalam akan mendorong Anda untuk menyelidiki solusi atau pengalaman pengguna yang ada untuk menemukan poin rasa sakit pelanggan dan mengembangkan solusi baru.

3. Fokus yang jelas

Pengusaha yang sangat sukses tampaknya kebal terhadap gangguan. Begitu mereka mengunci tujuan yang ingin dicapai, tidak ada yang bisa menghentikan mereka dengan cara apapun.

Pengusaha cerdas berdedikasi pada misi mereka, namun fleksibel dalam hal bagaimana mereka akan mencapai tujuan. Mereka juga nampaknya secara naluriah mengidentifikasi bidang mana yang harus dipusatkan pada bisnis mereka.

4. Penentuan

Sebelum menghasilkan kesuksesan, para miliarder mengalami serangkaian kegagalan. Seorang pengusaha yang hebat dengan gigih bertahan sampai mereka mencapai tujuan mereka.

Semangat

5. Semangat

Tidak ada miliarder yang sukses dengan sendirinya. Mereka harus memiliki semangat, komitmen, dan inovasi yang benar- benar dapat membuat mereka sukses. Ini memang akan banyak memakan waktu, namun semuanya perlu proses.

6. Inovasi

Membuat suatu inovasi adalah hal yang penting. Anda tidak perlu menciptakan produk baru. Cukup berinovasi dengan produk yang sudah ada saja maka usaha Anda juga bisa sukses. (Fransiska Wahyuning)

Share:

Pertumbuhan Ekonomi AS Bikin Wall Street Menguat

Pertumbuhan Ekonomi AS Bikin Wall Street Menguat


Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street menguat didorong sentimen perkiraan pertumbuhan ekonomi AS lebih kuat. Sentimen itu juga menekan kekhawatiran meningkatnya ketegangan antara AS dan Korea Utara serta ketidakpastian usai Badai Harvey.

Produk domestik bruto (PDB) direvisi lebih tinggi. Seiring pertumbuhan ekonomi AS tercatat tiga persen pada kuartal II 2017. Ini sebagian disebabkan oleh belanja konsumen dan investasi bisnis yang kuat.

Selain itu, data tenaga kerja sektor swasta di AS juga menambah sentimen positif di pasar. Pengusaha sektor swasta mempekerjakan 237 ribu pekerja pada Agustus. Ini menandai kenaikan bulanan terbesar dalam lima bulan.

"Saya ragu bagaimana keberlanjutan ekonomi makro, namun fundamental dirasakan masih baik-baik saja. Anda bisa menemukan banyak alasan untuk tetap investasi di pasar," ujar John Velis, Analis State Street Global Markets seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (31/8/2017).

Presiden AS Donald Trump juga mengatakan, pihaknya ingin pajak korporasi AS dapat turun menjadi 15 persen. Akan tetapi pihaknya tidak menawarkan rencana pajak baru. Reformasi pajak merupakan salah satu pokok pembicaraan utama Trump selama kampanye. Hal itu juga mendorong kenaikan harga saham di wall street dan memenangkan kursi kepresidenan.

Adapun pada penutupan perdagangan saham, Rabu (Kamis pagi WIB), indeks saham Dow Jones naik 27,06 poin atau 0,12 persen menjadi 21.892,43. Indeks saham S&P 500 menguat 11,29 poin atau 0,46 persen menjadi 2.457,59 dan indeks saham Nasdaq bertambah 66,42 poin atau 1,05 persen ke level 6.368,31.

Sentimen lainnya pengaruhi pasar yaitu ketegangan Korea Utara dan Amerika Serikat. Tampaknya hubungan kedua negara itu meningkat usai Trump menolak perundingan diplomatik melalui sebuah tweet usai Korea Utara melepaskan rudal balistik yang terbang di atas wilayah Jepang. Namun, Menteri Pertahanan Jim Mattis mengatakan, AS masih memiliki pilihan diplomatik.

Saham-saham yang menguat antara lain saham Aerovironment naik 18,2 persen menjadi US$ 46,52. Selain itu, saham Analog Devices menguat 5,2 persen ke level US$ 83,72. Sedangkan saham H&R Block turun 8,3 persen menjadi US$ 26,81.

Volume perdagangan saham tercatat sekitar 5,12 miliar di wall street. Angka itu di bawah rata-rata harian sekitar 5,84 miliar saham selama 20 sesi terakhir.

Share:

Wednesday, 30 August 2017

Freeport Tunduk ke Indonesia

Freeport Tunduk ke Indonesia


Setelah melalui proses negosiasi panjang, PT Freeport Indonesia akhirnya mengikuti arahan pemerintah Indonesia. Mereka bersedia mengganti status Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Kesepakatan baru itu memberi sejumlah keuntungan bagi Indonesia. Salah satunya terkait divestasi atau pelepasan saham dari PT Freeport Indonesia ke pihak nasional sebesar 51 persen. Padahal sebelumnya, PT Freeport Indonesia hanya bersedia melepas sahamnya sebanyak 30 persen.

Skema IUPK juga membuat penerimaan keuangan negara dari PT Freeport Indonesia jadi lebih besar dibanding sebelumnya. Itu sesuai dengan ‎Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Share:

Maruarar Sirait Yakin JK Akan Bantu Jokowi di Pilpres 2019

Maruarar Sirait Yakin JK Akan Bantu Jokowi di Pilpres 2019


Politisi PDIP Maruarar Sirait yakin Wapres Jusuf Kalla (JK) akan mendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk kembali bertarung dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Meskipun, nantinya Jokowi tidak dipasangkan lagi dengan Jusuf Kalla.

"Saya sendiri berkeyakinan Pak JK pasti mendukung Jokowi di 2019. Eventnya seperti apa itu diserahkan kepada Pak JK," kata Maruarar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (30/8/2017).

Anggota Komisi XI DPR itu yakin karena Jokowi-JK memiliki ideologi yang sama serta pernah bertarung bersama di Pilpres 2014. Selain itu, hubungan keduanya pun kompak dan saling mendukung.

"Karena mereka punya ideologi yang sama, mereka saling menghormati, mereka bekerja sama, mereka bertarung bersama di 2014 yang sangat keras. Jadi ini adalah potret yang baik, jadi saya yakin Pak JK akan dukung Pak Jokowi di Pilpres 2019," jelas pria yang karib disapa Ara itu.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo secara pribadi juga mengungkapkan keinginannya agar Jusuf Kalla tetap mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Bahkan, dia ingin pria yang kerap disapa JK ini memimpin langsung tim pemenangan Jokowi.

"Mungkin Pak JK tidak maju lagi mungkin beliau akan siap menjadi Ketua Timses-nya misalnya begitu. Kalau saya pribadi kalau bisa Pak JK Ketua Timses-nya. Saya pribadi lho ya," ujar Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 29 Agustus 2017.

Posisi Penting JK

Politisi PDIP itu menuturkan, pilpres memang masih 2019. Segala kemungkinan bisa terjadi sampai waktu pendaftaran pada 2018 dimulai, termasuk keputusan Jusuf Kalla di Pilpres 2019.

Koalisi tentu akan membahas lebih lanjut ketika JK memilih untuk maju kembali pada Pilpres 2019. Tapi, kalau tidak, Tjahjo berharap besar pos penting Ketua Timses diisi oleh JK.

"Bukan mengunci Pak JK tidak. Kalau Pak JK mau maju, nanti akan dibahas di partai koalisi. Kalau tidak kita akan minta jadi Ketua Timsesnya lagi. Itu saja. Saya kira enggak ada masalah," ucap Tjahjo.

Share:

Tjahjo Kumolo Berharap Jokowi Maju dan Terpilih di Pilpres 2019

Tjahjo Kumolo Berharap Jokowi Maju dan Terpilih di Pilpres 2019


Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berharap Presiden Joko Widodo atau Jokowi bisa maju dan terpilih pada Pilpres 2019. Sejumlah partai politik telah menyatakan dukungannya terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

"Saya sebagai pembantunya dan mantan tim sukses, harus dong (maju di pilpres) untuk kelanjutan. Harus dong (menjabat lagi)," kata Tjahjo di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (30/8/2017).

Meski demikian, Tjahjo mengaku hal tersebut bukanlah sikap resmi dari PDIP. Semua akan diserahkan kepada petinggi partai dan juga Jokowi.

"Tanya PDIP, tanya Sekjen. Jangan tanya saja. Kan boleh (berandai). Tapi tanya yang bersangkutan dong, jangan tanya saya. Kalimatnya kan seandainya, tidak mengunci," kilah Tjahjo.

Terkait dengan pernyataannya yang menginginkan Jusuf Kalla menjadi tim pemenangan Jokowi pada Pilpres 2019, lagi-lagi dia berkilah. Tjahjo menegaskan ungkapan itu datang dari dirinya sebagai pribadi.

"Pribadi boleh kan," tegas Tjahjo.

Sukseskan Program Jokowi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebelumnya mengingatkan para menteri untuk bekerja lebih baik mendekati tahun politik 2018. Karena jika salah, persepsi masyarakat bisa negatif terhadap pemerintah.

Namun, bagi Menteri Dalam Negari Tjahjo Kumolo, pesan Jokowi itu sebagai tanda agar para menteri bisa bekerja efektif. Tidak hanya untuk kesuksesan pemerintah, tapi kesuksesan Jokowi pada Pilpres 2019.

"Ini kan bagian dari sebuah tim. Tim setidaknya menyukseskan program-program Pak Jokowi, menyukseskan Nawacita, termasuk menyukseskan Pak Jokowi di Pilpres 2019," kata Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 29 Agustus 2017.

Dia mengatakan, menteri Kabinet Kerja merupakan sebuah koalisi permanen dalam pemerintah. Terlepas mereka yang sudah bergabung sejak awal atau yang baru masuk di tengah pemerintahan. Karena itu, besar harapan Tjahjo koalisi partai politik 2019 tidak berubah.

"Mudah-mudahan, minimal ini," imbuh dia.

Politikus PDIP itu menyadari, koalisi parpol memang bersifat cair dan tidak permanen. Setiap partai politik punya kesepakatan dan tawaran masing-masing sebelum menentukan dukungan.

Share:

Maruarar Sirait: Jangan Remehkan Presiden Jokowi

Maruarar Sirait: Jangan Remehkan Presiden Jokowi


Politikus PDIP Maruarar Sirait mengatakan, jangan sekali-kali meremehkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam kepemimpinannya.

"Jangan anggap remeh Jokowi, banyak orang anggap remeh," ujar pria yang karib disapa Ara ini di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (30/8/2017).

Ia menjelaskan, Jokowi merupakan pemimpin yang punya sikap. Jokowi pun dianggap berani mengambil keputusan penting.

Ara mencontohkan keberanian Jokowi membubarkan PT Pertamina Energy Trading Ltd atau Petral pada 2015 silam.

"Dia satu-satunya Presiden yang bisa bubarkan Petral. Petral bisa bubar itu efisiensinya 1 tahun Rp 5 Triliun," ucapnya di sela soft launching buku karya Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Idrus Marham itu.

Dengan karakter kepemimpinan Jokowi, Ara menilai Golkar sudah tepat dengan mendukung pemerintahan Jokowi. Partai berlambang pohon beringin ini sebelumnya mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2014. Prabowo sendiri merupakan pesaing Jokowi di ajang yang sama.

Sanjung Golkar

Ara percaya partai berlambang pohon beringin ini akan konsisten mendukung Jokowi seperti partainya.

"Saya percaya Golkar baru ini. Kalau tidak, Golkar akan dicap sebagai partai yang tak konsisten dan saya akan kampanyekan 2019," tuturnya.

Anggota Komisi IX DPR ini menegaskan akan bertindak bila Partai Golkar tidak konsisten. Ara menyatakan akan mengampanyekan untuk tidak mendukung partai pimpinan Setya Novanto ini.

"Kalau sampai berubah, saya akan ngomong jangan pilih Golkar, karena ini partai tak bisa dipercaya," terangnya.

"Saya tak mudah percaya Golkar konsisten, 2004 kalah, ada di pemerintahan. Tahun 2009 kalah tapi juga ada di pemerintahan, 2014 juga begitu," sambung dia.

Ara menegaskan, Partai Golkar sudah sangat teruji. Itulah sebabnya, kata dia, Golkar sangat cerdas dengan mendukung Jokowi saat ini.

"Jadi bicara soal lincah, saya saya setuju, sehingga di tiap zaman teruji. Kalau ukurannya percaya atau tidak mendukung Jokowi. Bukan karena lincah, tapi saya lebih percaya karena Golkar cerdas, karena tahu Jokowi akan menang lagi 2019," jelas Ara.

Share:

Pihak Mitra Ungkap Gaya Mewah Bos First Travel

Pihak Mitra Ungkap Gaya Mewah Bos First Travel


Pengacara penyedia jasa handling umrah yang bekerjasama dengan PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel, M Kamil membeberkan gaya hidup pasangan Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan saat berada di Arab Saudi.

Menurut dia, gaya hidup mereka mewah dan berlebihan. Misalnya dalam hal pengawalan dan pengguna fasilitas hotel.

"Enggak kalah dari presiden, dikawal. Kita kasih fasilitas yang super VIP nya banyak sekali, menurut saya gayanya berlebihan sekali," ucap Kamil di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Pusat, Selasa (29/8/2017).

Tak hanya itu, menurut dia, bos First Travel juga sering memesankan fasilitas yang sama untuk para jemaahnya yang berasal dari London, Inggris. Padahal jemaah tersebut hanya masuk dalam kelas bisnis.

"Setiap tahun kita mengandle jemaah dari London, cuma yang saya tahu itu katanya jemaah itu bisnis class. Pelayanan semuanya juga VIP," kata dia.

Dia mengatakan, kliennya mulai bekerjasama dengan penyelenggara umrah First Travel ini sejak tahun 2014 dan awalnya pembayaran tidak ada kendala hingga awal Januari 2016.

"Tahun 2014-2015 belum kelihatan masalahnya, itu jemaah dari 15 ribu naik ke 36 ribu. Sedangkan 2016 loncat sekitar 55 ribu, itu mulai bermasalah," jelas Kamil.

Pelaporan First Travel

Vendor handling atau penyedia jasa umrah atas nama Syarief yang bekerja sama dengan First Travel juga ikut melaporkan bos agen travel yang gagal memberangkatkan puluhan ribu orang itu.

Pengacara Syarief, M Kamil, melaporkan bos First Travel dengan dugaan penipuan.

"Kita datang ke sini untuk melaporkan ada yang belum dibayar First Travel sebesar Rp 1,2 milliar untuk handling di Madinah," kata M Kamil, di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Selasa (29/8/2017).

Share:

Tuesday, 29 August 2017

Melacak Transaksi Bisnis Haram Saracen

Melacak Transaksi Bisnis Haram Saracen


Bisnis haram sindikat penyebar kebencian Saracen masih diselimuti misteri. Tanda tanya besar seputar pelanggan jasa sindikat itu belum terkuak.

Tiga orang tersangka belum mau buka suara pada siapa saja yang pernah menyewa mereka. Polisi mengaku masih mendalaminya.

"Kita masih tracing kita masih cari, ada enggak yang mesan. Itu masih penyelidikan," ujar Kabareskrim Ari Dono di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa 29 Agustus 2017.

Ia pun belum bisa memastikan ada tidaknya indikasi keterlibatan Saracen bermain isu di Pilkada DKI 2017 lalu.

"Belum ada, masih dalam penyelidikan," ujar Ari Dono di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (29 Agustus 2017).

Tidak bisa mengandalkan pengakuan tersangka, polisi lantas mencari titik masuk lain untuk mengungkap jaringan bisnis ujaran kebencian Saracen. Penyidik Bareskrim Polri akan menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Dari penelusuran itu akan terlihat ada tidaknya arus transaksi pembayaran dari pemesan.

"Ada beberapa rekening yang masih dianalisis agar bisa diketahui aliran dananya, berapa jumlah dananya, apa ada pemesanan berita menyesatkan," ucap Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Martinus Sitompul, di Mabes Polri, Jakarta, Senin 28 Agustus 2017.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) langsung menyambut. Ketua PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan lembaganya menunggu permintaan resmi kepolisian.

Menurut dia, Polri masih berfokus pada struktur kasusnya. Oleh karena itu, permintaan resmi yang tak kunjung datang.

"Jadi mereka lagi fokus mungkin di case building ya, nanti coba tanya aja ke sana," lanjut Kiagus di kantornya, Jalan Ir H Juanda, Jakarta Pusat, Selasa, (29 Agustus 2017).

Sebagai badan intel penelusur keuangan, Kiagus mengatakan PPATK bisa saja mengetahui ke mana aliran uang seseorang, termasuk dalam kasus  Saracen. Hanya saja PPATK perlu data lengkap.

"Kalau (menelusur) orang public figure itu lebih mudah, karena kami tahu tempat dan tanggal lahir, nama keluarga, tapi kalau tidak terlalu top, kami memerlukan data (lengkap)," tutup Kiagus.

Ditinggal Pengikut

Yang jelas, penangkapan pentolan Saracen langsung terasa dampaknya. Kepala Biro Penerangan Masayarakat Mabes Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, 800 ribu akun terkoneksi dengan jaringan Saracen melalui grup Facebook.

"Seiring tertangkap mereka (pimpinan Saracen), perlahan mulai berkurang sampai ratusan ribu. Karena mereka sadar yang dilakukan itu salah," ucap Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (29/8/2017).

Jasriadi dan kelompoknya memanfaatkan grup Facebook Saracen untuk mengunggah konten yang berisikan fitnah, hoax, dan ujaran kebencian yang melanggar Undang-Undang ITE. Konten itu nantinya disebarkan oleh anggota grup.

Polisi bertekad menyusuri kemungkinan kelompok lain serupa Saracen yang terlibat di grup itu.

"Ke depannya kita akan mendalami peran mereka termasuk peran kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan Saracen," ujar dia.

Sebab, kata Rikwanto, kelompok yang sebelumnya terafiliasi Saracen bisa saja mendapatkan pesanan-pesanan ujaran kebencian pada masa mendatang.

Kejahatan Serius

Ketua Setara Institute Hendardi mengatakan sindikat Saracen merupakan kejahatan serius. Konten kebencian berpotensi menciptakan dampak luas.

"Implikasi yang ditimbulkan dari konten kebencian adalah ketegangan sosial, konflik, diskriminasi, xenophobia, dan kekerasan. Bahkan pertemuan kelompok ini dengan para avonturir politik yang berkeliaran di republik ini, jika dibiarkan, bisa mengarah kepada genosida," kata Ketua Setara Institute Hendardi di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Selasa (29/8/2017).

Hendardi menjelaskan, pengungkapan sindikat Saracen mengafirmasi peningkatan kebencian atas sesama dalam setahun terakhir dirancang.

"Situasi sosial yang rentan, kelompok intoleran yang eksis dan berpengaruh, hasrat berkuasa dengan menggunakan segala cara, membuat kelompok Saracen mendapatkan ceruk pasar yang luas," kata Hendardi.

Ia mengharapkan, keberhasilan Direktorat Siber yang dibentuk pada Maret 2017, dapat mengurangi dan terus mencegah konten-konten kebencian di masa depan.

Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas ikut mengomentari fenomena ini. Menurut dia, Saracen bukanlah satu-satunya sindikat di media sosial yang ingin menghancurkan Indonesia. Masih banyak kelompok semacam Saracen yang perlu diperangi bersama.

"Masih ada saya yakin kelompok-kelompok seperti Saracen ini, kelompok yang selalu menebar kebencian, yang ingin Indonesia pecah berantakan," ujar Yaqut di sela acara Tasyakuran Kemerdekaan ke-72 RI, di Kantor GP Ansor, Jakarta Pusat, Senin malam (28/8/2017).

Karena itu, Yaqut mengajak seluruh masyarakat, terutama kader Ansor dan Nahdlatul Ulama (NU) agar memerangi kelompok tersebut. Kendati begitu, dia mengimbau agar masyarakat tetap santun dalam menggunakan media sosial.

"Mereka bermain di medsos, di dunia maya, kita punya forum yang miliki kapasitas lebih. Kalau mereka 800 ribu akun, kita punya lebih dari itu untuk melawan mereka. Tapi kita gunakan ini untuk sisi positif ya," ucap dia.

Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas ikut mengomentari fenomena ini. Menurut dia, Saracen bukanlah satu-satunya sindikat di media sosial yang ingin menghancurkan Indonesia. Masih banyak kelompok semacam Saracen yang perlu diperangi bersama.

"Masih ada saya yakin kelompok-kelompok seperti Saracen ini, kelompok yang selalu menebar kebencian, yang ingin Indonesia pecah berantakan," ujar Yaqut di sela acara Tasyakuran Kemerdekaan ke-72 RI, di Kantor GP Ansor, Jakarta Pusat, Senin malam (28/8/2017).

Karena itu, Yaqut mengajak seluruh masyarakat, terutama kader Ansor dan Nahdlatul Ulama (NU) agar memerangi kelompok tersebut. Kendati begitu, dia mengimbau agar masyarakat tetap santun dalam menggunakan media sosial.

"Mereka bermain di medsos, di dunia maya, kita punya forum yang miliki kapasitas lebih. Kalau mereka 800 ribu akun, kita punya lebih dari itu untuk melawan mereka. Tapi kita gunakan ini untuk sisi positif ya," ucap dia.

Share:

MUI Tegaskan Muslim Terlibat Saracen Hukumnya Haram

MUI Tegaskan Muslim Terlibat Saracen Hukumnya Haram


Bareskrim Polri berhasil mengungkap salah satu dalang di balik penyebaran ujaran kebencian dan SARA di media sosial, yakni sindikat Saracen.

Polisi pun telah menangkap dan menetapkan tiga anggota Saracen sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Jasriadi (32) yang berperan sebagai ketua, Muhammad Faizal Tanong (43) sebagai koordinator bidang media dan informasi, serta Sri Rahayu Ningsih (32) sebagai koordinator grup wilayah.

Dalam aksinya menyebar kebencian dan SARA, sindikat Saracen disebutkan memasang tarif hingga sekitar Rp 70 juta pada orang yang menggunakan jasa mereka.

Terkait hal ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun angkat bicara. MUI mengatakan, sindikat Saracen telah melanggar Fatwa MUI Nomor 24 Tahun 2017 tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah melalui Media Sosial.

"Fatwa MUI menyebut bahwa setiap muslim yang bermuamalah melalui media sosial, diharamkan melakukan gibah (membicarakan keburukan atau aib orang lain), fitnah, namimah (adu domba), dan penyebaran permusuhan," tulis Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid lewat keterangan persnya, Senin (28/8/2017).

Menurut MUI, aksi Saracen yang tujuannya juga meraup keuntungan finansial dari menebar kebencian, tidak dibenarkan.

"Berprofesi menyediakan informasi berisi hoax, gibah, fitnah, namimah, bullying, aib, gosip untuk memperoleh keuntungan, baik ekonomi maupun non-ekonomi, hukumnya juga haram. Demikian orang yang menyuruh, mendukung, membantu, memanfaatkan jasa, dan orang yang memfasilitasinya," tegas Zainut.

Tarif Ujaran Kebencian Saracen

Guna mengungkap lebih jauh jaringan Saracen, polisi saat ini masih mencari tersangka lain dalam kasus ini. Polisi juga memburu pihak-pihak yang pernah memesan konten terlarang di Saracen.

Dari hasil pengembangan kasus sindikat Saracen, polisi menemukan proposal saat olah tempat kejadian perkara di kediaman ketua Saracen, Jasriadi alias JAS.

"Si JAS ini menyediakan proposal bagi siapa pun kelompok maupun perorangan yang membutuhkan jasa yang bersangkutan, proposal dana kampanye dalam medsos," ujar Kasubdit 1 Dit Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Pol Irwan Anwar kepada Liputan6.com.

Dalam proposal itu, kata Irwan, disebutkan bahwa jika ingin menggunakan jasa Jasriadi, bisa melalui CV Jadi Jaya dengan dikenakan tarif Rp 72 juta per bulan atau per paket.

Irwan lalu memerinci harga paket yang ditawarkan Saracen tersebut.

1. Pembuatan website atau blog Rp 15 juta perbulan
2. Jasa untuk buzzer dengan jumlah 15 orang masing-masing dihargai Rp 3 juta. Sehingga totalnya Rp 45 juta
3. Jasa untuk koordinator Rp 5 juta
4. Jasa untuk media Rp 7 juta

Namun, Irwan belum dapat memastikan apakah jasa itu digunakan untuk pilkada atau bukan.

"Ini kami hanya menemukan bahwa yang bersangkutan memang dugaannya adalah sindikat yang menyiapkan jasa untuk melakukan hoax atau ujaran kebencian," tandas Irwan.

Share:

Ini Daftar Harga Paket Ujaran Kebencian di Saracen

Ini Daftar Harga Paket Ujaran Kebencian di Saracen


Polisi hingga kini terus mengusut jaringan penyebar ujaran kebencian dan SARA melalui media sosial bernama Saracen.

Dalam pengembangannya, polisi menemukan proposal saat olah tempat kejadian perkara di kediaman Jasriadi alias JAS.

"Si JAS ini menyediakan proposal bagi siapapun kelompok maupun perorangan yang membutuhkan jasa yang bersangkutan, proposal dana kampanye dalam medsos," ujar Kasubdit 1 Dit Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Pol Irwan Anwar kepada Liputan6.com, Kamis 24 Agustus 2017.

Dalam proposal itu, kata Irwan, disebutkan bahwa jika ingin menggunakan jasa Jasriadi,  bisa melalui CV Jadi Jaya dengan dikenakan tarif Rp 72 juta per bulan atau per paket.

Irwan pun kemudian merinci harga paket yang ditawarkan Saracen tersebut:
1. Pembuatan website atau blog Rp 15 juta perbulan
2. Jasa untuk buzzer dengan jumlah 15 orang masing-masing dihargai Rp 3 juta. Sehingga totalnya Rp 45 juta
3. Jasa untuk koordinator Rp 5 juta
4. Jasa untuk media Rp 7 juta

Namun Irwan belum dapat memastikan apakah jasa itu digunakan untuk pilkada atau bukan.

"Ini kami hanya menemukan bahwa yang bersangkutan memang dugaannya adalah sindikat yang menyiapkan jasa untuk melakukan hoax atau ujaran kebencian," tandas Irwan.

3 Tersangka

Sejauh ini, polisi telah menangkap tiga tersangka yang merupakan sindikat penebar kebencian Saracen. Ketiganya adalah JAS yang merupakan Ketua Saracen, MFT yang berperan sebagai Koordinator Media dan Informasi, serta SRN yang berperan sebagai koordinator wilayah.

Polisi masih terus mencari tersangka lain yang merupakan admin jaringan Saracen. Polisi juga memburu pihak-pihak yang pernah memesan konten terlarang ini di Saracen.

"Ya kita akan kembangkan. Kita masih membidik admin-admin lain, atau group-group lain yang memiliki modus yang serupa dengan kelompok ini," tandas Kasubbag Ops Satgas Patroli Siber Polri, AKBP Susatyo Purnomo.

Share:

Merasa Diancam Anggota DPR, Elza Syarief Minta Perlindungan KPK

Merasa Diancam Anggota DPR, Elza Syarief Minta Perlindungan KPK


Pengacara kondang Elza Syarief merasa mendapat ancaman dari anggota DPR RI, Akbar Faisal. Rencananya, hari ini Elza akan meminta perlindungan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait ancaman politikus Nasdem itu.

"Saya akan ke kantor KPK lama jam 09.00 WIB, untuk verifikasi ancaman Akbar kepada saya dan untuk perlindungan saya sebagai saksi," ujar Elza saat dikonfirmasi, Selasa (29/8/2017).

Sebagai informasi, Elza Syarief resmi dilaporkan anggota Komisi III DPR Akbar Faisal ke Bareskrim Mabes Polri. Akbar melaporkan Elza atas tuduhan memberikan kesaksian palsu, fitnah, dan pencemaran nama baik saat bersaksi di persidangan Miryam S Haryani.

Terkait hal ini, Elza menegaskan, tidak akan mencabut kesaksiannya terkait anggota DPR yang diduga menekan Miryam. Salah satunya adalah nama Akbar Faisal yang disebut Elza menekan politikus Hanura itu.

"Tolong dibaca dialog saya dengan dia (Akbar Faisal), soal somasi kepada saya untuk mencabut kesaksian saya di bawah sumpah. Saya tidak bersedia mencabut (kesaksian) karena itu adalah fakta," ujar Elza Syarief saat dikonfirmasi, Senin, 28 Agustus 2017.

Sebelumnya, Elza Syarief menjadi saksi dalam sidang kasus pemberian keterangan palsu di mana Miryam menjadi terdakwa.

Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Elza, yang dibacakan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin 21 Agustus 2017, terungkap Ketua DPR menekan Miryam S Haryani dan mengumpulkan saksi E-KTP.

Di BAP nomor 9, ELza mengaku mendapat cerita Miryam yang mengeluh dicap pengkhianat oleh anggota DPR.

Pengakuan Miryam kepada Elza

Miryam menuturkan, sebelum sidang e-KTP, Setya Novanto pernah mengumpulkan dia dan sejumlah saksi yang pernah dimintai keterangan oleh KPK. Namun, Miryam tidak pernah menceritakan tempatnya.

"Pada pertemuan tersebut Miryam merasa diadili dan dicap sebagai penghianat, karena keterangan yang merugikan beberapa anggota DPR dan melakukan penekanan agar Miryam mencabut keterangannya adalah Setya Novanto, Chairuman Harahap, Akbar Faizal, Markus Nari, dan Djamal Azis," kata Hakim Anshori saat membacakan BAP Elza.

Dia melanjutkan, saat itu Miryam juga bercerita Setya Novanto menunjukkan salinan BAP dan surat dakwaan. Miryam mengaku kepada Elza semakin terpojok.

"Waktu itu Setya Novanto menunjukkan kepada Miryam salinan BAP dan surat dakwaan yang menyebabkan merasa terpojok, dan merasa Setya Novanto hebat mendapatkan copy BAP dan dakwaan dari KPK," ujar hakim melanjutkan pembacaan BAP Elza.

Hakim pun mempertegas BAP tersebut kepada Elza. Hakim menanyakan soal kebenaran pada BAP itu. Menanggapi pertanyaan hakim, Elza membenarkan sebagian namun sebagian lagi dirinya mengaku lupa.

"Ada sebagian yang benar, ada juga yang bagian-bagian yang saya lupa. Kalau soal dikumpulin (Setnov) saya nggak jelas. Memang ada cerita itu tapi siapa yang mengumpulkan saya nggak begitu jelas soal pengumpulan itu, saya rasa saya ragu," ujar Elza Syarief.

Share:

Direktur Penyidikan KPK Bantah Temui 7 Anggota DPR

Direktur Penyidikan KPK Bantah Temui 7 Anggota DPR


Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Brigjen Aris Budiman membantah menemui sejumlah anggota DPR untuk meminta uang pengamanan kasus korupsi e-KTP sejumlah Rp 2 miliar. Aris mengaku tidak mengenal dengan anggota DPR kecuali Wenny Warouw.

"Berkaitan dengan tuduhan-tuduhan bertemu dengan anggota DPR, saya tidak pernah bertemu kecuali dalam forum resmi begini. Saya tidak bertemu karena saya tahu bagaimana posisi saya dalam menjalankan tugas," kata Aris dalam Rapat Dengan Pendapat dengan Pansus Angket KPK di Gedung DPR, Jakarta,," Selasa (29/8/2017).

Mantan Kapolsek Kurik ini mengatakan, tuduhan pemberian uang Rp 2 miliar, adalah bagian untuk menghancurkan karakter dan integritashya.

"Tuduhan terima Rp 2 miliar, bagi saya luar biasa ini hancurkan karakter saya. Kalau saya mau terima (uang) bisa lebih. Saya bisa pastikan saya tidak terima," tegas Direktur Penyidikan KPK ini.

Sebelumnya, pada video pemeriksaan Miryam S Haryani pada saat masih menjadi saksi penyidikan kasus e-KTP, politikus Hanura itu menyebut tujuh penyidik dan pegawai salah satunya diduga setingkat direktur di KPK menemui anggota Komisi III DPR.

Video itu diputar saat persidangan Miryam sebagai terdakwa pemberi keterangan tidak benar itu, di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Senin 14 Agustus 2017.

Saat itu Miryam diperiksa oleh dua penyidik KPK Novel Baswedan dan Ambarita Damanik. Miryam mengaku diberi tahu oleh anggota Komisi III tentang kunjungan tujuh orang dari KPK. Hal itu dia utarakan kepada Novel Baswedan.

Selain itu, Miryam menceritakan, orang yang mengaku dari KPK tersebut memintanya menyiapkan uang Rp 2 miliar agar kasusnya 'aman'.

Pada video pemeriksaan, Miryam juga mengaku diancam oleh politikus PDIP Masinton Pasaribu, politikus Partai Golkar Aziz Syamsuddin dan Bambang Soesatyo, politikus Partai Gerindra Desmond J Mahesa, politikus Partai Hanura Sarifuddin Sudding, serta politikus PPP Hasrul Azwar.

Share:

Monday, 28 August 2017

BRI Target Seluruh ATM Terhubung BRISat di Maret 2018

BRI Target Seluruh ATM Terhubung BRISat di Maret 2018


 PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI menargetkan 25 ribu anjungan tunai mandiri (ATM) yang dimiliki perusahaan akan terhubung seluruhnya dengan BRISat pada Maret 2018. Hingga kini, jumlah ATM yang terhubung baru mencapai 11 ribu.

BRISat merupakan satelit milik perseroan yang meluncur pada tahun lalu. "Targetnya Maret 2018 sudah terhubung semua. Namun, untuk jaga-jaga, sekitar 30 persen ATM tetap kami back up dengan jasa layanan satelit yang lain," ujar Direktur BRI, Sis Apik Wijayanto di Jakarta, Senin (28/8/2017).

Saat ini, ATM milik BRI tersebar di seluruh Indonesia. Perseroan ke depan berencana memanfaatkan dengan maksimal BRISat untuk menggenjot produk digital perseroan.

Langkah BRI juga terkait menyusul gangguan satelit Telkom 1 milik PT Telkom (Persero) Tbk yang menyebabkan terganggunya ribuan jaringan ATM perbankan nasional, termasuk BRI.

Hingga kini, BRI terus berupaya memulihkan ATM miliknya. “Sebagian besar ATM BRI sudah dimigrasi ke BRISat, jadi tidak terlalu banyak ATM BRI dan unit kerja BRI yang mengalami gangguan," jelas Direktur Digital Banking & Strategi Bank BRI Indra Utoyo.

Dari total 24.802 ATM BRI dan 10.656 Unit Kerja Bank BRI, pada akhir pekan kemarin terdapat sebanyak 321 unit ATM BRI dan 124 unit kerja BRI yang mengalami gangguan akibat satelit Telkom 1.

“Per hari ini, jumlah tersebut turun, di mana dari 321 unit ATM BRI yang terganggu pada akhir pekan sekarang hanya tinggal 195 unit ATM. Unit kerja BRI yang terganggu juga menurun, dari semula 124 unit saat ini tinggal 77 unit yang sedang dalam proses perbaikan,” lanjut Indra Utoyo.

Sebagai satu-satunya Bank di dunia yang memiliki dan mengoperasikan satelit sendiri, dia mengaku BRI dalam tahap akhir migrasi seluruh titik ke BRISat.

“Semua jaringan yang terkena dampak akan dimigrasikan secepatnya ke BRIsat sebagai jaringan utama dan sebagai back up ke jaringan cadangan lainnya,” imbuh Indra Utoyo.

Indra Utoyo menghimbau kepada para nasabah untuk memanfaatkan fasilitas lain yang telah disediakan Bank BRI untuk memudahkan kebutuhan layanan perbankan nasabah, di antaranya yakni mobile banking BRI dan internet banking BRI.

Layanan tersebut dapat diakses dan digunakan oleh nasabah selama 24 jam kapan pun dan dimana pun. Selain itu, Bank BRI juga masih memiliki agen BRILink dimana nasabah dapat melakukan penyetoran dan pengambilan simpanan di agen tersebut.

Ke depan, untuk mengantisipasi terjadinya gangguan akibat jaringan, Bank BRI selalu mempersiapkan jaringan cadangan selain BRIsat untuk back up jaringan kantor dan jaringan elektronik. Selain itu, dalam pengoperasian BRIsat, seluruh pekerja BRI selalu menerapkan Standard Operating Procedur (SOP).

Respon Bank Indonesia

Bank Indonesia (BI) terus memantau perkembangan pemulihan gangguan pada Anjungan Tunai Mandiri (ATM) ‎miliki sejumlah bank. Gangguan tersebut akibat bermasalahnya Satelit Telkom 1 sejak beberapa hari terakhir.

Dalam keterangan resminya, BI mengungkapkan,‎ sehubungan dengan adanya permasalahan layanan pada beberapa ATM bank yang terjadi sejak Jumat 25 Agustus 2017 sore akibat gangguan (anomali) pada satelit Telkom 1, bank bersama Telkom sedang melakukan upaya pemulihan dengan mengalihkan koneksi dari satelit yang terganggu ke satelit Telkom 3S ataupun satelit lainnya.

"Bank Indonesia sebagai otoritas Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah siap mendukung perbankan dalam melayani transfer dana masyarakat dengan memastikan bahwa sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS), Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI), dan Bank Indonesia Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS) berjalan dengan normal," ujar Direktur Eksekutif BI Agusman di Jakarta, Minggu (27/8/2017).

Untuk mengantisipasi kebutuhan uang tunai di masyarakat, lanjut dia, BI mendukung ketersediaan uang tunai di Perbankan. "Bank Indonesia terus memantau perkembangan pemulihan gangguan, dan terus berkoordinasi dengan perbankan dan lembaga-lembaga terkait," lanjut Agusman.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi contact center masing-masing bank atau Bank Indonesia Contact Center (BICARA) 131.

Share:
Keluarga Besar Marga Sun. Powered by Blogger.

Breaking News

KAMI MENYEDIAKAN GAME LIVE CASINO TERBARU DI https://bit.ly/2pLGSsO SILAHKAN DAFTAR YA.. SALAM KEMENANGAN YA BOSKU

Blog Archive