Friday, 29 September 2017

HEADLINE: Menggoreng Isu PKI Jelang 2019, Masih Laku?

HEADLINE: Menggoreng Isu PKI Jelang 2019, Masih Laku?


Sebagian besar rakyat Indonesia saat ini ternyata tidak percaya dengan isu kebangkitan PKI. Kenyataan itu tercermin dalam hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Dalam rilis survei SMRC yang disampaikan Jumat 29 September 2017, 86,8 persen responden tidak setuju anggapan PKI tengah bangkit. Hanya 12,6 persen responden yang setuju.

"Dari 12,6 persen rakyat yang setuju bahwa sekarang sedang terjadi kebangkitan PKI, sekitar 39,9 persen yang merasa kebangkitan itu sudah menjadi ancaman terhadap negara ini," ungkap Direktur Program SMRC, Sirojuddin Abbas, di Kantor SMRC, Jakarta Pusat.

Abbas memaparkan, opini kebangkitan PKI cenderung banyak ditemukan di daerah Banten, Sumatera, dan Jawa Barat. Karakteristik penduduk yang mempercayai isu ini terutama dari kalangan muda, terpelajar, dan hidup di perkotaan.

Temuan ini menunjukkan ada mobilisasi dalam isu kebangkitan PKI. Sebab, menurut Abbas, bila proses ini berlangsung alamiah, kesadaran akan kebangkitan PKI seharusnya banyak muncul di kalangan warga yang lebih tua.

"Mereka lebih dekat masanya dengan masa PKI hadir di pentas politik nasional dibanding warga yang lebih junior," kata Abbas.

Riset SMRC juga menyoroti pandangan publik terhadap kaitan Jokowi dengan isu PKI. Menurut Abbas, isu kebangkitan PKI kerap digunakan untuk memperlemah dukungan rakyat pada Jokowi

Namun, isu yang diembuskan rupanya kurang efektif. Riset SMRC memperlihatkan hanya 5,1 persen responden percaya keterkaitan Jokowi dengan PKI. Sementara, mayoritas publik tidak percaya Jokowi merupakan bagian atau terkait dengan PKI.

"Nampaknya bukan pilihan isu strategis yang berpengaruh," terang Abbas.

Uniknya, menurut Sirojuddin, ketidaksetujuan itu tergambar pada pendukung Prabowo maupun Jokowi. Keduanya sempat bertarung sengit pada Pemilihan Presiden 2014.

Namun, dia menyebut pendukung Prabowo memiliki porsi setuju lebih banyak tentang isu tersebut, dibanding pendukung Jokowi.

"Sebanyak 19 persen pendukung Prabowo yang setuju isu tersebut. Sementara dari pendukung Jokowi hanya 10 persen," jelas dia.

Survei tersebut dilakukan dalam rentang 3-10 September 2017. SMRC melibatkan 1.220 responden. Mereka dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling untuk seluruh populasi Indonesia yang telah berumur 17 tahun atau sudah menikah.

Response rate atau responden yang berhasil diwawancarai 87 persen. Survei ini memiliki margin of error sekitar 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyouno menanggapi santai hasil riset SMRC.

"Survei Saiful Mujani kok didenger, eong survei di Jakarta saja salah," katanya.

Ia membantah Gerindra percaya pada kebangkitan PKI. Sebab, PKI sebagai partai telah mati.

Menurut Arief yang perlu diwaspadai adalah komunisme sebagai ideologi. Ia mengatakan semua orang bisa mengakses ajarannya dari mana pun dengan perkembangan internet.

Yang jelas, Arief membantah ada mobilisasi isu PKI dari Gerindra.

Ekskalasi Isu PKI

Opini kebangkitan PKI masih kerap hadir meski partai tersebut telah dilarang 41 tahun silam. Yang terbaru adalah peristiwa penyerangan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) di Jakarta.

Pada Minggu 17 September 2017, YLBHI menggelar acara berjudul "Asik Asik Aksi" yang diisi musik, pembacaan puisi, dan pemutaran film. Acara itu digelar sebagai keprihatinan atas batalnya seminar terkait peristiwa 1965 yang sedianya digelar sehari sebelumnya.

Tiba-tiba muncul massa berdemonstrasi menyebut YLBHI menyelenggarakan kegiatan untuk membangkitkan PKI.

Massa pun terus mendesak untuk memasuki gedung yayasan. Padahal, aparat Polres Metro Jakarta Pusat menjamin aktivitas di YLBHI tidak ada kaitan dengan PKI.

Massa yang terlanjur percaya isu itu ngotot. Polisi akhirnya membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata, setelah negosiasi menemui jalan buntu.

Massa yang berjumlah ribuan melawan. Mereka melempari polisi di ujung Jalan Diponegoro, atau persisnya di samping RS Cipto Mangunkusumo.

Kabar soal kegiatan PKI itu beredar di media sosial. Ketua YLBHI Bidang Advokasi, Muhammad Isnur, meminta kepolisian menangkap pelaku penyebar berita bohong.

"Mereka menyebarkan berita bohong dan memprovokasi warga lain," kata Isnur.

Ia mengaku menemukan sejumlah berita bohong di media sosial yang menyebut kegiatan di YLBHI adalah acara kebangkitan PKI. Isnur menduga berita bohong sengaja disebar pihak yang tidak bertanggung-jawab.

Tak Pengaruhi Elektabilitas Jokowi

Senada dengan temuan SMRC, peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsuddin Haris, menilai isu kebangkitan PKI tidak mempengaruhi elektabilitas Jokowi di 2019.

"Kalau kinerja Pak Jokowi konsisten sebagaimana yang kita saksikan, potensi terpilih kembali itu masih besar," ujar Syamsuddin.

Kebangkitan PKI, menurut dia, merupakan fenomena dunia maya. Kenyataannya tidak demikian.

"Survei SMRC ini mengkonfirmasi isu kebangkitan PKI itu memang sesuatu yang diciptakan, bukan sesuatu yang nyata," Syamsuddin menegaskan.

Mobilisasi dilakukan untuk tujuan tertentu. Ia mensinyalir ada pihak-pihak yang sengaja memainkan isu kebangkitan PKI menjelang Pilpres 2019. Belum lagi ada momentum jangka pendek di Pilkada 2018.

Beberapa kalangan pun dinilai menunggangi isu itu. Karena, mobilisasinya bersifat elitis.

"Ada yang anti Jokowi, ada kaum radikalis agama, ada pengusaha hitam macam-macam di dalam dan itu memanfaatkan isu kebangkitan PKI," papar Syamsuddin.

Sosiolog Thamrin Amal Tomagola pun setuju dengan temuan SMRC. Dalam situasi sosial, isu kebangkitan PKI tidak relevan.

Thamrin menyebut suatu ideologi baru bisa bangkit bila situasi mendukung. Terlebih, nurani politik masyarakat Indonesia mengutamakan kerukunan dan religiusitas. Sementara, pendekatan Jokowi membangun dimulai dari pinggir.

"Jadi tidak ada lahan subur di Indonesia untuk pikiran (komunis) radikal di indonesia," ucapnya.

Sementara, pengamat politik dan pertahanan Salim Said memberi catatan lebih kritis. ia mempersoalkan rumusan 'kebangkitan PKI' dalam penelitian SMRC.

Salim menilai persepsi tentang hal itu bisa berbeda dari pandangan peneliti atau responden. Ia pun menilai mobilisasi politik sebagai sesuatu yang lumrah.

"Tidak ada perubahan sosial politik tanpa mobilisasi. Contohnya saja Jepang dan Belanda yang mendidik pemuda sesuai ideologi mereka," kata Salim.

Share:

Top 3: Tantangan Internet Berujung Maut, Hari Patah Hati Nasional

Top 3: Tantangan Internet Berujung Maut, Hari Patah Hati Nasional


Media sosial membuat beragam hal yang awalnya biasa saja, berubah menjadi tren. Sayangnya, tidak semua tren yang dipopulerkan melalui media sosial itu punya manfaat.

Sebagian hanya jadi ajang "gila-gilaan" yang justru bisa merugikan. Seperti tantangan ekstrem yang mengajak warganet memasukkan benda ke dalam hidung lalu dikeluarkan dari mulut. 

Tantangan-tantangan seperti itu, sering kali berakhir maut. Artikel seputar tantangan di internet yang berujung kematian menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca Citizen6, Liputan6.com.

Sementara kisah pernikahan empat orang artis yang memicu hari patah hati nasional menjadi artikel dengan pengunjung terbanyak nomor dua.

Berikut top 3 Citizen6:

1. Ngeri, 5 Tantangan di Internet Ini Berujung Kematian

Kehadiran media sosial memang membuat berbagai hal bisa dengan mudah menjadi tren. Tidak selalu berita atau informasi bermanfaat, akhir-akhir ini ada banyak challenge atau tantangan yang menyebar di internet.

Mengikuti tantangan di internet memang terdengar menarik, apa lagi buat yang berani tampil gila. Namun ada lho tantangan di internet yang bisa berujung kematian.

2. Pernikahan 4 Artis Ini Sebabkan Hari Patah Hati Nasional Beruntun

Beberapa waktu belakangan, seringkali kita mendengar istilah Hari Patah Hati Nasional. Istilah ini mulai muncul semenjak berita mengenai pertunangan antara Raisa dan Hamish Daud tersebar.

Sebelumnya, istilah tersebut pun makin sering digunakan oleh warganet bila ada publik figur kesayangan mereka menikah. Contohnya saja saat pasangan-pasangan artis ini menikah.

3. Bule Bandingkan Harga di Indonesia dan Norwegia, Mana yang Murah?

Indonesia menjadi tempat tujuan wisata yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara. Banyak sekali tempat-tempat menarik yang patut dikunjungi oleh wisatawan saat berkunjung ke Indonesia. Bagi banyak wisatawan, Indonesia termasuk negara yang menjual berbagai barang dan jasa dengan harga relatif murah.

Hal ini pula yang dirasakan oleh seorang YouTuber bernama Mathias Pettersen. Ia mengunggah sebuah video yang membandingan harga antara Indonesia dan juga Norwegia. Mathias mulai membandingan dari harga rokok bungkus, minuman bersoda, hingga tukang cukur dan juga harga di sebuah restoran cepat saji.

Share:

Pengakuan Wanita Jenguk Setya Novanto di RS yang Fotonya Viral

Pengakuan Wanita Jenguk Setya Novanto di RS yang Fotonya Viral


Anggota Komisi III DPR, Endang Srikarti Handayani, mengaku sebagai sosok wanita yang ada di dalam foto Ketua DPR Setya Novanto yang beredar. Foto itu diambil beberapa hari lalu saat dia menjenguk Setya Novanto di Rumah Sakit (RS) Premier, Jatinegara, Jakarta Timur.

"Iya, itu beberapa hari yang lalu, sebelum 1 Sura ya," ujar Endang di Jakarta, Rabu (27/9/2017).

Dia menyebut, foto itu diambil saat dirinya menjenguk Setya Novanto usai operasi jantung di ruang ICU. Menurut Endang, saat itu Setya Novanto tidak terlalu sadar jika ia datang menjenguk.

"Kan, habis operasi karena itu di ICU. Di ruangan ICU, makanya dia tidak lihat saya. Sadar mungkin, tapi kan dia lagi tidur," ucapnya.

Terkait alat apa saja yang dipasang di tubuh sang Ketua Umum Partai Golkar, Endang mengaku tak tahu.

"Wah, saya enggak ngerti mengenai medis. Ya mungkin habis operasi diwajibkan istirahat dan tidak boleh ngomong. Saya hanya boleh jenguk sebentar, enggak boleh ajak ngomong," ujar Endang.

Sebelumnya, beredar sebuah foto yang menunjukkan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto sedang dirawat di rumah sakit. Dalam foto tersebut, sang Ketua DPR tampak terbaring dengan infus menempel.

Tak hanya infus, di hidung Setya Novanto juga terdapat alat yang belum diketahui untuk apa. Setya Novanto tampak bersama seorang wanita yang sedang berdiri di sampingnya.

Panggil IDI

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, mengatakan akan mengirim surat ke Ikatan Dokter Indonesia (IDI). KPK perlu mendengar pandangan pihak netral terhadap kesehatan tersangka proyek e-KTP Setya Novanto.

Hal ini berkaitan dengan munculnya foto pria yang akrab disapa Setnov itu. Ia tampak terbaring lemah di tempat tidur rumah sakit, dengan dilengkapi alat bantu pernafasan.

Setengah tubuhnya tertutup selimut cokelat dan matanya tertutup. Selain itu, tampak seorang wanita terlihat menengoknya.

Kondisi itu kontras dengan temuan dokter KPK sebelumnya. Mereka melihat Setnov tidak menggunakan infus dan oksigen.

"Makanya supaya lebih netral kita akan mengirim surat ke IDI. Supaya IDI melakukan pemeriksaan. Supaya IDI bisa memberikan second opinion," ucap Agus di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (27/9/2017).

Dia memberi arahan penyidik untuk mengajukan permohonan pemeriksaan ke IDI. Namun begitu, Agus belum bisa memastikan apakah surat sudah terkirim.

"Rasanya saya sudah memerintahkan. Apakah akan dikirim hari ini atau besok, saya belum tahu," jelas Agus.

Share:

Pedangdut Dewi Sanca Mengaku Hanya Klarifikasi Foto ke Polisi

Pedangdut Dewi Sanca Mengaku Hanya Klarifikasi Foto ke Polisi


Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri memeriksa penyanyi dangdut Dewi Sanca sebagai saksi atas dugaan korupsi di Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Usai diperiksa, Dewi mengaku hanya mengklarifikasi soal foto uang yang diunggah ke akun Instagramnya beberapa waktu lalu.

"Saya hanya klarifikasi soal foto saja," kata Dewi Sanca di Dit Tipikor Bareskrim Polri, gedung Ombudsman, Jakarta, Senin (4/9/2017).

Dewi membantah bahwa uang tersebut pemberian dari Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni. "Itu bukan uang saya atau uang Bupati Intan Jaya. Itu (foto) ambil dari Google," ucap dia.

Pengacara Dewi Sanca, Herwanto, mengatakan hal serupa. Ia membantah kliennya turut mengetahui dugaan korupsi APBD Kabupaten Intan Jaya yang kini diselidiki oleh Bareskrim Polri.

"Ini hanya klarifikasi biasa aja, soal dugaan penggunaan uang APBD 2015-2016, tapi jauh ini," kata Herwanto.

Herwanto tak menampik bahwa kliennya memang mengenal Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni. Hanya saja, perkenalan keduanya sebatas pekerjaan

"Iya kenal profesional saja. Dewi Sanca kenal Bupati Intan Jaya ini Agustus 2017 lalu, jauh waktunya. Ketemu waktu makan, namanya juga artis kan," ucap dia.

Foto Uang Gepokan

Dewi Sanca beberapa waktu lalu sempat mengunggah gambar sejumlah uang di akun Instagramnya. Dalam unggahannya itu, ada foto seorang pria yang dia sembunyikan wajahnya.

Sebagai keterangan foto, Dewi menuliskan rasa terima kasih kepada pria tersebut yang ia sapa "Papap" karena telah mentransfer sejumlah uang.

Disebut-sebut, "Papap" yang dimaksud adalah Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni.

Share:

Polisi Periksa Pedangdut Dewi Sanca sebagai Saksi Kasus Korupsi

Polisi Periksa Pedangdut Dewi Sanca sebagai Saksi Kasus Korupsi


Gambar gepokan uang yang diunggah oleh penyanyi dangdut Dewi Sanca berbuntut panjang.

Ia akhirnya diperiksa penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri  sebagai saksi atas penyelidikan kasus dugaan korupsi di Kabupaten Intan Jaya, Papua.

"Hari ini Dewi Sanca dilakukan pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi di Kabupaten Intan Jaya," kata Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri, Kombes Cahyono Wibowo, kepada Liputan6.com di Jakarta, Senin (4/9/2017).

Dewi Sanca beberapa waktu lalu sempat mengunggah gambar sejumlah uang di akun instagramnya. Dalam unggahannya itu, ada foto seorang pria yang dia sembunyikan wajahnya.

Sebagai keterangan foto, Dewi menuliskan rasa terima kasih kepada pria tersebut yang ia sapa 'Papap', karena telah mentransfer sejumlah uang.

Disebut-sebut, 'Papap' yang dimaksud adalah Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni.

Masih Ditelusuri

Cahyono mengatakan, pihaknya saat ini tengah menelusuri apakah uang yang diterima oleh Dewi Sanca terkait dengan dugaan korupsi di Kabupaten Intan Jaya, Papua.

"Masih didalami. Intinya terkait (dugaan korupsi) APBD di Intan Jaya," ucap Cahyono.

Selain memeriksa Dewi Sanca, sambung Cahyono, pihaknya juga tengah menginterogasi pejabat Kabupaten Intan Jaya berinisial N.

"Saat ini penyidik juga sedang di Papua melakukan pemeriksaan di sana terhadap N," tandas Cahyono.

Share:

Thursday, 28 September 2017

6 Gol Tercipta, Arsenal Hancurkan BATE

6 Gol Tercipta, Arsenal Hancurkan BATE


 Arsenal membawa pulang tiga angka usai bertandang ke Borisov Arena, Jumat (29/9/2017) dinihari WIB. The Gunners menang 4-2 atas tuan rumah BATE dalam lanjutan fase Grup H Liga Europa 2017/18.

Dengan hasil ini, Arsenal memuncaki klasemen Grup H dengan 6 poin hasil dua laga. Sementara BATE merosot ke posisi empat dengan 1 poin.

Bermain tandang, Arsenal justru tampil lebih dominan. Hasilnya, pada menit ke-9, Theo Walcott membuka keunggulan. Gol ini berawal dari sundulan Walcott yang ditepis kiper Denis Scherbitski. Tapi, bola liar langsung disambar Walcott. Skor 1-0 untuk Arsenal.

Pasukan Arsene Wenger terus melancarkan serangan. Pada menit ke-22, Walcott kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol ini berawal dari kesalahan Scherbitski dalam membuang bola. Si kulit bundar jatuh di kaki Walcott. Sedikit kontrol, Walcott melesakkan bola ke pojok kiri bawah gawang BATE. Gol!

Skor 2-0 tidak bertahan lama. Tiga menit berselang, Arsenal kembali menambah keunggulan melalui Per Mertesacker. Bek asal Jerman itu menanduk bola umpan sepak pojok Walcott untuk menjebol gawang BATE.

Tertinggal tiga gol tidak membuat mental pemain BATE jatuh. Mereka terus berupaya mencetak gol ke gawang Arsenal. Hasilnya di menit ke-28, sundulan Mirco Ivanis menyambut umpan silang Alexei Rios memperdayai kiper Arsenal David Ospina.

Skor 3-1 untuk Arsenal bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Arsenal tak mengendurkan tekanan. Bahkan, tim tamu mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-49 setelah Mustafi dilanggar Stanislav Dragun di kotak terlarang. Olivier Giroud yang menjadi algojo, sukses menjalankan tugasnya.

Tertinggal 1-4, BATE tidka menyerah. Upaya BATE membuahkan hasil di menit 67. Bola liar sundulan Ivanic yang dimentahkan kiper Ospina langsung disambar Mikhail Gordeychuk. Skor pun berubah menjadi 4-2.

Serangan balik yang dilancarkan BATE kerap merepotkan lini belakang Arsenal. Tapi, hingga laga usai, tidak ada gol tambahan yang tercipta.

Susunan Pemain:

BATE: Scherbitski; Polyakov (M. Volodko, 24), Milunovic, Gayduchik, Rios, Stasevich, Dragun, A. Volodko (D. Baga, 85), Ivanic, Rodionov (N. Signevich, 55), Gordeychuk

Arsenal: Ospina; Mertesacker, Mustafi, Holding, Wilshere, Elneny, Maitland-Niles, Willock (E. Nketiah, 89), Walcott, Giroud, Nelson (M. McGuane, 79)

Share:

Timnas Belgia Hujan Gol ke Gawang Gibraltar

Timnas Belgia Hujan Gol ke Gawang Gibraltar


 Timnas Belgia hujan gol ke gawang Gibraltar dalam lanjutan Grup H kualifikasi Piala Dunia 2018. Pasukan Roberto Martínez itu menang sembilan gol tanpa balas.

Bermain di Stade Maurice Dufrasne, Luik, Jumat (1/9/2017) dinihari, keran gol Timnas Belgia dibuka Dries Mertens pada menit ke-16. Gol ini tercipta akibat kesalahan kiper Gibraltar Deren Ibrahim yang tak sempurna menangkap bola tendangan Mertens.

Tak perlu lama bagi Belgia untuk mencetak gol berikutnya. Dua menit berselang, giliran sepakan kaki kiri Thomas Meunier yang menjebol gawang tim tamu. Setelah itu, tandukan Romelu Lukaku membuat Belgia unggul 3-0 di menit ke-21.

Enam menit kemudian, Alex Witsel yang menyumbang gol untuk Belgia. Lukaku kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-38. Skor berubah menjadi 5-0.

Tengah asyik pesta gol, Belgia harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-40 lantaran Alex Witsel mendapat kartu merah. Meski demikian, hal itu tak mengurangi kekuatan Belgia. Di menit ke-45, Eden Hazard membuat Belgia unggul dengan setengah lusin gol.

Di babak kedua, Timnas Belgia tak mengendurkan serangan. Dua gol kembali oleh disumbang Meunier di menit ke-61 dan 67 sehingga membuatnya hattrick.

Delapan menit jelang laga berakhir, Gibraltar harus bemain dengan 10 pemain setelah Erin Barnett kena kartu merah. Tak mau kalah dengan Meunier, Lukaku pun mencetak hattrik di menit ke-84. Laga pun berakhir dengan 9-0.

Share:

Arsenal Babak Belur di Markas Liverpool

Arsenal Babak Belur di Markas Liverpool


 Arsenal babak belur. The Gunners tumbang 0-4 di tangan tuan rumah Liverpool pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Anfield, Minggu (27/8/2017).

 Dengan kemenangan ini, Liverpool melesat ke peringkat dua klasemen Liga Inggris dengan tujuh poin. The Reds tertinggal dua angka dari Manchester United di singgasana.

Liverpool membuka keunggulan saat laga baru berjalan 17 menit. Adalah Roberto Firmino yang mencatatkan namanya di papan skor. Umpan silang Joseph Gomez dari sisi kanan berhasil ditanduk Firmino ke gawang Petr Cech.

Menit 40, The Reds menambah keunggulan. Kali ini giliran Sadio Mane yang beraksi. Melalui skema serangan balik, Mane dari sisi kiri menusuk ke kotak penalti. Ia kemudian melepas tembakan ke tiang jauh yang tak bisa dihentikan Cech.

Skor jadi 2-0 untuk Liverpool dan kedudukan ini bertahan hingga babak pertama usai.

Babak Kedua

Di babak kedua, Arsenal mencoba bangkit. Namun, bukannya kebobolan, The Gunners malah kebobolan lagi lewat gol Mohamed Salah.

Berawal dari kesalahan Hector Bellerin mengontrol bola, Salah dengan cepat mencuri si kulit bundar dan melalukan sprint yang tak bisa dikejar pemain-pemain Arsenal. Dengan tenang, Salah kemudian menaklukkan Cech di kotak penalti.

Pesta gol Liverpool ditutup Daniel Sturridge pada menit 77. Umpan lambung Salah berhasil ditanduk Sturridge ke gawang Arsenal. Skor jadi 4-0 untuk Liverpool dan kedudukan ini bertahan hingga laga usai.

Akibat kekalahan ini, Arsenal terpuruk di peringkat 16 klasemen Liga Inggris. The Gunners baru mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan.

Susunan Pemain

Liverpool: Loris Karius, Joseph Gomez, Joel Matip, Dejan Lovren, Alberto Moreno, Emre Can, Jordan Henderson, Georginio Wijnaldum, Mohamed Salah, Sadio Mane, Roberto Firmino

Arsenal: Petr Cech, Nacho Monreal, Laurent Koscielny, Rob Holding, Hector Bellerin, Granit Xhaka, Aaron Ramsey, Alex Oxlade-Chamberlain, Alexis Sanchez, Mesut Oezil, Danny Welbeck.

Share:

Hasil Liga Champions Tadi Malam

Hasil Liga Champions Tadi Malam


Empat grup Liga Champions berlaga dalam lanjutan babak penyisihan Liga Champions pada Kamis dini hari tadi WIB (28/9/2017). Sejumlah big match tersaji dengan beberapa hasil yang cukup mengejutkan.

Bayern Munchen tak berdaya di markas Paris Saint-Germain, Parc des Princes, dalam laga Grup B Liga Champions. Tim asuhan Carlo Ancelotti menyerah 0-3 dari Edinson Cavani dan kawan-kawan.

Chelsea juga sukses meraup poin penuh dari kunjungan mereka ke markas Atletico Madrid. Gol dramatis Mitchy Batshuayi membuat The Blues menang 2-1 atas Los Colchoneros.

AS Roma juga sukses membawa pulang tiga poin usai menang 2-1 atas tuan rumah Qarabag. Sementar hasil mengejutkan diraih FC Bale yang menghajar wakil Portugal, Benfica, dengan skor 5-0.

Kemenangan besar diraih Manchester United di kandang CSKA Moscow dalam lanjutan Grup A Liga Champions. Ander Hererra dan kawan-kawan menang 4-1 atas tuan rumah CSKA.

Juventus juga tidak mau kalah dengan menundukkan Olympiakos 2-0. Gonzalo Higuain dan Mario Mandzukic mencatatkan namanya di papan skor.

Hasil Lengkap Pertandingan

Berikut hasil Lengkap Liga Champions Tadi Malam

Qarabag     1 - 2 AS Roma     

FC Bale     5 - 0 Benfica     

CSKA Moscow  1 - 4 Manchester United     

Paris Saint-Germain  3 - 0 Bayern Munchen     

Anderlecht  0 - 3 Celtic     

Atletico Madrid  1 - 2 Chelsea      

Sporting Lisbon 0 - 1 Barcelona   

Juventus     2 - 0 Olympiakos

Share:

Kiper Inter Milan Bikin Liverpool Gigit Jari

Kiper Inter Milan Bikin Liverpool Gigit Jari


Manajer Liverpool, Jurgen Klopp tampaknya bakal menunggu lebih lama dalam memiliki skuat yang ideal. Pasalnya, salah satu target The Reds untuk posisi penjaga gawang, Samir Handanovic bakal memperpanjang kontrak dengan Inter Milan.

Saat ini, Liverpool baru memiliki lini serang yang dianggap mumpuni untuk bersaing di Eropa. Sementara, di sektor penjaga gawang dan lini belakang masih mengkhawatirkan.

Tidak heran, jika akhirnya Liverpool masih harus berjuang mendapatkan konsistensi bermain. Liverpool dilaporkan terkesan dengan Handanovic.

Namun menurut TalkSPORT, Inter Milan mengetahui kondisi itu dan berniat memperpankang kontraknya untuk empat tahun ke depan. Dengan begitu, pada 2021 mendatang, kiper Slovenia ini akan berusia 37 tahun.

Liverpool memang membutuhkan pemain dengan penampilan konsisten di bawah mistar seperti Handanovic untuk bisa meraih trofi di kompetisi utama. Pasalnya, penampilan Simon Mignolet yang disebut-sebut sebagai kiper utama The Reds masih belum terlalu meyakinkan Klopp.

Ditambah lagi, kiper pelapis Loris Karius yang jauh dari harapan. Yang terbaru ketika Liverpool bermain imbang 1-1 dengan Spartak Moscow dalam laga Liga Champions, Rabu (27/9/2017) dinihari kemarin.

Karius begitu dengan mudah kebobolan lewat tendangan bebas gelandang tuan rumah, Fernando.Handanovic sendiri dianggap sebagai salah satu kiper terbaik di Serie A, bukan Gianluigi Buffon.

Dengan penawaran kontrak baru itu, Handanovic diharapkan bisa mengakhiri kariernya di Inter Milan.

Share:

Wednesday, 27 September 2017

Misteri Gunung Es Runcing di Pluto Akhirnya Terungkap

Misteri Gunung Es Runcing di Pluto Akhirnya Terungkap


Pada Juli 2015, misi New Horizon mengirim gambar permukaan Pluto yang membuat para ilmuwan di Bumi tercengang.

Ternyata, Pluto memiliki jajaran pegunungan es yang tingginya kurang lebih sama dengan Pegunungan Rocky di Amerika Utara.

Kepala misi, John Spencer, kepada wartawan mengatakan, permukaan dataran Pluto yang berupa pegunungan es itu memiliki aktivitas geologi --mirip aktivitas gunung berapi-- yang diduga berlangsung selama 100 tahun.

Belakangan, misteri gunung es di Pluto akhirnya terkuak.

Terkuak bahwa struktur gunung itu seluruhnya adalah es metana, dan kemungkinan terbentuk melalui jenis erosi tertentu, yang membuat puncak berbentuk runcing yang dramatis -- mirip mata pisau -- demikian seperti dikutip dari Daily Mail pada Rabu (27/9/2017).

"Ketika menyadari bahwa medan mencuat dan bergunung-gunung itu terdiri dari deposit es metana yang tinggi, kami bertanya-tanya, mengapa hal tersebut bisa terbentuk di ketinggian, bukan hanya menjadi onggokan besar es di tanah," kata anggota tim New Horizons, Jeffrey Moore, sekaligus ilmuwan di Ames Research Center NASA di Silicon Valley, California.

Pembentukan fitur yang seperti jajaran pegunungan dengan puncak-puncak yang tajam, diperkirakan terjadi akibat dari pembekuan metana yang keluar dari atmosfer pada ketinggian ekstrem di Pluto. Gas metana itu 'meroket' dan membeku.

"Caranya serupa dengan pembekuan tanah di Bumi, atau bahkan di dalam freezer kulkas Anda," kata Moore.

"Ternyata, Pluto mengalami variasi iklim dan kadang-kadang, ketika planet kerdil itu sedikit lebih hangat, es metana menguap. Itulah mengapa puncak gunung-gunung itu seperti menyemburkan 'salju'," lanjutnya.

Kondisi iklim Pluto di masa lalu memungkinkan metana membeku di ketinggian, dalam skala jutaan tahun. Namun seiring berjalannya waktu, kondisi berubah, planet itu menghangat, dan membuat es menguap menjadi gas.

Penguapan yang terjadi secara tak merata itulah, yang diduga kuat menciptakan fitur unik pegunungan es di Pluto.

Sebagai hasil dari penemuan ini, sekarang para ahli menyimpulkan bahwa permukaan dan udara Pluto nampaknya jauh lebih dinamis daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Temuan misteri gunung es Pluto ini telah dipublikasikan di Icarus, sebuah jurnal internasional tentang ilmu planet.

Mengidentifikasi sifat medan bergunung-gunung Pluto yang eksotis juga membawa ilmuwan selangkah lebih dekat untuk memahami topografi Pluto secara menyeluruh.

Tak hanya menguak rahasia gunung es, wahana angkasa luar New Horizons juga menyediakan data beresolusi tinggi yang spektakuler tentang satu sisi Pluto, yang disebut sebagai encounter hemisphere. Satelit itu juga mengumpulkan data soal sisi lain planet itu dengan resolusi lebih rendah.

Karena metana diketahui membeku menjadi es di ketinggian, peneliti dapat menggunakan data tersebut untuk memetakan topografi beberapa bagian permukaan Pluto yang tidak tertangkap kamera resolusi tinggi.

Meskipun pegunungan es Pluto hanya mencakup area kecil, periset NASA dapat menyimpulkan dari beberapa jenis data soal pegunungan yang tajam ini, termasuk di area 'sisi jauh' Pluto.

Temuan ini setidaknya membantu manusia lebih memahami Pluto secara geografis, di masa kini dan masa lalunya.

New Horizons, Menguak Rahasia Planet Terjauh dari Bumi

Pada 18 Januari 2006, NASA meluncurkan New Horizons dari Semenanjung Canaveral, Florida. New Horizons  melengkapi misi luar angkasa NASA sejak 1960 untuk menyelidiki keberadaan planet-planet yang ada di Tata Surya.

New Horizons ini diangkut oleh roket Atlas Lima yang berkecepatan 58 ribu kilometer per jam, tercepat di antara kendaraan luar angkasa yang pernah dibuat.

Pluto sendiri adalah planet terluar dalam susunan Tata Surya. Penelitian sejauh ini mengungkapkan bahwa planet ini terdiri dari komposisi batu-batuan dengan lapisan es pada permukaannya. Penjelajahan ke Pluto dijadwalkan memakan waktu hingga sembilan tahun.

Setelah 9 tahun dan 6 bulan dengan jarak 5 miliar kilometer, misi New Horizons berhasil mengambil citra Pluto dan kelima bulannya dengan jelas pada Selasa 14 Juli 2015. Pesawat luar angkasa tanpa awak ini  mengirim keseluruhan data dan citra pada Rabu 15 Juli 2015.

Satu per satu, rahasia Pluto pun terkuak semenjak New Horizons berhasil sampai ke Pluto dan mengirim citra planet itu ke Bumi...

Share:

Korut Pernah Hancurkan Pesawat AS, Akankah Kembali Terulang?

Korut Pernah Hancurkan Pesawat AS, Akankah Kembali Terulang?


Sabtu 23 September 2017, dua pesawat militer Amerika Serikat terbang di langit internasional, namun sangat dekat dengan wilayah kedaulatan udara Korea Utara.

Peristiwa itu terjadi setelah Presiden AS Donald Trump kembali mengumbar retorika untuk menghancurkan Korut di Sidang Majelis Umum PBB New York, pada 19 September lalu.

Menariknya, aksi unjuk gigi dua pesawat AS itu terjadi pada hari yang sama ketika Menteri Luar Negeri Korea Utara, Ri Yong-ho menyampaikan pidato di hadapan Sidang Majelis Umum PBB.

Merespons peristiwa itu, sang menlu mengumumkan sikap Pyongyang yang agresif. Ia mengatakan bahwa negaranya memiliki hak untuk membela diri, bahkan terhadap pesawat AS yang tidak memasuki wilayah udara Korut.

Berdasarkan hukum internasional, sebuah negara yang menembak pesawat negara lain yang melintas di langit internasional dapat dimaknai sebagai sebuah aksi agresif yang berpotensi menyulut tensi tinggi --baik politik hingga militer-- antara masing-masing pihak.

Akan tetapi, menilik ke masa lampau, Korut sesungguhnya pernah benar-benar menembak jatuh pesawat AS yang terbang di langit internasional dekat dengan wilayah kedaulatan udara Korut. 

Pada 1969, dua jet tempur Korut pernah menembak jatuh pesawat pengintai milik AS di langit internasional. Akibatnya 31 kru pesawat AS tewas pada kala itu. Demikian seperti dikutip dari Telegraph, Rabu (27/9/2017).

Dua jet tempur Korut jenis Mig-21 menyerang satu pesawat pengintai AS jenis Lockheed EC-121M (yang terbang tunggal tanpa pengawalan) hingga jatuh di 166 km lepas pantai Korut pada 1969.

Pesawat pengintai itu tengah melaksanakan misi terbang unjuk kekuatan kepada Pyongyang di Laut Jepang, atas perintah Presiden AS Richard Nixon, yang kala itu memang mengambil sikap pasif-agresif kepada Korut.

Lima belas bulan usai peristiwa itu, kapal patroli Korut menyerang kapal AS USS Pueblo saat berlayar 1,6 km dari teritorial laut Korut. Tak hanya itu, kru kapal Korut bahkan menginvasi USS Pueblo.

Akibatnya satu kru USS Pueblo tewas. Dan satu lagi menjadi tawanan Korut selama satu tahun.

Kini, jika Kim Jong-un memerintahkan militernya untuk melakukan tindakan agresif seperti pada akhir 1960-an, analis yakin, Korut akan melancarkan aksinya dengan menembakkan rudal ke target AS.

"Korea Utara memiliki salah satu sistem pertahanan udara terpadat di dunia, mulai dari rudal jarak pendek dan senjata anti-pesawat terbang hingga rudal jarak jauh," kata Lance Gatling, seorang analis pertahanan dan presiden Nexial Research Inc.

Rudal anti-pesawat paling canggih yang dimiliki Korut adalah KN-06, varian S-300 SAM Rusia yang "sangat mampu" menghancurkan alutsista Negeri Paman Sam, jelas Gatling.

Akan tetapi, rincian kemampuan sistem artileri pertahanan udara itu tak jelas adanya. Karena hanya dua peluncuran uji yang terdeteksi, meski begitu, media pemerintah Korut mengklaim bahwa sistem persenjataan itu telah mampu dioperasikan secara mumpuni.

"Jelas rudal ini bisa terbang ke wilayah udara internasional di lepas pantai timur semenanjung," tambah Gatling.

Meski begitu, jika aksi sembrono tersebut benar-benar dilakukan Korut kepada alutsista AS yang melintas di kawasan internasional, tindakan itu sama saja dengan menabuh genderang perang.

AS Kirim 2 Pesawat Militer ke Perbatasan Korut

Sebagai ajang unjuk gigi, AS mengirim pesawat bomber B-1B yang dikawal jet tempur F-15C ke perbatasan Korea Utara dan Korea Selatan di DMZ pada Sabtu 23 September 2017.

Menurut Pentagon, misi terbang itu merupakan salah satu bentuk keseriusan Presiden Donald Trump dalam menangani Korea Utara.

"Misi tersebut merupakan demonstrasi AS untuk menyampaikan pesan bahwa presiden (Trump) memiliki banyak opsi militer untuk mengalahkan berbagai macam ancaman," jelas Juru Bicara Pentagon, Dana White.

Berdasarkan keterangan Pentagon, B-1B bomber lepas landas dari Guam. Sementara F-15C memulai misi terbang mengawal B-1B dari Okinawa, Jepang.

Keduanya terbang di wilayah udara internasional di atas perairan timur Korea Utara. Dari sana, mereka melintasi wilayah utara DMZ. Misi itu dianggap bersejarah, mengingat kedua pesawat tersebut menjadi alutsista AS pertama yang terbang sangat dekat dengan Korut sepanjang Abad ke-21.

Share:

AS dan Rusia Beda Pendapat Soal Sanksi Kepada Korea Utara

AS dan Rusia Beda Pendapat Soal Sanksi Kepada Korea Utara


 Kepala Perwakilan Tetap Amerika Serikat (AS) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Nikki Haley dalam pertemuan dengan Dewan Keamanan PBB menyampaikan tindakan Korea Utara termasuk peluncuran rudal adalah pertanda mereka meminta berperang.

Tindakan peluncuran rudal oleh Korut ditekankannya sudah tidak bisa ditelorir lagi.

"Ini sudah cukup, perang tidak pernah menjadi sesuatu yang diinginkan Amerika Serikat. Kami tidak mau melakukan itu sekarang, tapi kesabaran kami bukan tanpa batas," sebut Halley seperti dikutip dari Scotsman, Selasa (5/9/2017).

"AS akan melihat negara mana saja yang berurusan dengan Korut sebagai negara yang memberikan bantuan bagi keinginan pengembangan nuklir Korut yang ceroboh dan berbahaya," sebut dia.

Negeri Paman Sam, melihat ulah Korut, mendorong agar komunitas internasional memberikan sanksi kepada rezim Kim Jong-un.

Pertemuan darurat DK PBB dilakukan enam hari setelah uji coba rudal Korut. Badan tersebut telah mengeluarkan pernyataan mengutuk semua tindakan yang dilakukan Pyongyang.

Usulan sanksi baru pada Korut, ditolak mentah-mentah Rusia. Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia menegaskan, sanksi tidak akan memperbaiki masalah. Jalan keluar hanya bisa dicapai lewat negosiasi.

"Resolusi yang ditujukan untuk menjatuhkan sanksi Korut sebelum ini, belum berjalan baik," papar Nebenzia.

China dan Rusia pada pertemuan DK PBB mengatakan, Korut bisa saja menghentikan program pengembangan nuklir. Asalkan, AS juga menyetop latihan militer yang dilakukannya bersama Korea Selatan.

Pyongyang merupakan pihak yang paling menentang latihan militer. Mereka menganggap tindakan itu sebagai provokasi dan bertujuan untuk menginvasi Korut.

Rudal Korut Lintasi Hokkaido

Peluncuruan rudal oleh Korut, menurut keterangan resmi Pentagon, dilakukan pada Selasa (29/8/2017).

Rudal yang diluncurkan Korut terbang di atas Jepang. "Kami masih dalam proses menganalisis peluncuran ini," kata Juru Bicara Pentagon, Rob Manning, seperti dikutip dari CNN, Selasa (29/8/2017), saat mengumumkan ulah Korut.

Sementara itu, Kepala Pasukan Gabungan Korea Selatan merilis pernyataan bahwa Korut menembakkan rudal tak dikenal dari sebuah wilayah di dekat Sunan, Pyongyang. Rudal tersebut melintasi arah timur laut Semenanjung Korea dan terbang di langit Jepang.

Adapun Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga, mengatakan, peluru kendali itu melintasi Tanjung Erimo di Hokkaido dan diperkirakan jatuh di Samudra Pasifik.

Peluncuran dikabarkan terjadi pada pukul 05.57 waktu setempat.

"Kami harus sampaikan bahwa peluncuran yang dilakukan Korut pagi ini merupakan ancaman paling serius dan genting bagi kami. Karena, rudal tersebut sepertinya melewati wilayah udara kami," ujar Suga, seperti dilansir NHK.

Ia menambahkan, "Ini dapat mengancam perdamaian dan keamanan di kawasan Asia Pasifik. Hal ini juga sangat berbahaya dan menjadi persoalan dalam hal keselamatan lalu lintas pesawat dan kapal. Peluncuran itu jelas-jelas melanggar resolusi PBB. Kami tidak dapat menoleransi provokasi yang dilakukan berulang kali oleh Korut."

Share:

3 Alasan Mengapa AS Sulit Menyerang Korea Utara

3 Alasan Mengapa AS Sulit Menyerang Korea Utara


Kebebalan Korea Utara untuk terus-menerus melakukan uji coba misil membuat dunia geram. Puncaknya adalah pada 29 Agustus lalu ketika rudal yang diluncurkan melintasi langit Jepang.

Saat itu, Perdana Menteri Shinzo Abe langsung mengirimkan nota keberatan kepada Kedutaan Korea Utara. Sementara, Korea Selatan langsung unjuk kekuatan dengan uji coba rudal serta delapan bom yang dibawa oleh empat pesawat mereka.

Amerika Serikat yang selama ini sudah berulang kali menekan Korea Utara rupanya ancamannya hanya masuk telinga kanan, keluar telinga kiri.

Tak peduli dengan ancaman bahwa AS akan membumihanguskan Korea Utara, Pyongyang bahkan kembali uji coba. Yang teranyar, tes bom hidrogen yang membuat dunia ketar-ketir.

Meski kekuatan milier AS tak diragukan lagi kemampuan, namun ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk menyerang Korea Utara.

Dikutip dari News.com.au pada Selasa (5/9/2017), berikut adalah tiga alasan mengapa menyerang Korut bukanlah perkara mudah.

1. Wilayah Korea Utara

Korea Utara adalah negara dengan luas 120.540 kilometer persegi dan 79,5 persennya adalah wilayah pegunungan.

Jika AS ingin meluncurkan serangan dadakan (preemptive), mereka perlu mencari tahu di mana situs nuklir Kim Jong-un berada.

Ahli Korea Utara, Brad Glosserman, yang juga direktur eksekutif Pusat Studi Strategis dan Internasional di AS pada awal tahun ini mengatakan kepada news.com.au bahwa dia menilai Amerika Serikat tidak tahu di mana hulu ledak atau rudal Korea Utara berada.

"Gagasan bahwa kita bisa mengintimidasi orang-orang Korea Utara untuk menyerang saya pikir itu omong kosong ," katanya.

Setiap konflik kemungkinan akan mengakibatkan korban jiwa yang besar, ini alasan lain mengapa diplomasi dipandang sebagai pilihan pilihan.

"AS selalu memiliki pilihan militer, tapi itu pilihan buruk," kata pensiunan jenderal Angkatan Darat AS dan analis militer CNN Mark Hertling.

2. Korsel dan Sekutu AS Rentan

Jika AS nekat menyerang Korea Utara, dalam sekejap Korut akan membumihanguskan Korsel. Potensi kematian lebih dari 10 ribu jiwa dipastikan bisa terjadi.

Analis percaya AS juga membutuhkan waktu berminggu-minggu, jika tidak berbulan-bulan, untuk mendapatkan pasukan tambahan dan peralatan ke wilayah tersebut, termasuk pengebom dan tentara khusus, demi mendukung serangan tersebut.

Analis kebijakan pertahanan dan luar negeri di Institut Cato di AS, Eric Gomez, sepakat bahwa menghancurkan pasukan nuklir Korea Utara dengan serangan preemptive akan sangat sulit.

"Paling tidak, penyerangan tersebut harus menemukan dan menghancurkan sebagian besar rudal jarak jauh Korea Utara untuk melindungi pasukan AS di kawasan Asia pasifik dan AS karena serangan," kata Gomez kepada news.com.au.

"Jika Amerika Serikat juga ingin mempertahankan sekutu-sekutunya, ia harus menghancurkan sistem jarak yang lebih pendek sebanyak mungkin, yang selanjutnya akan mempersulit serangan tersebut."

Gomez mengatakan bahwa penghancuran total kemampuan nuklir Korut juga berarti menargetkan fasilitas senjata nuklir kelas senjata dan rudal balistik, serta lokasi kepemimpinan.

"Ini akan menjadi operasi militer yang sangat sulit, dengan tingkat keberhasilan yang rendah dan tingkat risiko yang tinggi, mengingat kerusakan yang bisa ditimbulkan oleh satu senjata nuklir," katanya.

"Amerika Serikat mungkin bisa melakukannya, tapi saya tidak bisa bilang bahwa rencana mereka akan berhasil."

Gomez mengatakan bahwa AS mungkin tahu di mana pabrik pengayaan dan rudal nuklir besar berada, namun unit rudal itu sendiri mungkin lebih sulit ditemukan.

"Amerika Serikat telah mampu mendeteksi beberapa tes rudal balistik Korea Utara sebelum diluncurkan namun di sisi lain, prosedur operasional untuk tes kemungkinan akan sangat berbeda dari peluncuran masa perang," katanya.

3. Menculik Kim Jong-un? Jangan Mimpi

Ide Korea Selatan adalah menargetkan Kim Jong-un dengan cara menculiknya. Namun, Gozem mengatakan aksi bak film Mission Impossible itu sangat sulit dilakukan.

"Pertama, AS harus tahu di mana Kim Jong-un berada dan dalam waktu yang cepat mendeteksi keberadaannya. Dengan demikian, penembak jitu bisa langsung membunuhnya sehingga pemimpin Korut itu tak bisa kabur," kata Gomez sambil mengatakan bahwa itu adalah hal sulit.

Alasan Gomez mengatakan Kim Jong-un bisa selicin belut karena AS pernah melakukan kegagalan serupa kala ingin menargetkan Saddam Hussein.

"Orang sekelas Saddam saja AS gagal terus mencarinya apalagi seperti Kim Jong-un?" ujar Gomez.

Gomez juga menekankan andaipun Kim terbunuh, hal itu tidak cukup untuk menghentikan pembalasan nuklir.

"Kim bisa mendelegasikan wewenang komandan untuk melontarkan jika dia merasa sebuah krisis sudah dekat sehingga mereka bisa menggunakan senjata nuklir bahkan jika Kim telah meninggal," katanya.

Juga akan ada masalah bagaimana mengakhiri konflik begitu Kim terbunuh.

"Tanpa kepemimpinan politik, bagaimana Amerika Serikat akan mencoba mengakhiri perang yang kemungkinan akan terjadi?" Kata Gomez.

"Saya pikir asumsi bahwa militer Korea Utara akan menyerah jika Kim Jong-un terbunuh adalah anggapan yang salah."

Share:
Keluarga Besar Marga Sun. Powered by Blogger.

Breaking News

KAMI MENYEDIAKAN GAME LIVE CASINO TERBARU DI https://bit.ly/2pLGSsO SILAHKAN DAFTAR YA.. SALAM KEMENANGAN YA BOSKU

Blog Archive