Saturday, 31 December 2016

Tragedi Mendebarkan di Penghujung 2016

Tragedi Mendebarkan di Penghujung 2016


366 hari telah berlalu. Di penghujung 2016, masyarakat dibuat kaget dengan tragedi perampokan berujung pembunuhan di Pulomas dan pilot Citilink diduga mabuk. Dua peristiwa itu membuat was-was masyarakat.

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, pelaku perampokan sadis di Pulomas melakukan penyekapan terhadap 11 penghuni rumah di kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter. Karena disekap selama kurang lebih 17 jam, enam korban meninggal dunia kehabisan oksigen.

Pembunuh sadis Pulomas diketahui memasuki kediaman Dodi Triono pada Senin 26 Desember 2016 pukul 14.27 WIB. Ketika masuk ke dalam, mereka mendapati Dodi tidak berada di tempat.

"Awal masuk saudara Ramlan Butarbutar menanyakan kamar majikan kamu di mana (kepada asisten rumah tangga /ART). Karena almarhum Dodi tidak ada di tempat," ungakp Kapolda Metro Jaya M Iriawan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu 28 Desember 2016.

Setelah dijawab dan diarahkan menuju kamar Dodi oleh ART, Ramlan pun memaksa penghuni rumah yang berjumlah sembilan orang masuk ke dalam kamar mandi. Bahkan dia memperlakukan kasar anak Dodi yakni Dianita Gemma Dzalfayla (9).

"Satu orang Dianita Gemma Dzalfayla yang diseret dari kamar ke tangga dan dipukul dengan pistol," jelas Iriawan.

Para korban mulai disekap di kamar mandi dengan luas 1,5x1,3 meter itu sekitar pukul 14.45 WIB. Mereka pun dengan leluasa mencari barang berharga yang sesuai dengan keahlian perampokan.

"Setelah aksi itu dilakukan, Dodi baru datang bersama supirnya dan langsung dimasukkan juga ke kamar mandi," ujar dia.

Usai melakukan aksi pembunuhan sadis di Pulomas, pelaku yang berjumlah empat orang itu langsung kabur menggunakan mobil yang diparkir persis di depan rumah yang diketahui menggunakan plat nomor palsu.

Korban baru ditemukan sekitar pukul 10.10 WIB, Selasa 27 Desember 2016 setelah salah seorang saksi yakni Sheila Putri datang untuk bermain. Dia melapor ke petugas keamanan sekitar komplek karena merasa ketakutan dengan suara rintihan yang didengarnya dari dalam kamar mandi kediaman tersebut. Petugas lantas meneruskan aduan itu ke Pospol Kayu Putih.

"Semua (enam orang) meninggal karena kekurangan oksigen dalam darah. Karena mereka disekap dalam satu ruangan dan tidak ada sirkulasi udara," Iriawan memungkas.

Dalam tragedi ini, enam korban tewas yakni pemilik rumah Dodi Triono (59) serta dua putrinya, Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9). Kemudian teman Gemma, Amel, serta dua sopir bernama Yanto dan Tasrok.

Sementara lima korban selamat yakni, anak korban bernama Zanette Kalila Azaria (13), serta empat asisten rumah tangga bernama Emi (41), Fitriani (23), Santi (22), dan Windy (23).

Dua pelaku bernama Ramlan Butarbutar dan Erwin Situmorang pun telah dilumpuhkan dengan timah panas polisi di kawasan Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu 28 Desember siang. Ramlan sang kapten perampokan tewas dalam perjalanan ke RS Polri. Sementara Erwin masih dirawat di RS Polri.

Dalam penangkapan itu pula, polisi mengamankan adik Ramlan berinisial R. Saat ini R masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Kantor Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Selang beberapa jam, polisi berhasil meringkus pelaku lainnya bernama Alfins Bernius Sinaga. Alfins ditangkap tanpa perlawanan dan langsung digelandang ke Mapolda Metro Jaya. Kini polisi tinggal memburu satu pelaku lainnya bernama Ius Pane alias Marhot Sitorus.

Pilot Diduga Mabuk

Video seorang pilot jalan sempoyongan saat diperiksa petugas bandara viral di media sosial sejak dua hari terakhir. Belakangan diketahui pilot yang diduga mabuk tersebut merupakan pilot yang bekerja di maskapai Citilink.

Meski jalan sempoyangan dan tidak konsentrasi, diketahui pilot yang bernama Tekad Purnama (32) itu berhasil masuk dan bersiap menerbangkan pesawat Citilink, jurusan Surabaya-Jakarta.

Saat pesawat bersiap lepas landas, penumpang protes dan mendesak pilot itu segera diganti karena bicaranya tak jelas dan diduga mabuk.

Seorang penumpang yang menjadi saksi peristiwa di pesawat Citilink QG800 itu menceritakan, sejak awal sang pilot sudah bertingkah aneh.

"Kita masuk seperti biasa, biasanya kan disambut kapten pilot, announcement selamat datang, tapi itu tidak ada," ujar penumpang bernama Sutarto Mohammad kepada Liputan6.com, Sabtu (31/12/2016).

Keanehan tak berhenti di situ. Saat memberikan pengumuman, pilot sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris dan terbata-bata.

"Itu kapten pilot langsung pakai bahasa Inggris, terbata-bata, menyebutkan namanya saja susah. Padahal kan harusnya bahasa Indonesia dulu terus Inggris. Awalnya saya engga ngeh, tapi setelah diperhatikan wah ini ada yang tidak beres," kata Sutarto.

Kondisi ini, lanjut Sutarto, membuat penumpang mulai resah. Sebab, tingkah laku sang pilot ganjil dan tidak sesuai prosedur.

"Lama kelamaan ngomongnya enggak jelas ini ngomongnya apa, saya kira itu ngomong untuk internal mereka, kode-kode untuk pramagurinya," lanjut dia.

Kondisi ini membuat penumpang resah, was-was, dan marah. Seorang penumpang yang duduk di belakangnya, kata Sutarto, berdiri dan mengajak penumpang lainnya mendatangi kokpit. "Saya juga ikut maju ke kokpit," tutur Sutarto.

Setelah penumpang ke depan kokpit dan mendesak untuk mengganti pilot, pramugara kemudian memastikan dan mengumumkan pergantian pilot.

Pergantian pilot ini, ujar Sutarto, membuat semua penumpang Citilink keluar dari pesawat dan menunggu sekitar 60 menit di ruang tunggu bandara, hingga akhirnya kembali lagi ke pesawat setelah pilot diganti.

"Alhamdulillah diganti pilotnya, kata penumpang yang lain, pilot itu diturunkan pakai penutup kepala dibawa mobil, mungkin mobil maskapai," tutur Sutarto yang merupakan translator senior bahasa Inggris di Jawa Timur.

Sutarto mengaku menggunakan Citilink karena mengejar penerbangan pertama ke Jakarta. Saat itu dia terbang membawa 3 anggota keluarganya yang sudah lanjut usia, istri, dan anak-anaknya. Mereka ke Jakarta untuk menghadiri pemakaman saudaranya.

Vice President Corporate Communications Citilink Benny S Butarbutar saat dikonfirmasi Liputan6.com menyatakan, manajemen Citilink sudah mengambil langkah tegas dengan memecat pilot yang bermasalah tersebut, "Bahkan termasuk permohonan pengunduran diri CEO Citilink."

"Karena ada pelanggaran berat yang sudah terjadi sehingga demi tegaknya standar keselamatan dan keamanan penerbangan, harus dilakukan pemberian sanksi yang setimpal agar jangan terulang kembali," Benny menegaskan.

Share:

Destinasi: Pulau Sombori, Raja Ampat Kecil di Sulawesi

Destinasi: Pulau Sombori, Raja Ampat Kecil di Sulawesi


Sebagai negara kepulauan, Indonesia kaya akan destinasi wisata yang eksotis. Salah satu yang mulai mencuri perhatian wisatawan adalah Kepulauan Sombori di sebelah tenggara Morowali, Sulawesi Tengah.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Sabtu (31/12/2016), untuk memulai destinasi di Kepulauan Sombori perjalanan dimulai dari Kendari. Kemudian, dilanjutkan menuju Pelabuhan Molore menggunakan perjalan darat sekitar lima jam.

Dari pelabuhan dibutuhkan waktu sekitar dua jam perjalanan dengan perahu untuk sampai di Kepulauan Sombori. Sepanjang perjalanan ini kita akan diapit pulau-pulau kecil.

Sementara itu, mengunjungi satu tempat tanpa mencoba kulinernya tentu kurang pas. Di sini Anda wajib mencicipi ikan jigo bakar. Ikan besar dengan cara terbaik untuk menikmatinya adalah dengan dibakar.

Petualangan berlanjut ke pulau berikutnya, Pulau Dua. Jaraknya sekitar dua jam pelayaran dari Bogita. Jika dikelilingi cuma butuh waktu 30 menit saja.

Puas dengan pesona Pulau Dua, destinasi berlanjut ke Pulau Koko yang berjarak sekitar satu jam. Keunikan dari pulau ini adalah diapit oleh lautan yang bisa terlihat kasat mata.

Perjalanan pun berlanjut ke pulau terakhir, Pulau Kayangan. Pulau ini adalah spot terbaik untuk melihat keindahan Kepulauan Sombori.

Tak mudah mencapai Puncak Kayangan. Selain harus memanjat tebing terjal yang merupakan batuan granit dan karang, pulau ini juga tak memiliki daratan datar sekadar untuk berpijak.

Tapi, keindahannya memang luar biasa. Tak heran bila Kepulauan Sombori diprediksi akan menjadi primadona destinasi wisata untuk tahun 2017.


Share:

Pantang Menyerah: Subhan, Penyandang Disabilitas Tak Kenal Batas

Pantang Menyerah: Subhan, Penyandang Disabilitas Tak Kenal Batas


Memiliki fisik tak sempurna tak berarti kehilangan harapan dan cita-cita. Seorang pemuda asal Bangka Belitung, Muhammad Subhan bahkan mampu mengukir prestasi di bidang teknologi informasi dan olahraga.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Jumat (30/12/2016), dengan mengendarai sepeda motor yang sudah di modifikasi, Subhan berangkat dari tempat tinggalnya di Kantor Dinas Sosial Loka Bina Karya, Pondok Bambu, Jakarta Timur, menuju tempat kerjanya yang berjarak hampir 30 Km di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Kecelakaan lalu lintas yang dialaminya pada 2005 di Bangka Belitung, membuat cita-citanya sebagai guru olahraga pupus. Lima tahun lamanya semua kegiatan dilakukan dari atas tempat tidur, sampai akhirnya ia divonis cacat seumur hidup.

"Saya sempat frustasi. Sempat ada niat untuk bunuh diri, maaf. Benar-benar, kenapa yah jalan saya seperti ini?" kata Subhan.

Namun berkat dukungan keluarga dan rekan-rekannya, Subhan kembali bangkit dan menata hidup baru bersama keluarganya di Jakarta.

"Sekarang saya udah percaya diri. Udah pengen orang lain tuh melihat saya bahwa kekurangan saya ini bukan sebagai alasan," tutur Subhan.

Kini, berbagai prestasi telah diraih anak kedua pasangan Agus Efendi dan Yuli ini. Dua medali emas dan perak lewat cabang olahraga bulu tangkis pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2016 lalu, serta juara ke-3 lomba Global IT Challange di Korea Selatan.

Muhammad Subhan menginspirasi banyak orang. Menjadi manusia yang hidup mandiri dan mampu bersaing adalah cita-citanya.

"Jangan pernah ada penyesalan dalam hidup," jelas Subhan.

Bagaimana kisah perjuangan Muhammad Subhan dalam mewujudkan cita-citanya? Simak selengkapnya dalam Pantang Menyerah yang ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Jumat (30/12/2016) di bawah ini.

Share:

Perjalanan Angkie Yudistia Mendobrak Keterbatasan

Perjalanan Angkie Yudistia Mendobrak Keterbatasan


Kini, penyandang tunarungu Angkie Yudistia merupakan sosok yang penuh percaya diri. Ibu satu anak juga sukses membuat pusat pemberdayaan ekonomi kreatif untuk disabilitas Indonesia, Thisabel Enterprise.

Namun sebelum mencapai titik ini, Angkie menjalani kehidupan berat setelah mengetahui dirinya alami tunarungu di usia 10 tahun. Rasa sedih hingga depresi sempat melingkupinya di usia belasan tahun.

"Saat remaja anak-anak yang lain sibuk main, seru-seruan, tapi aku mengalami minder, sedih banget sampai depresi. Aku dulu bertanya-tanya kenapa aku berbeda dibandingkan teman-teman lain," tutur Angkie.

Angkie beruntung di saat sedang merasa berada di bawah, wanita kelahiran 5 Mei 1987 ini memiliki keluarga yang terus mendukungnya.

"Aku bisa bangkit karena keluarga. Kebanyakan orang-orang di luar sana menyalahkan satu sama lain namun pada keluargaku support satu sama lain," tuturnya dalam peluncuran POJOK Shahnaz di Jakarta pada hari Kamis, 1 September 2016 kemarin.

Saat ia bertanya mengapa dirinya berbeda kepada sang ibu, jawaban yang diberikan ibu mampu menguatkan hatinya. Perlahan tapi pasti, Angkie menjadi sosok difabel yang percaya diri.

Ia bergaul dengan siapa saja, bersekolah di SMP-SMA biasa, dan melanjutkan kuliah hingga S2. Dalam kehidupan sosial, Angkie pun aktif tanpa pernah mengekslusifkan diri. Ia pernah mengikuti Abang None Jakarta 2008 dan menjadi finalis dari Jakarta Barat.

Kini, hari-harinya disibukkan dengan mengurus sang buah hati dan Thisable Enterprise. Khusus Thisable Enterprisei, ia bercita-cita ada satu juta karya lewat Thisable Enterprise dari kaum difabel.

"Saya ingin disabel mandiri secara finansial. Kami punya skill kok. Dan produk-produk ini dibeli bukan karena kasihan, tapi karena memang karena kualitasnya," tutur Angkie.

Share:

Berapa Kebutuhan Serat Harian untuk Turunkan Berat Badan?

Berapa Kebutuhan Serat Harian untuk Turunkan Berat Badan?


Serat layaknya benda magis untuk kebutuhan menurunkan berat badan yang bisa Anda dapatkan, ujar Keri Gans, RD, penulis The Small Change Diet. Namun sayangnya, kebanyakan dari kita tidak mendapatkan serat yang cukup.

"Rata-rata 25 hingga 30 gram setiap harinya yang harus didapatkan oeh para wanita," ujar Gans. Jumlah itu setara dengan 7 buah apel, atau 12 cangkir brokoli, atau 7 ½  cangkir oatmeal. Dan sepertinya Anda tidak memakan apel sebanyak itu dalam sehari, bukan?

Memenuhi kebutuhan nutrisi yang memadai melalui makanan utuh (bukan suplemen) dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama karena serat dicerna lebih lambat daripada karbohidrat. Dan jika Anda merasa kenyang dan terpuaskan setelah mengonsumsi makanan berserat yang menyehatkan, Anda akan lebih mudah menghindari godaan terhadap camilan manis setelah makan siang.

"Bagian terpenting pada diet Anda ini membuat sistem pencernaan Anda berjalan dengan lancar, jadi Anda tidak akan merasa kembung ataupun mengalami konstipasi. Keuntungan lainnya yang bisa Anda dapatkan dari  memasukkan serat pada diet Anda yaitu makanan yang aman untuk menurunkan berat badan seperti buah, sayuran, dan gandum utuh yang kaya akan serat," ujar Gans.

Jadi, daripada menghitung kalori yang masuk, mungkin lebih baik fokus mencukupi kuota kebutuhan serat harian Anda.

"Strategi terbaik adalah mendapatkan kebutuhan serat dari keseluruhan makanan dan camilan Anda selama sehari," ujar Gans. Seluruh makanan Anda harus mengandung serat paling tidak sebanyak 8 gram.

Gans menambahkan, untuk mencapai 30 gram per hari, cobalah untuk mengonsumsi buah pir atau setengah buah alpukat yang mengandung sekitar 6 gram serat. Sedangkan untuk meningkatkan asupan serat pada setiap makanan Anda, mulailah dengan mengonsumsi oatmeal, yang mengandung sebanyak 4 gram setiap cangkirnya, quinoa (5 gram per cangkir), dan barley (8 gram setiap ¼ cangkir) pada menu Anda.

Share:

Wednesday, 28 December 2016

4 Aturan Baru Lalu Lintas di Ibu Kota Sepanjang 2016

4 Aturan Baru Lalu Lintas di Ibu Kota Sepanjang 2016


Sejumlah aturan berlalu lintas di Jakarta mengalami perubahan pada 2016. Salah satu tujuannya agar kemacetan di ibu kota berkurang.

Liputan6.com mencatat ada 4 aturan lalu lintas baru yang diberlakukan di Jakarta pada 2016. Salah satunya adalah penghapusan sistem 3 in 1 atau tiga orang dalam satu mobil di ruas jalan protokol.

1. 3 In 1 Dihapus

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Dirlantas Polda Metro Jaya, dan Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) memutuskan penghapusan aturan 3 in 1, baik pagi maupun sore. 

"Diterapkan atau tidak 3 in 1, pasti akan berdampak kemacetan. Oleh karena itu kita putuskan dengan forum lalu lintas, 3 in 1 dihapus saja," ujar Kepala Dishub DKI Andri Yansyah di Gedung Dinas Perumahan Jakarta, Selasa 10 Mei 2016.

Masa uji coba penghapusan 3 in 1 akan habis pada Sabtu 14 Mei 2016. Maka setelah itu, yakni Senin, 16 Mei secara resmi 3 in 1 akan dihapus.

Meski demikian, Dishub harus terlebih dulu melaporkan hasil evaluasi ke Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok agar dapat mengubah peraturan gubernur (Pergub) yang mengatur 3 in 1.

"Uji coba 14 habis, berarti Senin tanggal 16 resminya. Kita akan lapor ke Pak Gubernur dulu karena ini pemberlakuannya dari pergub, penghapusannya melalui pergub juga," ucap Andri.

Andri mengatakan, beberapa pertimbangan penghapusan aturan 3 in 1 baik pagi maupun sore hari adalah tidak ada perubahan signifikan pada kinerja lalu lintas dengan atau tanpa 3 in 1 berdasarkan hasil survei Dishub dan Dirlantas.

Hasil survei menyatakan, sebanyak 72,4 persen setuju penghapusan 3 in 1, kemudian 78,1 persen penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) hilang, serta sebanyak 54,2 persen menginginkan peningkatan kualitas transportasi umum.

Kebijakan 3 in 1 diberlakukan sejak 2003 saat Jakarta dipimpin Gubernur Sutiyoso. Tujuannya mengatasi kemacetan lalu lintas yang kian memburuk.

Namun, ternyata kebijakan ini dinilai tidak efektif. Lalu lintas Jakarta tetap saja macet, 3 in 1 justru memunculkan praktik perjokian yang di dalamnya ternyata juga ada eksploitasi anak.

2. Ganjil-Genap

Pemprov DKI Jakarta resmi melakukan uji coba pembatasan kendaraan bermotor dengan sistem pelat nomor ganjil-genap pada 27 Juli 2016. Kebijakan ini sejatinya sebagai langkah untuk mengurangi kemacetan di Ibu Kota sementara, sebelum adanya transportasi massa yang memadai.

Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budiyanto mengatakan, sistem ganjil-genap mengikuti kalendar nasional. Jika tanggal ganjil maka hanya pelat kendaraan ganjil yang dapat melintas, begitu sebaliknya.

"Bukan berarti kendaraan dengan pelat ganjil tidak boleh beroperasi pada tanggal genap dan sebaliknya. Kendaraan tetap dapat beroperasi, tetapi di luar kawasan dan di luar jam pemberlakuan ganjil genap," ujar Budiyanto kepada Liputan6.com, Sabtu 23 Juli 2016.

Budiyanto mengatakan, jalan eks 3 in 1 yang akan diberlakukan untuk ganjil-genap antara lain, Simpang Patung Kuda, Simpang Kebon Sirih, Simpang Sarinah, Bundaran HI, Bundaran Senayan, CSW, Simpang Kuningan, Simpang Kuningan (kaki Mampang) dan Simpang HOS Tjokroaminoto.

Pemberlakuan pun sama ketika 3 in 1 diberlakukan. Pada pagi hari diberlakukan dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB. Sementara, sore mulai diberlakukan dari pukul 16.00-20.00 WIB.

Selama masa uji coba, polisi tidak menilang pelanggar sistem ganjil-genap. Petugas hanya akan memberitahukan mengenai pemberlakuan sistem ini dan memberikan blangko teguran tertulis. Pelanggar diberikan blanko merah satu lembar dan akan dikirim ke instansi di mana pelanggar tersebut bekerja, dan satu lembar sebagai arsip.

Sementara, Analis Kebijakan Madya Bidang Pendidikan Masyarakat Korlantas Polri Komisaris Besar Unggul Sedyantoro mengatakan, sambil proses uji coba berjalan, petugas masih melakukan pemantauan fisik bagi setiap kendaraan.

"Sementara berjalan petugas masih melihat fisik. Nanti akan pakai alat, bisa membaca banyak pelat nomor," kata Unggul baru-baru ini.

Untuk menghindari lonjakan volume kendaraan yang melintas di luar kawasan sistem ganjil-genap, kepolisian telah menyiapkan jalur pengalihan atau ruas-ruas yang tidak memberlakukan sistem ganjil-genap.

Jalur tersebut adalah kendaraan dari arah timur ke barat, yakni Jalan Gatot Subroto-Jalan HR Rasuna Said-Jalan Prof Dr Satrio-Jalan KH Mas Mansyur-Jalan Pejompongan-Jalan Penjernihan-Jalan Gatot Subroto-Jalan S Parman/Slipi dan seterusnya.

Jalur dari arah barat mengarah ke timur/selatan, yaitu Jalan Gatot Subroto-Jalan Penjernihan-Jalan Pejompongan-Jalan KH Mas Mansyur-Jalan Dr Satrio-Jalan HR Rasuna Said-Jalan Gatot Subroto/Jalan Kapten Tendean dan seterusnya.

Jalur dari selatan mengarah ke utara, yakni Jalan Panglima Polim-Jalan Bulungan-Jalan Pati Unus-Jalan Hamengku Buwono X-Jalan Hang Lekir-Jalan Asia Afrika-Jalan Gelora-Jalan Tentara Pelajar-Jalan Penjernihan-Jalan KH mas Mansyur-Jalan Cideng Barat/Cideng Timur-Jalan Abdul Muis-Jalan Majapahit dan seterusnya.

Sementara, kendaraan dari utara mengarah ke selatan melintasi Jalan Gajah Mada/Hayam Wuruk (Harmoni)-Jalan Ir H Juanda-Jalan Veteran III-Jalan Medan Merdeka Utara-Jalan Perwira-Jalan Lapangan Banteng Barat-Jalan Pejambon-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Ridwan Rais-Jalan Prapatan-Jalan Abdul Rahman Hakim (Tugu Tani)-Jalan Menteng Raya-Jalan Cut Mutia-Jalan Teuku Umar-Jalan Sam Ratulangi-Jalan Hos Cokroaminoto-Jalan HR Rasuna Said-Jalan Gatot Subroto dan seterusnya.

3. Larangan Motor Diperluas

Pemprov DKI Jakarta tekah menerapkan larangan sepeda motor di kawasan Jalan MH Thamrin hingga Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Pemerintah berencana menambah jalur pelarangan sepeda motor mulai dari Bundaran HI hingga Bundaran Senayan. Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Andri Yansyah mengatakan, pelarangan itu mungkin dilakukan pada awal Mei 2016. 

"Tapi untuk waktu pastinya masih belum ditentukan karena kita masih evaluasi 3 in 1," ujar Andri Yansyah di acara peluncuran 600 Bus TransJakarta di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Senin 18 April 2016.

Mantan Camat Jatinegara itu mengatakan, pembatasan jalur kendaraan ditujukan agar pengendara kendaraan pribadi, khususnya roda dua, beralih menggunakan angkutan umum. Pembatasan jalur  juga dilakukan sebagai hasil evaluasi dari penghapusan sistem 3 in 1.

Menurut dia, pembatasan jalur itu terpaksa dilakukan. penyebabnya karena tingginya jumlah volume  peningkatan kendaraan selama masa uji coba 3 in 1 yang mencapai hingga 24,35 persen.

"Kalau kita enggak paksa, masyarakat nggak akan berpindah dari kendaraan pribadi," kata Andri.

Andri mengaku, pihaknya hingga saat ini terus melakukan sosialisasi terkait pembatasan jalur tersebut. Dia juga tidak mengelak bahwa penutupan jalur bagi kendaraan roda dua bakal menuai polemik di tengah masyarakat.

Sebenarnya, menurut Andri, rambu-rambu terkait pembatasan jalur kendaraan roda dua tersedia. Hanya saja, dia mengaku, peraturan itu belum bisa dilakukan lantaran belum tersedianya jumlah angkutan umum yang memadai dan mampu menampung masyarakat.

4. Tilang Elektronik

Korps Lalu Lintas Polri secara resmi meluncurkan tilang elektronik atau e-Tilang, Jumat 16 Desember 2016. Dengan adanya e-Tilang ini, masyarakat yang melanggar lalu lintas bisa menitipkan biaya atau denda pelanggaran melalui bank atau ATM.

"Pada e-Tilang ini masih sama dengan yang lain. Orang melanggar tetap pada prinsipnya ini adalah pelanggar. Tapi dapat titip denda tilang tanpa sidang pengadilan. Ini paling penting," ucap Kabidbin Gakkum Korlantas Polri Kombes Pol Dr Chryshnanda DL di Samsat Daan Mogot, Jakarta Barat.

Dia mengatakan, pelayanan e-Tilang ini dapat membantu pelayanan pihak kepolisian kepada masyarakat dengan cepat dan tepat. Para pengendara bisa meminta slip biru kepada petugas saat terkena aturan pelanggaran lalu lintas.

"Polisi mempunyai solusi manual, yaitu dengan diberikan slip biru kepada pelanggar, boleh menitipkan denda di bank tanpa hadir di sidang pengadilan, itu prinsipnya," ujar Chryshnanda.

Program e-Tilang ini sudah mulai berlaku di seluruh kota serta provinsi di Indonesia. Meski telah diberlakukan di semua kota, kepolisian tetap berharap agar masyarakat tak serta merta melanggar aturan lalu lintas.

"Sayangilah diri sendiri karena keselamatan adalah utama. Kita sadar aset utama negara adalah sumber daya manusia (SDM)," kata Chryshnanda.

Apalagi, berdasarkan catatan kepolisian, kecelakaan di jalan raya telah memakan korban jiwa rata-rata 70 orang per hari.

"Pelanggaran yang menimbulkan kecelakaan dan korban jiwa rata-rata 60 sampai 70 orang setiap harinya, belum yang cacat. Apa kita harus bangga kalau melanggar. Kita harus tertib," Chryshnanda berharap.

Aplikasi e-Tilang pertama kali diterapkan di Polres Kediri saat kepemimpinan AKBP Akhmad Yusep Gunawan. Aplikasi ini diklaim mampu menjadi solusi menjawab kebutuhan masyarakat dalam melakukan pembayaran sanksi tilang di tempat secara resmi dengan cepat, mudah, aman, dan nyaman. Selain itu, penerapan aplikasi e-Tilang ini diharapkan akan dapat mengantar Kabupaten Kediri selangkah lebih dekat menuju status Kota Pintar (Smart City).

Ketika terjadi pelanggaran lalu lintas, petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) akan memberikan surat tilang sekaligus menunjukkan aplikasi e-Tilang di perangkat mobile.

Kemudian, pelanggar dapat langsung membayar denda melalui jaringan internet banking BRI. Proses tilang menjadi lebih ringkas karena pelanggar tidak perlu lagi datang ke pengadilan untuk membayar denda.

Share:

Jurus Ketua MPR Zulkifli Hasan Cegah Tenaga Kerja Asing Ilegal

Jurus Ketua MPR Zulkifli Hasan Cegah Tenaga Kerja Asing Ilegal


Ketua MPR RI Zulkifli Hasan punya cara untuk mencegah masuknya tenaga kerja asing ilegal ke Indonesia. Salah satunya bisa dimulai dengan mengamati dan mengenali orang-orang yang baru masuk ke lingkungan masing-masing.

"Misalnya ada orang baru, ketahui aktivitasnya apa. Itu yang terbaik, deteksi dini," kata dia usai sosialisasi empat pilar MPR di Universitas Muhammadiyah Purworejo, Jawa Tengah, Senin (26/12/2016).

Kewaspadaan ini, menurut Zulkifli, butuh kerja sama dengan banyak pemerintah daerah. Tidak hanya akan mencegah masuknya pekerja asing ilegal, tetapi juga pihak-pihak yang berkaitan dengan terorisme.

Zulkifli berpendapat isu mengenai tenaga kerja asing ilegal yang marak saat ini sudah tidak proporsional dan melebar ke mana-mana. Ia pun mengapresiasi respons dari Presiden Jokowi yang membantah isu jumlah pekerja asal China di Indonesia mencapai puluhan juta orang, dan menegaskan jumlah yang tepat hanya sekitar 21 ribu orang.

Seperti dikutip dari Antara, Zulkifli mengatakan pemerintah sebaiknya segera mengungkapkan data yang tepat terkait isu ini agar tidak meresahkan masyarakat.

Zulkifli pun berpendapat kebijakan bebas visa harus dievaluasi karena belum tentu benar-benar meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara. Apalagi kebijakan ini dikhawatirkan disalahgunakan oleh tenaga kerja asing ilegal untuk masuk ke Indonesia.

Share:

Dirjen Imigrasi: Tiap Hari Ada Saja Orang Asing yang Kita Cegah

Dirjen Imigrasi: Tiap Hari Ada Saja Orang Asing yang Kita Cegah


Direktur Jenderal Imigrasi Ronnie Sompie mengatakan, setiap hari ada saja orang asing yang dicegah masuk ke Indonesia oleh Imigrasi. Termasuk warga Indonesia sendiri juga banyak yang dicegah ke luar negeri karena ketidakjelasan tujuan ke luar negeri.

"Setiap hari ada saja orang asing maupun orang Indonesia yang kita cegah. Orang Indonesia misalkan ingin bekerja di Timur Tengah, kita tahu bahwa kebutuhan ketenagakerjaan di Timur Tengah bisa kita konfirmasi secara online dengan BNP2TKI. Dengan demikian apabila mereka tidak memiliki job order di tempat tujuan, kita akan cegah mereka, karena kita selalu konfirmasi dengan BNP2TKI," ujar Ronnie usai diskusi di Jakarta Pusat, Sabtu (24/12/2016).

Ronnie mengatakan, peran penting seluruh elemen sangat menunjang keberhasilan dalam pencegahan pelanggaran-pelanggaran imigrasi. Terutama yang dilakukan orang asing.

Sebab, saat ini begitu masifnya pekerja asing yang menyalahi aturan, mulai dari tanpa izin, overstay, dan lain-lain. Karenanya, kerja sama antara kementerian dan lembaga ‎negara lain harus didukung oleh masyarakat.

"Karena kita ingin membangun upaya pencegahan terjadinya penyimpanan, terjadinya pemanfaatan oleh orang asing yang bekerja tanpa izin di Indonesia. Apalagi mereka akan ambil jatah tenaga kerja Indonesia di wilayah negara kita," ujar Ronnie.

Ronnie mengatakan, imigrasi menyeleksi orang-orang asing yang masuk ke Indonesia. Baik melalui bandara, pelabuhan di pos lintas batas, maupun wilayah lainnya.

"Kita berupaya untuk menyortir, kita melakukan pemeriksaan, pengawasan dengan menggunakan IT. Dengan IT itu kita ketahui siapa saja orang asing yang harus ditangkal, ditolak untuk tidak bisa masuk ke Indonesia," kata Ronnie.

Share:

Pemerintah Jangan Menyerah Yakinkan WNI Ikut Tax Amnesty

Pemerintah Jangan Menyerah Yakinkan WNI Ikut Tax Amnesty


Langkah pemerintah Singapura yang akan mempidanakan warga negara Indonesia (WNI) jika ikut Program Pengampunan Pajak (tax amnesty) dinilai sebagai suatu hal yang wajar dilakukan sebuah negara. Namun diharapkan hal ini tidak menghentikan langkah WNI‎ untuk ikut dalam program ini.

Pengamat Perpajakan Yustinus Pratowo mengatakan, langkah pemerintah Singapura yang akan melaporkan WNI ke pihak kepolisian terkait dengan dugaan tindak pencucian uang ini merupakan hal yang sah untuk dilakukan.

Namun kini tinggal bagaimana upaya pemerintah Indonesia untuk meyakinkan para WNI untuk tidak takut akan ancaman tersebut.

"Saya kira itu hal yang biasa dan sah. Yang penting bagaimana kita (pemerintah Indonesia) bisa menyikapi dan merespon secara tepat," ujar dia ‎saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, Selasa (20/19/2016).

Sementara itu, Anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Johnny Darmawan mengatakan, seharusnya pemerintah Singapura tidak perlu khawatir akan keikutsertaan WNI dalam program tax amnesty.
Alasannya,jumlah harta dan aset yang kembali ke Indonesia (repatriasi) dari Singapura diprediksi jauh lebih sedikit dibandingkan harta dan aset yang dilaporkan (deklarasi).

"Sebetulnya Singapura tidak perlu khawatir karena memang lebih banyak deklarasi daripada repatriasi. Kalau semua dijual dan direpatriasi mungkin negaranya pusing, sekarang kan tidak. Jadi problem-nya di bank saja," kata dia.

Selain itu Johnny juga meminta‎ pemerintah Indonesia untuk mulai membenahi sistem perpajakan di dalam negeri. Sebab dengan adanya tax amnesty ini, mulai timbul kepercayaan dari WNI terhadap sistem perpajakan Indonesia dan hal tersebut harus terus dijaga.

"Jadi sekarang semua kan sudah balik nih. Nah mereka mengharapkan adanya sistem yang baik di perpajakan. Dalam arti ada fair treatment tidak ada ancam ancaman lagi dan lainnya. Kalau bayar yah bayar pajak saja, kalau sekarang ini lebih kepada faktor tidak percaya. Sekarang dengan mulai adanya kepercayaan ini bisa lebih ke depan,"

Share:

Singapura Jangan Main-main dengan Undang-Undang Tax Amnesty

Singapura Jangan Main-main dengan Undang-Undang Tax Amnesty


Undang-Undang Tax Amnesty telah berlangsung selama sekitar dua bulan sejak pertama kali diundangkan. Undang-undang ini disahkan oleh DPR RI pada 19 Juli lalu. Dalam perjalanan program pengampunan pajak ini bukan tanpa kendala. 

Salah satu kendala yang dihadapi pemerintah Indonesia adalah, Singapura mengiming-imingi Warga Negara Indonesia (WNI) yang tetap menyimpan uangnya di negara tersebut dengan insentif menarik. Hal tersebut dilakukan semata untuk menggembosi program pengampunan pajak yang dikeluarkan pemerintah Indonesia.

Menanggapi permasalahan tersebut Ketua DPR RI Ade Komarudin mengingatkan kepada yang telah menghambat dan menghalangi program pengampunan pajak, agar tidak main-main dengan undang-undang tersebut. 

"Saya kan sudah lama mengingatkan Singapura, jangan main-main soal ini. Karena kalau main-main kalau ada apa-apa dengan republik ini, yang kena dampak pertama ya Singapura, Malaysia, ya tetangga lah," ujar Akom, begitu Ketua DPR biasa disapa, di Nusantara III, gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (28/9) kemarin. 

Akom mengatakan, kalaupun Pemerintah Singapura tidak secara langsung menghalangi program pengampunan pajak di Indonesia, namun setidaknya Pemerintahnya bisa mengingatkan kepada para pelaku bisnis atau perbankan yang ada di sana agar tidak melakukan tindakan yang bisa menghambat UU Tax Amnesty.

"Tetapi seharusnya Pemerintah Singapura mengingatkan para pelaku bisnis, terutama perbankannya jangan main-main soal ini," seru Akom. 

Akom menjelaskan selama ini Pemerintah Indonesia lewat Kementerian Luar Negeri telah memberikan peringatan kepada Singapura. 

"Singapura diingatkan oleh pemerintah agar jangan main-main. Ya karena biasa, pelaku bisnis selalu cari untung. Mungkin pemerintah Singapura tidak, tapi para pelaku bisnisnya bisa saja dengan berbagai manufer, perbankan sana takut kehilangan nasabah," jelas Akom. 

Akom memberikan pemahaman, seandainya kondisi ekonomi Indonesia tidak baik, maka masalah ini tentu akan berdampak pada negara-negara terdekat. Oleh sebab itu, berkali-kali dia mengingatkan kepada negara tetangga agar tidak mengganggu pertumbuhan ekonomi di Indonesia. 

"Jangan dipikir negara ini kondisinya sedang susah. Kalau negara ini senang, Singapura juga tidak terganggu. Kalau negara ini susah, Singapura juga terganggu, karena berdekatan," sergah Akom.

Share:

Pengusaha Minta Pemerintah Tinjau UU Sertifikasi Halal

Pengusaha Minta Pemerintah Tinjau UU Sertifikasi Halal


Pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta kepada pemerintah untuk meninjau ulang penerapan Undang-Undang (UU) sertifikasi halal.

Katua Apindo Bidang Kebijakan Publik Danang Girindrawardhana menjelaskan dari beberapa pasal yang sudah tercantum dalam UU tersebut dinilai sangat kontradiktif dengan esensi yang dimaksudkan.

"Jadi Undang-Undang ini tidak ada urgencynya, beberapa pasal di dalamnya juga malah kontradiktif. Definisi mengenai apa itu Halal di sini juga masih terlalu luas," kata Danang di Hotel Ibis, Jakarta, Rabu (5/10/2016).

Dia menuturkan, UU ini mengibaratkan Indonesia menjadi negara yang sudah mandiri, tidak tergantung terhadap negara lain. Padahal saat ini sebagai negara berkembang Indonesia masih tergantung pada produk-produk impor.

Jika UU ini diterapkan, beberapa negara yang selama ini menjadi tujuan impor Indonesia dinilai akan kesulitan untuk mengikuti prosedur yang ditentukan dalam UU ini.

"Kita itu masih ada bahan-bahan atau produk yang impor, dengan demikian secara teknis kita berhubungan dengan negara lain. Kalau UU ini diterapkan, apa mereka mau mensertifikasi produknya untuk masuk ke Indonesia, kalau tidak mau, kita mau apa?," papar dia.

Tak hanya itu, persoalan lain yang bisa timbul‎ akibat penerapan UU ini adalah dalam hal konflik sosial. Dalam UU ini menyebutkan pengawasan produk halal diserahkan ke pemerintah dan masyarakat.

Danang mengatakan, jika pengawasan diserahkan ke masyarakat, ke depan akan timbul banyak lembaga masyarakat yang ‎memanfaatkannya dengan menerapkan pungutan.

"Sudahlah, pemerintah itu tidak usah capek-capek memikirkan UU ini. UU ini itu dibuat terlalu prematur, awalnya saja sudah salah kaprah, jadi mau diterapkan juga susah," ungkap dia.

Share:

Kadin: Jokowi-JK Giat Lakukan Terobosan dalam 2 Tahun

Kadin: Jokowi-JK Giat Lakukan Terobosan dalam 2 Tahun


 Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai, selama dua tahun pemerintahan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) telah banyak melakukan terobosan.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Industri Pengolahan Makanan dan Peternakan, Juan Permata Adoe, mengatakan, selama ini pemerintah telah melakukan penyederhanaan melalui sejumlah kebijakan yang dikeluarkan. Hasilnya pun dinilai memberikan dampak positif pada sektor usaha dan perekonomian secara lebih luas.

"Pemerintah Jokowi ada terobosan. Banyak hal yang kita anggap berbeda dari yang lainnya.  Dalam dua tahun ini, setiap pengambilan ‎keputusan itu semua ada shortcut, tapi ternyata positif hasilnya," ujar dia saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, Kamis (20/10/2016).

Juan mencontohkan, pada sektor pangan, pemerintah berani mengeluarkan kebijakan impor daging kerbau dari India. Hal ini belum pernah dilakukan oleh pemerintah sebelumnya. 

"Baru pertama kali dalam sejarah kita bisa impor daging kerbau dari India, nanti kita bisa impor sapi dari Brasil. Ini suatu terobosan, tapi infrastruktur hukumnya harus dibenahi. Itu contoh yang paling gampang," kata dia.

Namun demikian, ujar Juan, masih ada pekerjaan rumah (PR) yang harus dibenahi oleh pemerintah. Salah satunya soal aturan turunan dari kebijakan-kebijakan yang telah dikeluarkan. Sebab, ia menilai, selama ini masih sering sebuah kebijakan tidak bisa dieksekusi lantaran masih terbentur dengan aturan.

"Tapi yang harus dibenahi aturan-aturannya, baik di undang-undang (UU) maupun PP-nya (peraturan pemerintah). Pembenahan itu mestinya ada di Kumham (Kementerian Hukum dan HAM) dan kementerian teknis. Sehingga kalau itu bisa dibuat semua pengusaha merasa informasinya lebih terbuka dan asing pun bakal gampang masuk," ungkap dia.

Selain itu, Juan berharap pemerintah lebih banyak melibatkan pengusaha dalam penyusunan kebijakan. Dengan demikian, kebijakan yang dikeluarkan pemerintah bisa sejalan dengan apa yang dilakukan oleh pengusaha selama ini.

"Tapi semua kebijakan yang diambil harus dibicarakan dengan pengusaha yang sudah ada di situ puluhan tahun. Komunikasi ini yang harus dibangun. Pemerintah Jokowi ini arahnya sudah jelas, dengan pragmatis dalam pengambilan keputusan, tetapi juga didukung perbaikan di infrastruktur struktur hukum kelembagaannya," ujar dia.

Share:

Pengusaha Minta Pemerintah Sosialisasi Sistem Gross Split Migas

Pengusaha Minta Pemerintah Sosialisasi Sistem Gross Split Migas


Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengumpulkan perwakilan asosiasi pendukung industri migas hari ini, Selasa (13/12/2016). Langkah ini ditempuh untuk menyikapi rencana pemerintah mengubah sistem bagi hasil produksi (production sharing contract/PSC) wilayah kerja (WK) migas dari sebelumnya PSC cost recovery menjadi PSC gross split.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Migas Bobby Gafur Umar mengatakan, pemerintah kurang melakukan sosialisasi terkait rencana tersebut. Dia bilang, hal ini berdampak buruk karena menimbulkan banyak persepsi berbeda dari pelaku usaha.

"Kita menerima banyak masukan asosiasi penunjang migas yang mana karena belum adanya sosialisasi atau temu bicara antara pemerintah dan asosiasi, maka berkembangkah persepsi agak simpang siur daripada makin simpang siur kami coba duduk bersama dan mendengar masukan mereka," kata dia di Menara Kadin Kuningan Jakarta, Selasa (13/12/2016).

Lebih lanjut, dia berharap pemerintah segera melakukan komunikasi dengan para pelaku usaha terkait implementasi kebijakan itu.

"Dan banyak yang belum mengetahui dan baca dari koran dan tentunya ada baiknya dengan segera mengundang asosiasi ini dengan Kadin yang menjadi wadah pengusaha Indonesia bertemu," ujar dia.

Dari pertemuan ini, dia mengatakan, pengusaha menyambut baik rencana pemerintah untuk mendorong industri migas. Dia mengakui, setiap kebijakan akan menimbulkan efek baik positif maupun negatif. Dia mengatakan, kalaupun pemerintah merealisasikan kebijakan itu maka haruslah melindungi pengusaha dalam negeri.

"Kita lihat negatifnya, kita cari solusinya kami dari asosiasi cukup sepakat akan mendukung tanda kutip kalau diterapkan ada syarat yang menyertai," kata dia.

Secara khusus, dia mengatakan untuk menerapkan regulasi tersebut pemerintah mesti mendorong penggunaan produk dalam negeri. "Terkait dengan penggunaan produk dalam negeri dan kompetensi dalam negeri. TKDN bisa terbangun akan naik terus akan mendukung secara keseluruhan," tandas dia.

Share:

Kata Ekonom soal Cara Pemerintah Bangun Kepercayaan Investor

Kata Ekonom soal Cara Pemerintah Bangun Kepercayaan Investor


Pengamat ekonomi INDEF, Enny ‎Sri Hartati turut menyoroti dua tahun pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) pada 20 Oktober 2016.

Dia mengatakan, banyak kinerja pemerintahan Jokowi-JK, terutama di bidang ekonomi yang mulai terlihat dan dirasakan oleh masyarakat meski belum maksimal. 

"Ya pasti sudah bekerja. Cuma ini kita tetap harus mengukur sejauh mana kerja kita. Bukan persoalan ingin menyalahkan, tapi evaluasi apabila ada yang belum on track, kita ingatkan," ujar Enny dalam diskusi bertajuk 'Kerja-Citra-Drama' di bilangan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/10/2016). 

Kendati begitu, Enny menuturkan, kerja saja tidak cukup tanpa target pencapaian yang jelas. ‎"Jadi kalau kerja hanya motivasi saja, yang penting kerja saja, tidak pakai kerja smart, justru bisa blunder," tutur dia.

Enny menilai, pencitraan dalam pembangunan ekonomi merupakan hal yang penting untuk menumbuhkan kepercayaan. Sebab, tanpa pencitraan, hasil kerjanya akan cukup sulit dilihat. 

"Citra itu penting, karena untuk menumbuhkan trust (kepercayaan). Seperti untuk menimbulkan agar orang investasi dan sebagainya," ujar Enny. 

Seperti dikutip kerjanyata.id yang merupakan bentuk laporan pencapaian dua tahun pemerintah kepada rakyat menyebutkan kalau pemerintah juga fokus untuk melakukan kebijakan deregulasi ekonomi.

Deregulasi ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi. Sasaran deregulasi adalah penyederhanaan proses birokrasi yang dapat berdampak positif pada daya saing dan pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah melakukan bentuk deregulasi kebijakan ekonomi dan peraturan daerah. Langkah yang dilakukan dengan harmonisasi peraturan, penyederhanaan proses birokrasi dan penegakan kepastian hukum. Langkah ini untuk meningkatkan daya saing industri, daya beli masyarakat, investasi, ekspor, wisata, dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan.

Pemerintah pun telah merilis 13 paket kebijakan ekonomi dengan menetapkan 202 regulasi dari 204 rancangan regulasi hasil paket kebijakan ekonomi tersebut. Bahkan pemerintah juga telah memangkas 3.032 peraturan daerah yang menghambat perdagangan dan usaha.
Peraturan itu terdiri dari retribusi jasa umum sebanyak 972, konsekuensi peralihan urusan pemerintah daerah 1.164, 462 implikasi putusan MK, 379 peraturan pelayanan publik, dan 55 lain-lain.Kini, pembuatan izin usaha makin sederhana dan cepat. Bila dahulu mendirikan PT memakan waktu 30-44 hari kerja, sekarang 4-6 menit. 

Share:

Langkah Pemerintah buat Hadapi Perlambatan Ekonomi Global

Langkah Pemerintah buat Hadapi Perlambatan Ekonomi Global


Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi perekonomian global yang tidak menentu. Apalagi, pertumbuhan global cenderung mengalami koreksi ke bawah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pemerintah telah melakukan beberapa reformasi penting. Tujuannya untuk mendorong perekonomian nasional.

Reformasi yang pertama, antara lain memangkas subsidi energi secara besar-besaran. Pemangkasan subsidi energi  bertujuan agar pemerintah memiliki alokasi untuk sektor produktif.

"Waktu APBN dilakukan perubahan besar menjelang akhir tahun 2014 di cut besar-besaran dan dialihkan pengeluarannya menjadi pembangunan, infrastruktur, bantuan sosial," kata dia dalam acara Outlook Ekonomi Indonesia 2017 di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (10/11/2016).

Dia menuturkan, pemangkasan ini penting untuk menunjukkan kepada dunia luar bahwa Indonesia serius untuk melakukan perubahan.

"Ini pondasi penting dan tidak dianggap remeh karena itu Indonesia menunjukkan secara jelas kepada masyarakat, market, dunia kita akan berubah," tambah dia.

Reformasi selanjutnya ialah mendorong pembangunan infrastruktur. Selama ini pembangunan infrastruktur Indonesia memang dianggap belum berkembang.

Dia juga bilang pembangunan infrastruktur kerap diragukan karena mesti mengeluarkan biaya yang mahal. Pembangunan infrastruktur meski dilakukan karena memiliki dampak jangka panjang.

"Tanpa memulai infrastruktur kita sudah sangat sulit mem-push perkembangan ekonomi. Kedua namanya infrastruktur jalan, pelabuhan, pelabuhan udara pembangkit listrik mesti melompat agak jauh ke depan. Itu apa ciri khas pembangunan infrastruktur, dia adalah investasi jangka panjang, diambil keputusannya bukan berdasar pertimbangan jangka pendek," tandas dia.

Share:

Donald Trump Bayangi Ekonomi RI, Ini Langkah Sri Mulyani

Donald Trump Bayangi Ekonomi RI, Ini Langkah Sri Mulyani


Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati optimistis perekonomian Indonesia akan tumbuh 5,1 persen pada 2017. Pertumbuhan tertopang konsumsi dan investasi sebagai sumber pertumbuhan utama.

Pemerintah tetap akan memantau perkembangan kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih, Donald Trump yang dinilai akan berpengaruh terhadap seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia. 

"Tahun depan kita bisa mempertahankan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen, tepatnya 5,1 persen. Dengan sumber pertumbuhan masih fokus ke sektor di dalam negeri karena lingkungan global diperkirakan masih tidak pasti," ujar Sri Mulyani saat ditemui di SCTV Tower, Jakarta, seperti ditulis Jumat (18/11/2016).

Menurut Sri Mulyani, kebijakan Donald Trump selama masa kampanye lebih kepada retorika untuk melakukan stimulus ekonomi di dalam negeri. Kebijakan proteksi dan lainnya yang sangat berbeda dengan kebijakan Presiden sebelumnya Barrack Obama. 

"Ini tentu akan menimbulkan ekuilibrium karena ekonomi AS yang terbesar. Bagi kita, AS merupakan destinasi ekspor nomor 4, dan tentu akan mempengaruhi secara langsung maupun tidak langsung melalui keseimbangan arus modal karena banyak dana di dunia akan mengalami keseimbangan baru lewat perubahan kebijakan di AS," dia menjelaskan. 

Tidak ingin terseret arus dampak negatif akibat perubahan kebijakan AS dan ketidakpastian ekonomi dunia, Sri Mulyani mengaku, pemerintah akan memperkuat konsumsi rumah tangga dan pemerintah, investasi di dalam negeri melalui belanja pemerintah di bidang infrastruktur. 

Pemerintah juga mengundang pihak swasta untuk berperan penting dalam investasi pengembangan industri manufaktur, konstruksi, perdagangan, pariwisata, transportasi, komunikasi, dan sektor lainnya yang masih berpotensi tumbuh positif.
Pemerintah lewat transfer ke daerah diharapkan dapat mengangkat pembangunan pinggiran dan seluruh daerah dengan berbagai potensi pertumbuhan ekonomi.

"Kita berharap di sektor pangan atau pertanian banyak menciptakan lapangan kerja mengalami pertumbuhan relatif kuat. Jadi ekonomi domestik ditopang oleh investasi yang seimbang antara pemerintah, BUMN dan swasta, dan sektor industri sehingga menciptakan kesempatan kerja," tutur dia. 

Karenanya, Sri Mulyani mengaku, pemerintah menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017 sebagai instrumen penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Dalam APBN tahun depan, defisit anggaran didesain pada level 2,4 persen, dan penerimaan pajak serta belanja negara yang seimbang antara pusat dan daerah. 

"APBN untuk kebutuhan investasi di infrastruktur, investasi di sumber daya manusia, seperti pendidikan, kesehatan, air bersih, mengurangi masalah gizi pada anak, sampai subsidi untuk kelompok miskin. Dengan begitu,  menciptakan pertumbuhan ekonomi, mengurangi kesenjangan, dan melindungi kelompok miskin dari guncangan dalam dan luar negeri, itulah strategi perekonomian Indonesia," tandas Sri Mulyani.

Share:

Sri Mulyani Bakal Gunakan Dana Repatriasi Buat Dorong Ekonomi

Sri Mulyani Bakal Gunakan Dana Repatriasi Buat Dorong Ekonomi


Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih rendah pada kuartal III-2016 dibanding realisasi 5,18 persen di kuartal sebelumnya. Proyeksi penurunan tersebut sudah diantisipasi pemerintah melalui penggunaan dana repatriasi program pengampunan pajak (tax amnesty) untuk kegiatan ekonomi.

"Kuartal II kemarin, pertumbuhan ekonomi kita sangat tinggi, tapi kuartal III barangkali lebih rendah," ujar Sri Mulyani di kantornya, Jakarta, Senin (24/10/2016).

Menurutnya, kondisi perekonomian global masih merupakan salah satu risiko untuk ekonomi nasional. Perlambatan ekonomi dunia menyeret pelemahan harga-harga komoditas termasuk di beberapa sektor perekonomian Indonesia.

"Kita buat langkah mengindentifikasi sektor usaha, menjamin proses intermediasi dari perbankan bisa dilakukan atau bank sendiri dalam kondisi cukup sehat sehingga mereka tidak punya kendala dalam melakukan fungsi intermediasi," jelas Sri Mulyani.

Sambungnya, pasar modal didorong untuk menghasilkan sumber dana investasi yang diperlukan untuk ekspansi perusahaan. "Ini merupakan langkah kami untuk antisipasi kami terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal III dan IV," terangnya.

Langkah lain, tambah Sri Mulyani, pemerintah menyiapkan strategi supaya penurunan dapat tertahan, salah satunya melalui instrumen fiskal dari dana program tax amnesty. Pertama, dana repatriasi didorong menjadi salah satu sumber dana dalam menciptakan kegiatan perekonomian.

"Kami sudah menganalisis dan mendiskusikan terutama dengan OJK untuk melihat langkah-langkah agar dana repatriasi bisa menciptakan kegiatan ekonomi," papar dia.

Lanjut Sri Mulyani, memastikan Penyertaan Modal Negara (PMN) yang disuntikkan ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberikan dampak positif sebagai agen pembangunan. Kemudian, mengoptimalkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM yang selama ini menjadi penyelamat ekonomi di sektor riil.

"Kita ingin memperbaiki lagi daerah-daerah yang terpukul pelemahan harga komoditas akibat perlambatan ekonomi dunia, seperti Papua dan Kalimantan. Perbaikan lewat instrumen fiskal dan lainnya untuk meminimalisir dampak pelemahan yang berbeda-beda antar daerah," Sri Mulyani menerangkan.

Sementara dari sisi belanja, katanya, Kementerian/Lembaga diyakini mampu menyerap lebih dari 95 persen anggaran hingga akhir tahun. Bahkan diproyeksikan ada Kementerian/Lembaga yang bisa membelanjakan anggaran mendekati 100 persen.

"Ini pasti ada tambahan dampak positifnya bagi perekonomian nasional, terutama di kuartal IV," Sri Mulyani menandaskan.

Share:

RI Punya Modal Kuat Hadapi Sentimen Ekonomi Global

RI Punya Modal Kuat Hadapi Sentimen Ekonomi Global


Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, Indonesia memiliki modal untuk menghadapi ketidakpastian global baik dari rencana kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) ataupun pemilihan umum (pemilu) yang sedang berlangsung di Amerika Serikat (AS). Sri Mulyani mengatakan, pengelolaan ekonomi Indonesia telah mempertimbangkan kemungkinan adanya sentimen global tersebut.

Sri Mulyani menerangkan, dari sisi perbankan telah terjadi koordinasi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) untuk menghadapi sentimen global tersebut.

"Itu semua akan dilihat bagaimana kita mencoba untuk menetralisir dan memperkuatnya. Dari perbankan saya rasa OJK dan Bank Indonesia akan melakukan koordinasi untuk melihat kemampuan dari neracanya kalau terjadi adanya perubahan kegiatan ekonomi ataupun sentimen," jelas dia di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Jakarta, Selasa (8/11/2016).

Kemudian, dari sektor riil pemerintah telah melakukan perbaikan dari sisi belanja. Memang, belanja pemerintah turun pada kuartal III 2016, namun akan membaik pada kuartal IV 2016.

"Dari sisi ekonomi riil, ekonomi Indonesia kemarin pertumbuhan ekonominya relatif cukup baik, yang dianggap titik-titik untuk diperbaiki belanja pemerintah, karena kuartal III dilakukan penyesuaian pada APBN. Tapi itu secara seasonal, tapi pada kuartal IV akan ternetralisir," jelas dia.

Dari sisi ekspor impor, Sri Mulyani mengaku memang sedang tertekan. Namun, Sri bilang, hal itu bakal diantisipasi dengan adanya sumber pertumbuhan dalam negeri yang ditopang baik investasi maupun konsumsi.

"Kemudian di ekspor impor, kita lihat ekspornya masih cukup dalam artinya hubungan ekonomi di luar masih cukup lemah dan ini kita harus fokus juga dari sisi menetralisir dari sisi sumber pertumbuhan dalam negeri, dan kita lihat apakah itu dari sisi investasi apakah dari belanja pemerintah atau faktor konsumsi," jelas dia.

Sri menambahkan, pertumbuhan ekonomi yang tinggi dianggap sebagai penangkal untuk menghadapi sentimen global. Terlebih, defisit anggaran Indonesia relatif kecil dibanding dengan negara berkembang lainnya.

"Jadi kalau dari sisi makro ekonomi kita relatif dianggap memiliki kinerja yang bisa menimbulkan confident sehingga mengurangi spekulasi dan sentimen negatif kalau itu sumbernya berasal dari luar negeri. Kalau dari sisi mikro maupun reformasi, Indonesia juga baru disampaikan kalau menjadi negara reform yang paling cepat naiknya dari sisi ease of doing business," tandas dia.

Share:
Keluarga Besar Marga Sun. Powered by Blogger.

Breaking News

KAMI MENYEDIAKAN GAME LIVE CASINO TERBARU DI https://bit.ly/2pLGSsO SILAHKAN DAFTAR YA.. SALAM KEMENANGAN YA BOSKU

Blog Archive