Situs Judi Online dan Artikel Sex Indonesia terpercaya 2019

Rabu, 03 Mei 2017

Nasib Tragis Bunga Ahok di Hari Buruh

Nasib Tragis Bunga Ahok di Hari Buruh


Aksi ribuan buruh di depan Balai Kota pada 1 Mei 2017 diwarnai aksi pembakaran. Buruh membakar karangan bunga yang dikirimkan masyarakat untuk Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.

Peristiwa itu terjadi tepat di depan Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, sekitar pukul 12.50 WIB.

Peristiwa tersebut bermula saat salah seorang buruh melalui pengeras suara memprovokasi buruh lainnya untuk membakar karangan bunga yang berjajar di trotoar Jalan Medan Merdeka Selatan.

"Kita bersihkan Balai Kota dari sampah-sampah karangan bunga Ahok. Kalau bukan kita yang bersihkan, siapa lagi? Satpol PP dari kemarin enggak ngapa-ngapain," kata orator tersebut melalui pengeras suara.

Salah satu peserta aksi lalu mengambil satu karangan bunga dan membakarnya. Api yang kecil semakin besar kala beberapa karangan bunga ditarik ke jalan dan ikut dibakar.

Api pun sempat membumbung tinggi di sekitar pohon yang menjadi sandaran karangan bunga itu.

"Hati-hati, hati-hati, hati-hati provokasi. Perhatikan kiri kanan kawan-kawan. Kalau ada yang provokasi tangkap," ujar seorang buruh dari mobil komando.

Petugas Satpol PP yang tidak jauh dari lokasi kejadian langsung berlari membawa air. Mereka berusaha memadamkan api yang kian membesar.

Tak lama kemudian, kepolisian mengeluarkan alat pemadam kebakaran ringan untuk memadamkan api. Petugas pemadam kebakaran juga membantu memadamkan api dari dalam area Monas.

Seketika, api berhasil dipadamkan. Namun, buruh yang berada di dekat lokasi pembakaran kesal karena asap yang mengepul ke arah mereka.

Para buruh menduga peristiwa itu merupakan bagian dari provokasi yang dilakukan oknum. Sejumlah buruh sempat melihat ada beberapa wanita yang sengaja membakar karangan bunga itu.

"Awas ada wanita yang bakar tadi. Mungkin enggak buruh perempuan kita berani melakukan itu. Jangan memprovokasi kami, tidak ada sejarahnya buruh demo rusuh," ujar salah seorang buruh.

Wali Kota Jakarta Pusat Manggara Pardede yang berada di sekitar aksi demo buruh menyesalkan aksi pembakaran tersebut.

"Kita menyayangkan tindakan pembakaran bunga-bunga yang merupakan pernyataan cinta dari rakyat untuk Pak Ahok," ucap Manggara di sekitar patung kuda, Jakarta Pusat, Senin, 1 Mei 2017.

Share:
Keluarga Besar Marga Sun. Diberdayakan oleh Blogger.

Breaking News

KAMI MENYEDIAKAN GAME LIVE CASINO TERBARU DI https://bit.ly/2pLGSsO SILAHKAN DAFTAR YA.. SALAM KEMENANGAN YA BOSKU

Arsip Blog

SABUNG AYAM