Situs Judi Online dan Artikel Sex Indonesia terpercaya 2019

Jumat, 26 Mei 2017

Warga Temukan Balita Sedang Menyusu Ibunya yang Tewas

Warga Temukan Balita Sedang Menyusu Ibunya yang Tewas


Monu Balmiki (27) langsung melapor ke kantor Polisi di daerah Damoh, Pradesh, India, setelah ia menemukan jasad seorang perempuan di pinggir lintasan kereta api. Di sebelah jasad itu juga terdapat balita laki-laki dalam keadaan menangis.

Melansir My Newshub, tak lama setelah polisi datang mengevakuasi, balita nahas itu tampak sedang menyusu ibunya yang telah tak bernyawa. Dugaan sementara, ibu itu tewas tertabrak kereta api saat menyeberang. 

"Kami terkejut melihatnya, ia sangat menyedihkan. Perempuan itu tewas terbaring dan anaknya menangis di sebelahnya," ujar Balmiki. 

Ia menambahkan, jasad perempuan itu langsung dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi. Pihak rumah sakit menyatakan perempuan itu meninggal dunia karena benturan keras di kepalanya. Hidung dan telinga perempuan itu mengeluarkan darah. 

Sementara balita malang itu juga dilarikan ke rumah sakit anak untuk diperiksa. Balita itu dipastikan tidak menderita luka sedikit pun.

Hingga kini polisi masih mencari alamat perempuan itu untuk memberi tahu keluarganya. Untuk sementara waktu, balita itu dititipkan ke tempat penampungan anak-anak yatim di Pradesh.

"Kami sedang mencari alamat perempuan itu dan berusaha mendapatkan nomor kontak keluarganya," ujar polisi.

Share:

Herjunot Ali dan Indah Permatasari Menikah Diam-Diam di Bali?

Herjunot Ali dan Indah Permatasari Menikah Diam-Diam di Bali?


Diketahui masih menjalin kasih dengan Tatjana Saphira, tiba-tiba Herjunot Ali dikabarkan telah melangsungkan pernikahan di Pulau Dewata, Bali. Bukan dengan Tatjana, melainkan dengan seorang aktris, Indah Permatasari.

Momentum ini diketahui dari sebuah foto yang diunggah Asri Welas di akun Instagram pribadinya. Dalam foto tersebut, Herjunot Ali dan Indah Permatasari tampak serasi memakai busana pengantin berwarna putih.

Rona bahagia juga terpancar jelas dari raut wajah keduanya. Bukan hanya Asri Welas, di sana juga ada satu orang lagi rekan selebritas, Denny Chandra.

Namun jangan salah sangka dulu. Pernikahan ini dilangsungkan untuk keperluan adegan salah satu film terbaru yang dibintangi Herjunot Ali dan Indah Permatasari. Film tersebut bergenre drama komedi berjudul Takut Kawin.

Sejumlah warganet rupanya sempat tertipu dengan foto pernikahan ini. "Kageett kirain junot beneran nikah!" tutur pemilik akun @fitrinrlhakim. "wkwkwk aku kira beneran nikah," ujar @itzmeochi.

Share:

WS Terduga Rekan Bomber Kampung Melayu Bekerja Ojek Online

WS Terduga Rekan Bomber Kampung Melayu Bekerja Ojek Online


 Densus 88 Antiteror dibantu Polda Jawa Barat menangkap sejumlah terduga teroris yang terlibat insiden bom Kampung Melayu, Jakarta Timur di sejumlah tempat. Salah satunya WS yang ditangkap di Bandung.

WS sehari-harinya bekerja sebagai tukang ojek online dan penjual aksesoris. Bahkan WS dikenal ramah di lingkungan tempat tinggalnya.

Salah seorang warga, Sumarni (33), mengatakan WS telah lebih dari lima tahun menempati rumah di Jalan Rancasawo RT 01 RW 21 Kelurahan Margasari, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung. Sehari-hari, kata Sumarni, WS pun termasuk orang yang senang berbaur dengan warga lainnya.

"Dia sosok yang baik dan tidak neko-neko‎, kalau ada tahlil juga suka ikut. Tapi sekarang jadi gini, kaget. Agamanya juga eberbaur, nggak masing-masing. Dan kemarin pagi sekitar jam 10 itu terakhir ketemu dia," ucap Sumarni saat penggeledahan kediaman WS oleh tim Densus 88, Jumat (26/5/2017).

Meski sudah lebih dari lima tahun mengontrak, Sumarni mengaku tak terlalu dekat dengan keluarga WS.

‎"Saya kenal sama si masnya saja. Sehari-harinya dia itu Gojeg, jual aksesories juga, dan suka ngantar ayam potong. Dia berbaur, istrinya orang Jawa," kata dia.

Tiga terduga rekan pelaku bom Kampung Melayu di tiga tempat berbeda di Bandung pada Jumat (26/5/2017) dini hari. Tiga orang yang ditangkap tersebut berinisial A, WS, dan J.

A ditangkap di Jalan Mohammad Toha, Dayeuh Kolot, Kabupaten Bandung, W ditangkap di Jalan Rancasari, Kota Bandung, dan J ditangkap di kawasan Cisarua, Lembang Kabupaten Bandung Barat.

Ketiga orang yang telah diamankan di Markas Polda Jawa Barat itu saat ini masih dalam pendalaman terkait peran masing-masing.‎

Densus 88 Antiteror juga menangkap salah seorang diduga rekan bomber bunuh diri Kampung Melayu, Jakarta Timur. Pria berinisial H itu dibekuk di Kampung Paledang, RT 01, RW 13 kelurahan Suci Kaler, Kecamatan Karang Pawitan, Garut, Jawa Barat.

Share:

6 Zodiak Ini Paling Malas Bekerja, Benar kah?

6 Zodiak Ini Paling Malas Bekerja, Benar kah?


Banyak orang mengakui melihat zodiak sebagai patokan untuk melihat kepribadian seseorang. Termasuk etos kerja dari seseorang yang dipercaya dapat dilihat dari zodiaknya.

Jika bisa memilih antara bekerja dan bersantai, tentu sebagian banyak orang lebih memilih untuk bersantai. Meski demikian, ada pula orang yang cenderung menyukai untuk selalu sibuk daripada bersantai.

Namun, ada pula orang yang menyukai sebaliknya. Maka dapat dikatakan mereka paling malas bekerja. Dilansir Liputan6.com, dari berbagai sumber, berikut zodiak yang paling senang bersantai daripada bekerja. Benar kah demikian?

1. Cancer
Zodiak ini cenderung memiliki mood yang gampang berubah. Kadang-kadang mereka sangat rajin bekerja hingga lupa waktu. Namun, ada saatnya mereka benar-benar sangat malas. Biasanya ini tergantung apa tujuan yang mereka 

2. Leo
Zodiak ini dikenal dengan ambisi dan kekuatannya untuk mengambil kontrol segala sesuatu. Maka seharusnya mereka rajin bekerja. Hanya saja, jika sudah mencapai apa yang diinginkannya, zodiak ini cenderung untuk mengabaikan pekerjaannya.

3. Virgo
Perfeksionis. Itu mungkin yang paling tepat menggambarkan zodiak ini. Meskipun mengharapkan kesempurnaan, tetapi bekerja keras bukan hal yang mereka sukai. Mereka lebih suka menjaga sesuatu agar tetap sempurna.

4. Libra
Libra ada dalam pengaruh Venus yang membuat mereka cenderung santai dan ingin menikmati hidup daripada bekerja keras. Meski demikian mereka suka membuat target dan ingin mencapainya.

5. Scorpio
Berlawanan dengan zodiak air lainnya, seperti Cancer dan Pisces, Scorpio cenderung tidak menyukai bekerja keras. Mereka lebih banyak menghabiskan waktu untuk membalas dendam kepada musuh-musuhnya.

6. Sagittarius
Mereka sebenarnya mau bekerja keras, tetapi kecintaan mereka terhadap petualangan baru ikut terus berjalan. Kadang-kadang, mereka juga terlalu percaya diri dengan kemampuannya sehingga menyelepelekan pekerjaan. 

Share:

Identitas Jasad Terikat di Pantai Tegal Terungkap

Identitas Jasad Terikat di Pantai Tegal Terungkap


Identitas jasad terikat dalam karung yang ditemukan warga di Pantai Muara Pesisir Suradadi, Kabupaten Tegal pada Jumat, 19 Mei 2017, terungkap. Korban diketahui bernama Saepudin (29), warga Desa Siwuluh RT 1 RW 3, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes. 

"Ya memang benar identitas jasad di dalam karung sudah diketahui dan dilakukan verifikasi ke pihak keluarga korban," ucap Wakapolres Tegal Kompol Muhammad Purbaya, Rabu, 24 Mei 2017. 

Berdasarkan ciri-ciri fisik dan sekunder korban, pihak keluarga membenarkan jika jasad pria di dalam karung itu anggota keluarga mereka. "Hasil autopsi kita juga sudah sampaikan ke pihak keluarga korban dan mereka mengakuinya," kata dia. 

Wakapolres membeberkan, sebelum korban ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan, ia berpamitan untuk bertemu dengan seseorang temannya di Kabupaten Tegal. Saat itu, pihak keluarga tak menaruh curiga ketika korban berpamitan meninggalkan rumahnya. 

Sebelum meninggalkan rumah, ia sempat berfoto bersama kedua anaknya. Foto itu kini menjadi foto bersama terakhir dengan keluarganya.

"Korban pamitan dengan keluarganya mau menemui rekannya di Tegal, karena ada urusan penting yang harus segera diselesaikan," katanya.  

Menurut penuturan keluarga kepada polisi, ada nama seorang pria warga Tegal yang beberapa kali disebut-sebut oleh korban. Pria itu diduga adalah rekan yang hendak ditemui korban sebelum ditemukan tewas.

Diduga, ada masalah utang piutang antara korban dan pria tersebut yang mencapai puluhan juta rupiah. Meski begitu, pihak keluarga belum bisa memastikan nama tersebut terlibat dalam tewasnya Saepuddin. Namun, polisi mengaku sudah mengantongi identitas pembunuh jasad dalam karung itu.

"Kita sudah dapatkan pelakunya. Kami masih terus dalami apa yang menjadi motif pelaku membunuh korbannya," ujar Purbaya. 

Sebelumnya, penemuan sesosok jasad dalam karung menggegerkan ratusan warga di sekitar Pantai Muara Pesisir, Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Jumat, 19 Mei 2017. 

Jasad dalam karung itu ditemukan pertama kali oleh warga tergeletak di bibir Pantai Muara Sidaharja sekitar pukul 07.00 pagi. Tak ada identitas yang ditemukan di pakaian ataupun celana yang dipakai korban. 

Kondisi korban saat ditemukan mengenaskan. Sekujur tubuhnya sudah membengkak dengan sejumlah luka di bagian leher. Kedua tangannya terikat tali plastik dengan posisi di belakang badan. Sementara, kepalanya dibungkus kain dan plastik

Share:

Kamis, 25 Mei 2017

Jokowi: Tidak Ada Tempat Bagi Teorisme di Negara Kita

Jokowi: Tidak Ada Tempat Bagi Teorisme di Negara Kita


Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menjenguk korban bom bunuh diri Kampung Melayu di Rumah Sakit Polri dr Soekanto, Kramatjati, Jakarta Timur Kamis (25/5/2017) malam. 

Dalam pernyataannya usai menjenguk korban ledakan, Jokowi meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap tenang dan tidak takut ancaman teroris. 

"Seluruh masyarakat di seluruh pelosok tanah air, agar semuanya tetap tenang dan menjaga kesatuan. Tetap harus waspada," kata Jokowi, Kamis (25/5/2017).

Mantan Wali Kota Surakarta ini juga menegaskan agar masyarakat Indonesia bersatu dalam melawan terorisme. 

"Saya tegaskan, tidak ada tempat di negara kita, tanah air kita untuk terorisme," tegas Jokowi. 

Dua bom bunuh diri terjadi di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur pada Rabu 24 Mei 2017 sekitar pukul 21.00 WIB dan 21.05 WIB. Sejumlah orang terluka dan meninggal dunia akibat peristiwa ini.

Tiga anggota Polri yang tengah bertugas mengamankan kegiatan masyarakat di sekitar lokasi, gugur.Ketiga anggota Polri yang meninggal dunia, yakni Briptu Anumerta Ridho Setiawan, Briptu Anumerta Taufan Tsunami, dan Briptu Anumerta Imam Gilang Adinata.

Dugaan sementara, ledakan berasal dari bom panci. Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, barang bukti ditemukan mirip seperti bom yang meledak di Bandung beberapa bulan lalu.

"Serpihan hampir sama dengan Bandung, bom panci," ujar Setyo di lokasi kejadian Kamis dini hari.

Share:

Jokowi Desak DPR Segera Selesaikan UU Antiterorisme


Jokowi Desak DPR Segera Selesaikan UU Antiterorisme


Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mendatangi lokasi ledakan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu Jakarta Timur, Kamis (25/5/2017) malam.

Usai meninjau tempat ledakan, Jokowi meminta agar DPR segera menyelesaikan Undang-Undang Anti-terorisme. Langkah tersebut perku dilakukan agar aparat penegak hukum memiliki landasan yang kuat dalam bertindak.

"Kalau kita lihat, negara lain ini memiliki UU regulasi yang memudahkan aparat untuk menyelesaikan sebelum (ada kejadian teror), artinya ada pencegahan," ujar Jokowi.

Jokowi menyebut bila terorisme sudah menjadi masalah semua negara. Untuk itulah, menurut Jokowi, Undang-undang itu penting sebagai landasan hukum.

"Ini yang paling penting, agar lebih mampu melakukan upaya pencegahan sebelum terjadi," ucap Jokowi.

Jokowi juga menyampaikan bahwa terorisme ini merupakan masalah mendesak yang harus segera diselesaikan bersama-sama.

"Saya perintahkan Menkopolhukam (Menteri Politik Hukum dan Keamanan) untuk selesaikan UU anti terorisme agar aparat penegak hukum memiliki landasan yang kuat dalam menegakkan hukum," tegas dia.

Jokowi tiba di lokasi pada pukul 21.45 WIB dan meninggalkan lokasi pukul 22.05 WIB. Sebelum ke Terminal Kampung Melayu, Jokowi dan JK terlebih dahulu menjenguk korban ledakan bom yang dirawat di RS Polri.

Rencananya, Jokowi dan JK setelah ini akan mengunjungi RS Premier Jatinegara untuk menjenguk korban ledakan bom.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi turut didampingi oleh Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Polisi Budi Gunawan, Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin, Kapolda Irjen Muhammad Iriawan, Pangdam Jaya Mayjen Jaswandi. Serta ibu Iriana Jokowi dan Mufidah Kalla


Share:

F-PDIP Yakin Polri dan BIN Cepat Ungkap Dalang Bom Kampung Melayu

F-PDIP Yakin Polri dan BIN Cepat Ungkap Dalang Bom Kampung Melayu



Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Charles Honoris meyakini aparat Polri dan Badan Intelijen Negara mampu mengungkap jaringan aksi teror bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Rabu, 24 Mei 2017.

"Saya memiliki keyakinan aparat kepolisian dan aparat intelijen dapat bekerja secara efektif dalam membongkar dan memberantas jaringan teror ini," ujar Charles dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (25/5/2017). 

Dia menilai pemerintah harus bisa memberikan rasa aman dengan menempatkan aparat kepolisian di titik-titik keramaian dan instalasi-instalasi srategis.

Charles juga mengatakan kedepan pemerintah harus tegas menindak dan memerangi penebaran kebencian dan aksi-aksi intoleran, termasuk yang dilakukan melalui media sosial karena, intoleransi adalah benih dari radikalisme.

"Ini adalah momentum bagi rakyat untuk bersatu bersama-sama dengan pemerintah memerangi segala aksi teror dan radikalisme di tanah air," ujar Charles seperti dilansir dari Antara. 

Anggota Komisi I DPR itu mengingatkan bahwa aksi teror yang terjadi di berbagai belahan dunia dilatarbelakangi oleh radikalisme. Namun Charles meminta masyarakat tidak boleh terpancing dan tidak perlu takut karena jangan sampai para pelaku teror mendapatkan apa yang mereka inginkan.

"Terorisme adalah masalah dunia dimana Indonesia hari ini juga tidak luput menjadi korban dari aksi tersebut. Pelaku teror ingin menebarkan rasa ketakutan dan kecemasan publik," katanya.

Charles mengutuk keras aksi terorisme yang baru saja terjadi di Kampung Melayu, Jakarta Timur. Menurut dia, pelakunya sangat pengecut dan ingin merendahkan wibawa pemerintah sehingga timbul kekacauan di tengah masyarakat.

Share:

Firasat Potong Rambut dan Gugurnya Briptu Imam Gilang

Firasat Potong Rambut dan Gugurnya Briptu Imam Gilang


Briptu Anumerta Imam Gilang Adinata menjadi salah satu korban meninggal akibat bom Kampung Melayu, Jakarta pada Rabu, 24 Mei 2017. Beberapa hari sebelum meninggal, kerabat yang sejak kecil mengasuhnya ini memiliki firasat akan ditinggal orang terdekat.

Rohmat Sugiarto, paman dari Bripda Imam Gilang menjelaskan, sejak berusia 3 tahun, keponakannya itu tinggal di Kampung Srago Gede RT 007 /RW 005, Mojayan, Klaten Tengah. Gilang sengaja diasuh pihak keluarga di Klaten demi kesehatan Gilang.

"Sejak kecil diasuh saya, buleknya sama neneknya. Karena sirkulasi udara Jakarta yang tidak bagus, makanya Gilang diasuh kami. Kebetulan saya juga paramedis, " ujar dia di rumahnya, Kamis, 25 Mei 2017.

Dengan diasuh keluarga di Klaten, harapannya kesehatan dari Gilang terpantau. Sehingga Gilang bisa memenuhi keinginan orangtuanya untuk jadi anggota militer atau polisi.

"Sejak kecil orangtua menginginkan Gilang untuk jadi polisi atau militer, " tutur dia.

Rohmat mengaku ada sebuah firasat yang membuatnya khawatir. Empat hari sebelum kejadian, Gilang pulang ke Klaten. Tak seperti biasanya, wajah Gilang tampak lesu dan kusut.

"Gilang ini orangnya suka rapi. Makanya saya mbatin, kenapa ini Gilang," kata dia.

Firasat juga dirasakan istri Rohmat Sugiarto. Tiga hari sebelum kejadian, istrinya ini mimpi potong rambut. Kemudian dia bersama istrinya buka-buka semacam primbon Jawa.

"Ya kalau sesuai orang Jawa itu, potong rambut akan kehilangan saudaranya, " ujar istri Rohmat

Ledakan bom bunuh diri terjadi di Kampung Melayu Jakarta Timur pada Rabu 24 Mei 2017. Ledakan itu terjadi dua kali, ledakan pertama terjadi pada pukul 21.00 WIB dan ledakan kedua terjadi selang lima menit kemudian.

Tiga anggota Polri yang tengah bertugas mengamankan kegiatan masyarakat di sekitar lokasi, gugur. Ketiga anggota Polri yang meninggal dunia akibat ledakan bom Kampung Melayu yakni Briptu Anumerta Ridho Setiawan, Briptu Anumerta Taufan Tsunami, dan Briptu Anumerta Imam Gilang Adinata.

Share:

Jokowi dan JK Sambangi Lokasi Bom Kampung Melayu

Jokowi dan JK Sambangi Lokasi Bom Kampung Melayu


 Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyambangi lokasi ledakan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (25/5/2017) malam.

Pantauan liputan6.com, Jokowi dan JK tiba sekitar 21.48 WIB. Jokowi datang ke lokasi kejadian usai menengok korban ledakan yang dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Setibanya di terminal Kampung Melayu, Jokowi dan JK langsung menuju ke lokasi pengeboman dan berbincang sejenak. Keduanya juga bercakap-cakap dengan Kepala BIN Budi Gunawan yang lebih dulu tiba di lokasi.

Dalam kunjungannya itu, Jokowi dan JK didampingi Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Polisi Budi Gunawan dan Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin.

Sementara itu tampak aparat kepolisian dan Paspampres berjaga ketat di lokasi yang tengah di garis polisi.

Share:

Rabu, 24 Mei 2017

MUI Bengkulu Pastikan 10 Ton Daging Kerbau Impor Halal

MUI Bengkulu Pastikan 10 Ton Daging Kerbau Impor Halal


 Majelis Ulama Indonesia Provinsi Bengkulu memastikan daging kerbau impor yang dipasarkan oleh Perum Bulog Bengkulu halal untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Selain sudah mengantongi sertifikat halal dari MUI daging impor asal negara India ini juga sehat dan melalui proses yang sesuai dengan syariat Islam.

Ketua MUI Bengkulu Rohimin mengatakan pihaknya sudah menelusuri proses pemotongan, pengepakan, hingga pendistribusiannya sebelum mengeluarkan sertifikat halal. Masyarakat tidak usah ragu untuk mengkonsumsi daging kerbau impor ini.

"Proses pemotongannya dilakukan oleh umat Muslim di India, kita sudah telusuri itu," kata Rohimin di Bengkulu, Rabu, 24 Mei 2017. 

Kepala Bulog Divisi Regional Bengkulu Subali Agung Gunawan mengatakan, saat ini sebanyak 10 ton daging kerbau impor itu sudah tiba di Bengkulu dan mulai didistribusikan kepada masyarakat secara langsung. Tetapi masih terpusat di kantor Bulog Kota Bengkulu.

Masyarakat juga antusias membeli daging dengan harga Rp 80.000 per kilogram itu. Terbukti hanya beberapa jam setelah resmi dibuka penjualan untuk umum sudah terjual hingga 1 ton.

"Mengikuti arahan Presiden Jokowi, jadi harga jual kita tidak lebih dari 80 ribu per kilogram," jelas Subali.

Pendistribusian daging kerbau impor ini akan terus bergulir sebagai alternatif pilihan bagi masyarakat. Terutama menjelang puasa Ramadan dan hari raya Idul Fitri tahun 2017 harga tidak akan dinaikkan.

Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Coki Manurung, upaya mendatangkan daging kerbau impor ini sebagai bentuk menjaga ketahanan pangan di Indonesia.

Melalui Satgas Pangan, aparat kepolisian akan mengawasi mata rantai distribusi. Tidak hanya daging, pengawasan juga berlaku bagi komoditas yang sangat dibutuhkan masyarakat selama bulan puasa dan hari raya, seperti beras, gula, bawang dan minyak goreng.

Share:

Berpayudara Besar, Gadis Cantik Buat Pengakuan Mengejutkan

Berpayudara Besar, Gadis Cantik Buat Pengakuan Mengejutkan


Bagi perempuan, mempunyai payudara besar adalah impian. Ini terbukti dengan maraknya iklan yang menjanjikan bisa membesarkan payudara.

Namun ternyata, gadis cantik dari Malaysia ini mempunyai pengalaman mengejutkan sebagai gadis yang mempunyai payudara besar.

Melalui sebuah unggahan, gadis yang tak diketahui namanya ini menulis mempunyai payudara besar itu menimbulkan banyak kesulitan. Menurutnya, setidaknya ada lima hal merugikan yang ia terima sebagai perempuan yang berpayudara besar.

Pertama, karena besarnya payudara, gadis ini selalu kesulitan ketika akan melihat jari-jari kakinya. Kedua, ia tak bisa memakai baju yang berbahan rajutan. Karena hal ini hanya akan membuat payudara kita terlihat lebih besar lagi. Selain itu tidak instagenic, tubuh kelihatan lebih membengkak, apalagi kalau selfie.

Ketiga, ia mengaku harus selalu memakai bra sport, karena setiap kali bergerak, dada bergoyang-goyang yang membuat tidak nyaman. Keempat, kalau memakai baju berdada rendah, semua orang menyangka kita akan pergi club malam. 

Kelima, kadang mereka suka dituduh pamer payudara saat selfie karena akan kelihatan belahannya, meski kita telah berusaha menyembunyikannya.

Dilansir dari nextshark, gadis tak bernama itu lebih memilih mempunyai payudara kecil.  Karena itu ia terheran-heran jika ada gadis-gadis yang mencari produk pembesar payudara di toko online. Dia juga mempertanyakan kenapa para pria juga suka payudara yang besar.

Pengakuan gadis itu menjadi bahasan di media sosial. Warganet menyarankan untuk tetap mencintai tubuh kita sendiri apa adanya.  

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

Share:
Keluarga Besar Marga Sun. Diberdayakan oleh Blogger.

Breaking News

KAMI MENYEDIAKAN GAME LIVE CASINO TERBARU DI https://bit.ly/2pLGSsO SILAHKAN DAFTAR YA.. SALAM KEMENANGAN YA BOSKU

SABUNG AYAM