Situs Judi Online dan Artikel Sex Indonesia terpercaya 2019

Selasa, 26 Juli 2016

Lihat Nih Teganya Ahok Ngamuk Lalu Bentak Bentak Artis BCL, Chelsea Islan Juga Tara Basro

Lihat Nih Teganya Ahok Ngamuk Lalu Bentak Bentak Artis BCL, Chelsea Islan Juga Tara Basro


Gubernur DKI Jakarta Basuki Thajaja Purnama selama ini memang dikenal memiliki pribadi yang meledak-ledak. Ia tak sungkan "menyembur" siapa pun yang dianggapnya bekerja tidak becus.

Siapa sangka jika kemudian "semburan" itu juga dirasakan tiga artis cantik; Bunga Citra Lestari, Chelsea Islan, dan Tara Basro?

Tenang, amarah Ahok itu ternyata hanyalah akting belaka dan menjadi bagian dari kunjungan para pemain film '3 Srikandi' ke Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 19 Juli 2016 lalu.

Saat itu Ahok diminta berpose tengah menunjuk-nunjuk wajah ketiganya. Tak pelak, tiga artis cantik itu hanya menunduk dan mengangguk-angguk saja.

Namun akting ini ditutup dengan tawa setelah salah seorang yang hadir di ruangan itu berceletuk bahwa Ahok mirip dengan raja minyak. Simak gugupnya wajah BCL, Chelsea, dan Tara di video berikut.

Film '3 Srikandi' sendiri diangkat berdasarkan kisah nyata tiga atlet panahan asal Indonesia yang berhasil meraih medali pertama di ajang Olimpiade.

BCL berperan sebagai Nurfitriyana Saiman, Chelsea sebagai Lilies Handayani, dan Tara sebagai Kusuma Wardhani. Film ini akan tayang perdana pada 4 Agustus 2016.

Share:

Gak Tega, Ini Video Pengakuan Staf Penasihat Obama Yang Pernah Dilempar Ke Dinding

Gak Tega, Ini Video Pengakuan Staf Penasihat Obama Yang Pernah Dilempar Ke Dinding


Barangkali, kisah Imamatul Maisaroh, korban trafiking itu akan menjadi kisah kelam yang mengerikan.

Selama tiga tahun disiksa majikannya, dilempar ke dinding, dan tidak dibayar, akhirnya dia berhasil kabur dari rumah orang yang membelinya, dia berhasil melarikan diri dan selamat.

Meski, akhirnya kisah kelam dan mengerikan yang dialaminya itu berakhir dengan akhir yang menggembirakan, tapi kisah yang dialaminya memang sangat memilukan.

Sampai akhirnya dia berkenalan dengan Presiden USA, Barrack Obama dan direkrut sebagai bagian dari Partai Demokrat.

Kisahnya bisa menjadi seperti kasus-kasus menyedihkan yang dialami korban perdagangan manusia, tapi Ima mungkin hanya sebagian kecil saja yang kemudian merasakan kisah yang manis di kemudian hari, tapi hari-hari gelap harus dilalui, tanpa cukup makan dan minum, dijadikan budak, dan sama sekali tidak dibayar di negara USA, yang katanya merupakan negara paling demokratis di dunia, tapi perbudakan dan perdagangan manusia di USA menjadi kisah sehari-hari di samping terjadinya berbagai kasus kriminal.

Ima adalah korban perbudakan dan perdagangan manusia yang sangat kejam dan memperlakukan manusia tidak lebih baik dari seekor hewan bahkan jauh lebih buruk.

Akhirnya, dia direkrut sebagai staf ahli politisi tersukses di Amerika Serikat (AS), Barrack Obama, yang kemudian mempercayai dia untuk sejumlah program.

Bagaimana sebenarnya kisah sukses itu disampaikan oleh Surya, Selasa (26/7/2016), yang dikutip Warta Kota.

Namanya Ima Matul Maisaroh. Ia adalah perempuan asal Desa Gondanglegi, Malang, Jawa Timur.

Ima berpidato di depan puluhan ribu delegasi dalam Konvensi Nasional Partai Demokrat yang digelar di Philadelphia, Pennsylvania, AS, 26 Juli 2016.

Bagaimana ceritanya, Ima bisa masuk panggung politik Amerika Serikat?

Kisah Ima dimulai pada 1997, ketika berusia 17 tahun menerima tawaran bekerja sebagai pramuwisma untuk seorang pengusaha interior desainer asal Indonesia yang bermukim di Los Angeles.

"Sejak sampai di Bandara LAX, paspor saya sudah ditahan oleh majikan saya," tutur Ima seperti dikutip dari www.indonesianlantern.com, sebuah situs komunitas warga Indonesia di Amerika.

Selama tiga tahun, Ima harus bekerja lebih dari 12 jam.

Hampir setiap hari, ia disika dan dipukuli majikannya yang warga keturunan.

Ima harus menerima pukulan dan tamparan berkali-kali untuk sebuah kesalahan kecil.

"Sampai sekarang, bekas luka di kepala masih bisa dilihat," ujar Ima.

Pada 2000, perempuan ini nekat menyisipkan sebuah notes kecil berisi ‘permintaan tolong’ kepada seorang penjaga bayi tetangganya.

Tetangga inilah yang menolong Ima melarikan diri dari rumah majikannya dan mengantarkannya ke kantor CAST.

‘’Waktu itu saya tidak bawa paspor,’’ kata Ima melanjutkan dirinya beberapa bulan tinggal di rumah penampungan kaum gelandangan.

Ima akhirnya tinggal di rumah layak dan bekerja di CAST.

Agar paspornya dikembalikan sang majikan, Ima berpura-pura pulang ke Indonesia.

Ditemani seorang agen FBI, Ima bertemu majikannya di Bandara LAX.

‘’Saya juga dipasangi alat penyadap untuk merekam seluruh pembicaraan,’’ tutur Ima dengan bahasa Inggris yang rapi.

Singkat cerita, sang majikan memberinya tiket pesawat sekali jalan ke Tanah Air dan berjanji hendak mengirim uang gajinya, setelah Ima tiba di Malang, Jawa Timur.

Tapi, sang majikan tak pernah membayar gaji Ima karena ia tak pulang ke Malang.

"Saya hanya masuk ke ruang di dalam bandara dan keluar lagi," kata Ima yang akhirnya tidak mau menuntut majikannya yang berlaku kasar itu.

Menurut dia FBI tidak bisa menahan majikannya, karena Ima tidak menuntutnya.

"Prosesnya cukup berbelit dan membutuhkan saksi mata yang jelas. Dan aksi kekerasan itu terjadi di dalam rumah tanpa diketahui banyak orang. Lagipula bekas-bekas luka saya dianggap kurang menunjukkan luka serius, meski terdapat bekas luka di kepala," ia berkisah.

Ima tetap tegar.

Sebaliknya, karier dia sebagai aktivis makin menanjak dan berhasil diundang ke berbagai pertemuan tingkat tinggi di Washington DC.

Dengan status barunya sebagai aktivis Ima bertemu para pejabat tinggi seperti Menteri Luar Negeri John Kerry, bahkan Presiden Barrack Obama.

Sejak 2012 dia menjadi staf Coalition to Abolish Slavery & Trafficking (CAST). Ima menjabat sebagai koordinator para korban Perbudakan dan Perdagangan Manusia CAST.

Sejak Desember 2015 dia diangkat menjadi anggota Dewan Penasehat Gedung Putih bersama 10 anggota lainnya.

Silahkan Lihat Video Pengakuan Imamatul Maisaroh Yang Pernah Dilempar Ke Dinding Oleh Sang Majikannya Dibawah ini:

Share:

Ternyata Ini Penyebab 2 Mahasiswa Asal Rusia Jadi Gelandangan di Stasiun Sudirman

Ternyata Ini Penyebab 2 Mahasiswa Asal Rusia Jadi Gelandangan di Stasiun Sudirman


Dimitrii Abdugafarov dan Aleksandra Kolesnikova dari Moscow State University adalah dua orang mahasiwa asal Rusia yang kini jadi gelandangan di sekitaran Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat.

Tentu bukan keinginan Dimitrii dan Aleksndra hidup seperti itu, namun beberapa waktu lalu ketika mereka tengah melakukan penelitian di Papua semua barang-barang penting yang mereka bawa hilang.

“Musibah terjadi kepada mereka pada saat mereka melakukan observasi di Papua, mereka kehilangan Barang-barang penting mereka seperti passport, uang penelitian mereka, dan handphone,” tulis pemilik akun Facebook Bombom Hafikar yang mengunggah foto kedua mahasiswa asal Rusia tersebut.

Dalam postingannya Hafikar pun menjelaskan bahwa kedua mahasiswa asal Rusia tersebut memang tengah melakukan penelitian ke beberapa negara.


“Dimitrii Abdugafarov dan Aleksandra Kolesnikova dari Moscow State University yang sedang melakukan penelitian sebagai salah satu syarat kelulusan mereka dengan judul "Permasalahan dan mendasar pengembangan tempat rekreasi Asia dan Russia: Analisis komparatif". Mereka telah melakukan observasi di Kazakhstan, China, Vietnam, Thailand, Malaysia dan Indonesia.

Kepada Dimitrii dan Aleksandra, Hafikar sempat bertanya,"Kenapa tidak ke kedutaan saja? mereka bisa membantu," dan mereka bilang "sudah, kami sudah coba, polisi, kedutaan, konsulat namun tidak ada respon," tulis Hafizar.

Dimitrii dan Aleksandra bisa sampai di Jakarta, dengan menumpang transportasi umum. Kini Dimitrii dan Aleksandra hanya berharap mereka dapat bantuan agar bisa kembali ke negara mereka, Rusia.

Share:

Kuburan Fiktif Terbongkar, Ahok Ngamuk: Kurang Ajar, Orang Mati Aja Mau Dikadalin

Kuburan Fiktif Terbongkar, Ahok Ngamuk: Kurang Ajar, Orang Mati Aja Mau Dikadalin


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan kekesalannya terkait makam palsu di Jakarta. Dia kesal karena permainan oknum terjadi bahkan di tempat peristirahatan terakhir manusia.

"Banyak kuburan bohong di Jakarta, yang punya duit bisa di depan. Orang mati aja mau dikadalin, kurang ajar," ujar Basuki di Ecovention, Ancol, Selasa (26/7/2016).

Hal ini disinggung Basuki secara spontan ketika dia menjadi pembicara dalam acara gelar Pembantu Pembina Keluarga Berencana RW (PPKB RW). Basuki mengatakan Dinas Pertamanan dan Perumahan DKI saat ini sedang membereskan hal tersebut.

"Kami ingin supaya Bapak Ibu hatinya tenang," ujar Basuki.

Makam fiktif adalah gunungan yang sudah membentuk makam, dengan atau tanpa batu nisan, tetapi tidak ada jenazah di dalamnya. Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI beserta jajarannya sudah membongkar makam-makam fiktif di TPU Karet Bivak, Karet Pasar Baru, Kawi-kawi, dan Pondok Ranggon.

Makam fiktif di sejumlah TPU tersebut memiliki jenis yang berbeda. Di TPU Karet Bivak, Karet Pasar Baru, dan Pondok Ranggon, makam fiktif merupakan makam yang sudah dipesan oleh orang sebelum mereka meninggal

Share:

Senin, 25 Juli 2016

Wajah Ahok Langsung Berubah Seperti Ini Saat Dengarkan Rekaman Sadapan Telepon Sunny & Sanusi

Wajah Ahok Langsung Berubah Seperti Ini Saat Dengarkan Rekaman Sadapan Telepon Sunny & Sanusi


Muka Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, terlihat berubah di ruang persidangan. Dia terlihat bermimik serius sambil mendengarkan rekaman sadapan antara staf politiknya Sunny Tanuwidjaja dengan Anggota DPRD DKI M Sanusi.

Rekaman tersebut diputar di sidang terdakwa eks Presdir PT Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja dengan agenda mendengarkan keterangan saksi di PN Tipikor Jakarta, Jl Bungur Besar Raya, Senin (25/7/2016). Ahok memperhatikan dengan seksama percakapan antara Sunny dengan Sanusi.

Mimik Ahok juga terlihat berubah ketika membaca percakapan yang menyatakan raperda Reklamasi tidak bisa gol karena 'tidak ada isinya'. Jaksa juga menampilkan transkipan percakapan antara Sunny dengan Sanusi dan ditampilkan di layar besar.

Sedangkan Sunny mengaku tidak tahu maksud mengenai perbincangan tersebut. Sunny meminta jaksa agar menanyakan hal itu kepada Sanusi.

"Saya tidak tahu, sebaiknya langsung ditanya kepada Sanusi saja. Karena kalau anda lihat saya di sana menjawab dengan singkat-singkat," ucap Sunny.
Share:

Ini Reaksi Ahok Saat Jaksa Beberkan Barang Bukti Di Persidangan Suap Raperda Reklamasi

Ini Reaksi Ahok Saat Jaksa Beberkan Barang Bukti Di Persidangan Suap Raperda Reklamasi


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjadi saksi untuk terdakwa eks Presdir PT Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja. Saat jaksa membeberkan barang bukti, Ahok maju ke depan meja hakim dan memotret barang bukti tersebut.

Apa alasan Ahok memfoto barang bukti itu? Rupanya, Ahok memfoto barang bukti tersebut karena dirinya seringkali menandatangani dokumen. Dia tidak bisa ingat seara detail dokumen mana saja yang pernah ditandatanganinya. Ahok juga mengatakan, di kantornya banyak pihak yang bermain untuk menggelapkan dokumen.

"Apa saudara mengetahui surat ini?" tanya jaksa.

"Saya lupa pak, tapi kalau semua yang masuk ke saya pasti ada disposisi saya. Kalau tidak ada disposisi saya berarti sengaja tidak sampai ke saya," ujar Ahok dalam persidangan, di PN Tipikor Jakarta, Jl Bungur Besar, Jakarta, Senin (25/7/2016).

Ahok menduga, di kantornya banyak sekali penghianat dan tukang fitnah. Oleh karena itu dia memilih memotret surat-surat tersebut untuk ditunjukan ke stafnya di Balai Kota.

"Kalau boleh saya foto, karena jangan-jangan ada yang fitnah saya. Jangan-jangan di kantor saya banyak penghianatnya," jawab Ahok.

Jaksa pun memperbolehkan Ahok memotret beberapa dokumen yang menjadi barang bukti. Ahok mengaku akan mencocokan dengan arsip yang dipunyai.

Share:

Busyet, Ahok Berteriak Keras Di Persidangan Lantaran Diginiin Oleh Jaksa Penuntut Umum

Busyet, Ahok Berteriak Keras Di Persidangan Lantaran Diginiin Oleh Jaksa Penuntut Umum


Pernyataan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik dipersidangan sebelumnya dibantah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Taufik menjadi saksi sidang atas terdakwa Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja dan asistennya Trinanda Prihantoro di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Rabu (20/7/2016) lalu.

Saat itu Taufik sempat menyatakan Ahok yang terkejut berlebihan saat bertemu di ruang VIP sebelum paripurna.

"Saya ada kesempatan ketemu Gubernur sebelum paripurna di ruang VIP. Saya bilang, ini loh hasil simulasi anak buah Bapak. Saya sodorkan ke dia dan dia terkejut," ujar Taufik.

"Kata dia (Ahok), 'waduh gede banget ini Bang. Sama aja kita ngerampok swasta," tambah Taufik menirukan ucapan Ahok.

Taufik menjelaskan besaran yang akan didapat Pemprov DKI dari kontribusi tambahan pengembang reklamasi puluhan triliun.

Pernyataan Taufik tersebut dikonfirmasi oleh Jaksa Penuntut Umum kepada Ahok yang hari ini, Senin (25/7/2016) menjadi saksi sidang atas terdakwa Ariesman dan asistennya Trinanda.

Ahok membantah pernah mengatakan apa yang disampaikan Taufik.

"Enggak pernah dengar, kalimat siapa?" tanya Ahok.

"Kata Pak Taufik kalimat Anda kepadanya," ucap JPU.

Ahok terkejut mendengar hal tersebut.

Dia pun membantahnya dengan suara yang terdengar cukup kencang.

"Wooooh! Enggak kalau saya sampaikan seperti itu," kata Ahok.

Bantahan itu terkait terkejutnya Ahok saat Taufik mensimulasikan berapa besaran yang akan didapat dari rumusan kontribusi tambahan, yakni 15 persen dikali nilai jual obyek pajak dikali lahan yang dapat dijual.

Diketahui besarannya mencapai puluhan triliun.

Share:

Komentar Pedas Pihak Singapura Usai Negaranya Dituding Jegal Tax Amnesty

Komentar Pedas Pihak Singapura Usai Negaranya Dituding Jegal Tax Amnesty


Singapura membantah klaim yang diberitakan media di Indonesia yang menyatakan beberapa bank Singapura membujuk nasabah Indonesia mereka untuk tetap menyimpan dana mereka di Singapura ketimbang memulangkannya melalui program pengampunan pajak atau tax amnesty.

Dalam pernyataan bersama, Kementerian Keuangan (MOF) dan Otoritas Moneter Singapura (MAS) menyatakan klaim bahwa kebijakan yang diimplementasikan di Singapura untuk menjegal program pengampunan pajak Indonesia adalah tidak benar. Pernyataan itu diterbitkan Sabtu (23/7/2016).

"Singapura tidak memangkas tingkat pajak dan tidak mengubah kebijakan kami dalam merespon program pengampunan pajak Indonesia," demikian bunyi pernyataan tersebut seperti dikutip dari Channel News Asia, Senin (25/7/2016).

Dalam pernyataan tersebut ditegaskan pula bahwa Singapura mematuhi dan menyetujui standar internasional tentang pencucian uang dan saling tukar informasi. Dengan demikian, bila ada kasus penghindaran pajak lintas batas negara, maka otoritas yang berwenang bisa menghubungi pemerintah Singapura.

"Kami telah membantu dan akan terus membantu sejalan dengan standar internasional. Kami tidak tertarik melindungi uang pajak ilegal."

Pada kesempatan terpisah, pimpinan Private Banking Industry Group MAS Tan Su Shan menyatakan perbankan Singapura mendukung program pengampunan pajak Indonesia.

Tan mengatakan, program uni bisa menjadi sarana berguna bagi wajib pajak untuk membawa urusan pajak mereka sesuai aturan dengan otoritas pajak yang berwenang.
Dalam hal program pengampunan pajak Indonesia, Tan mengungkapkan warga Indonesia harus melakukan konsultasi pajak secara benar dan mempertimbangkan bagaimana program ini dapat diaplikasikan pada pajak mereka. Tentu saja sesuai dengan perincian yang telah diumumkan.

"Perbankan di Singapura akan memberikan dukungan yang diperlukan bagi klien mereka yang akan berpartisipasi dalam program tersebut," ujar Tan.

Kami kecil, tapi dihormati dan sukses

We are good friends with Indonesia in the last 50 years. We have cooperated on many matters.

Both countries benefit from this good relations.

But every now and then, someone in Indonesia will tell us that we should know our place, a little red dot.

The Indonesian Finance Minister is quoted in the article attached as saying he is not afraid of Singapore because it is a small country.

I don’t understand why there is this constant attempt to put us down; and taunting us
that we are small.

Yes, we are a little red dot. We may be small. But we are respected and successful. And our people lead meaningful lives. And we don’t live in fear of anyone else. " Tulis Akun K Shanmugam

Dalam unggahan pada akun Facebook, Sabtu, Menteri Hukum dan Dalam Negeri Singapura K Shanmugam menyatakan dirinya tak memahami mengapa ada upaya untuk menjatuhkan Singapura.

Selain itu, ada pula cemoohan bahwa Singapura kecil. Pernyataan Shanmugam ini muncul setelah Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyatakan kepada media bahwa ia tak takut dengan Singapura yang merupakan negara kecil.

Shanmugam menulis, Indonesia dan Singapura sudah 50 tahun bersahabat. Kedua negara telah bekerja sama dalam banyak hal dan memperoleh manfaat dari persahabatan yang terjalin tersebut.

"Namun kemudian, seseorang di Indonesia mengatakan bahwa kami harus tahu tempat kami, setitik merah kecil. Ya, kami adalah titik merah kecil. Kami mungkin kecil, tapi kami dihormati dan sukses. Warga kami memimpin kehidupan yang berarti dan kami tidak hidup dalam ketakutan," tulis Shanmugam


Share:

Minggu, 24 Juli 2016

Ini Surat Terbuka Untuk Ahok Dari Seknas Jokowi, Sampai Ngatain Keledai Segala

Ini Surat Terbuka Untuk Ahok Dari Seknas Jokowi, Sampai Ngatain Keledai Segala


Sekjen Seknas Jokowi Osmar Tanjung secara khusus mengirimkan surat terbuka untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.Surat yang ditujukan, tak lain menyikapi 'pertikaian' antara Ahok dengan Menko Maritim Rizal Ramli.

Berikut isi lengkap Surat Sekjen Seknas Jokowi untuk Ahok;

Sebulan terakhir ini, 'Reklamasi Pulau G Teluk Jakarta' menjadi bahan pertikaian antara dirimu, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selaku Gubernur DKI dengan Rizal Ramli (RR) selaku Menko Maritim. Keputusan tiga menteri menghentikan sementara (moratorium) reklamasi pulau G membuat Ahok berang.

Saya dapat memahami kenapa Ahok menjadi berang begitu, tetapi mempermasalahkan keputusan tiga menteri yang dikomandoi RR juga membuat saya bekernyit dahi.

Bagi saya RR hanya menjalankan tugasnya sebagai pembantu presiden.Lebih tidak elok lagi, Ahok mulai mematut matut diri dengan RR. Bagi saya Ahok tidak bisa dibandingkan dengan RR, begitu sebaliknya, karena jalan hidup, pengalaman hidup kalian cukup berbeda.

Beda Hok! Ahok tidak pernah jadi aktivis pergerakan sejak mahasiswa (kalaupun ada tapi tidak tercatat), Ahok belum pernah menjadi menteri, apalagi mengurusi lembaga riset.

RR sudah mengalami itu semua, sementara Ahok belum. Tapi sebaliknya, RR belum pernah jadi anggota DPR, Bupati maupun Gubernur bahkan anggota partai yang berbeda-beda.

Nah, yang membuat saya sedih bercampur gembira, ungkapan Ahok sebagai Gubernur DKI mulai mensetarakan diri dengan jabatan menteri yang dibenarkan undang-undang.

Namun ungkapan ini dapat saya artikan sebagai harapan (cita-cita) Ahok ke depan, menjadi menteri. Banyak hal lain yang rasanya tidak pantas Ahok lakukan melalui media.Head to head dengan RR.

Lain halnya jika Ahok sedang berusaha menaikkan ratingnya di publik melalui media sosial maupun media lainnya. Itu pun, yang saya fahami seminggu belakangan ini rating Ahok menurun.

Pada dasarnya saya mengagumi kinerja Ahok, terutama dalam bertindak memperbaiki birokrasi dan membuka yang selama ini tertutup dan meluruskan yang bengkok dalam kinerja pemerintahan DKI.

Baik melalui system computer maupun melalui you tube dan media lainnya. Untuk keberanian ini saya acungkan jempol setinggi-tingginya, salut dan rasa hormat saya padamu Hok.
Sungguh.Berlaku santun dalam hidup juga penting Hok. Tauladan seperti ini banyak. Yang teranyar Pak Jokowi sendiri.

Santun, tegas, jujur, berani dan mengutamakan kepentingan rakyat adalah tauladan yang telah diberikan Pak Jokowi sejak dari Solo, DKI dan terakhir sebagai Presiden.

Ahok kan berteman baik dengan pak Jokowi. Sebagai kawan baik, sepantasnya Ahok tidak menjadi beban Bapak Presiden. Perjalanan bangsa ini menuju adil dan makmur masih jauh Hok.

Oleh sebab itu, dalam kesempatan ini saya tidak mau berpanjang kalam, membuka semua kontradiksi Ahok disurat ini. Saya justru mau memberi masukan, tepatnya nasehat padamu Hok dalam bentuk ungkapan ataupun kata bijak.

Karena saya percaya hanya keledai lah yang tidak pernah belajar dari kesalahan dan kegagalannya.Di atas langit ada langit. Diam itu adalah emas.  Berjalanlah sampai ke batas.

If you want go fast, go alone. If you want go far, go together.Sekian dulu Hok, semoga Tuhan melindungimu dan mengabulkan doamu.

Share:

Ini Jawaban Mengejutkan Ahok Saat Dimintai Sumbangan Oleh Ketua MUI Jakarta Timur

Ini Jawaban Mengejutkan Ahok Saat Dimintai Sumbangan Oleh Ketua MUI Jakarta Timur


Saat menghadiri halalbihalal dengan tokoh lintas agama di Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (23/7/2016), Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sempat diminta untuk menyumbang masjid.

Ahok diminta oleh Ketua MUI Jakarta Timur, Ahmad Sodri, yang memiliki pesantren. Sambil bercanda, Ahok mengatakan tidak mau memberi sumbangan untuk Sodri. Namun dia mau jika sumbangan tersebut digunakan untuk masjid.

"Enggak bisa, enak aja mobil lu lebih mewah dari gua. Di rumah gue aja enggak ada BMW," kata Ahok di kediaman Sodri di Jalan Penggilingan.

"Tapi kalau urusan masjid, ini urusan pahala bos, beda bos ha-ha-ha," tambah Ahok.

Ia mengatakan, dirinya tidak mau besar sumbangannya diumumkan. Apalagi menjelang Pilkada DKI, segala gerak-geriknya akan menjadi sorotan. Dia tidak mau sumbangannya untuk masjid malah dituding sebagai bentuk kampanye.

Ahok menceritakan, selama ini dia tidak sembarangan ketika menyumbang untuk masjid. Biasanya, Ahok akan bertanya berapa banyak jemaah yang ada di masjid itu dan berapa besar jumlah sumbangan jemaah itu.

Untuk membuktikan hal itu, dia akan menyuruh stafnya untuk meninjau langsung ke masjid itu.

"Saya suruh orang diam-diam ke sini, kalau jemaahnya naik mobil, sumbangnya cuma Rp 5.000, wah itu dikhotbahin aja," ujar Ahok.

"Tapi kalau jemaahnya ibu-ibu, nenek-nenek, amalnya Rp 1.000, padahal satu hari dia hanya dapat Rp 5.000 misalnya. Kalau enggak mampu, saya ikut urunan," kata Ahok.

Share:

Lantaran Ahok Ceramah Seperti Ini, Para Ulama MUI Pada Ngakak Tertawa

Lantaran Ahok Ceramah Seperti Ini, Para Ulama MUI Pada Ngakak Tertawa


Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bercerita soal keengganannya menghadiri undangan acara di masjid-masjid Jakarta. Hal apa yang membuatnya ogah hadir di acara di masjid-masjid?

"Saya bukan mau menghindari datang ke bapak ibu. Kadang-kadang wali kota ngajak gitu ya, ke masjid ini-masjid ini," kata Ahok di Yayasann Al Wathoniyah Asshodriyah 9, Jl Penggilingan No 36, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (23/7/2016).

Soalnya, kehadirannya di masjid rawan mendapat cap 'kampanye' jelang Pilgub DKI 2017. Meski belum memasuki kampanye, namun atmosfer jelang Pilgub DKI memang sudah mulai memanas mulai sekarang.

"Saya suka bilang, 'Janganlah.' Kenapa? Masa kampanye aku males," kata Ahok.

Ahok berbicara di depan seratusan hadirin dalam acara halal bihalal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Administrasi Jakarta Timur dan silaturahim pemuka agama dan umara. Ada Ketua MUI Jakarta Timur Ahmad Sodri yang hadir, selaku tuan rumah tempat ini juga.

Meski sering malas memenuhi undangan ke masjid-masjid, Ahok mengaku tetap menyumbang pembangunan masjid. Sumbangan yang dia berikan ke pembangunan masjid haruslah untuk masjid yang memang memerlukan suntikan dana.

"Saya suruh orang saya intip, jamaahnya naik mobil apa? Mobil mewah, nyumbangnya Rp 5 ribu salat Jumat. Ini mah tidak dikasih duit, tapi perlu dikasih tausiyah, kirim kiai, khotbahin," kata Ahok disambut tawa.

Share:

Lampung Siap Siap Masuk Sosmed Tiap Hari, Polisi Bergaya Koboi Ini Diangkat Jadi Wakapolda

Lampung Siap Siap Masuk Sosmed Tiap Hari, Polisi Bergaya Koboi Ini Diangkat Jadi Wakapolda


Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti langsung menanggapi surat telegram Kapolri yang menugaskan dirinya menjadi Wakapolda Lampung menggantikan Kombes Pol Bonifasius Tampoi. Dia pun langung mengupdate status di akun resmi Instagram-nya, @krishnamurti_91.

“Pangkat jabatan hanyalah amanah. Negara menugaskan di manapun harus dipertanggung jawabkan dengan baik,” tulis Krishna dalam akun instagram.

“Beda tempat beda bumi beda cara pendekatan,” imbuhnya.

Tak hanya itu, meski menjadi orang nomor dua di tubuh kepolisian Lampung, Krishna mengaku akan tetap setia menggunakan akun-akun media sosialnya. 

“Saya tetap KM yang suka update di medsos. Saya tetap jadi KM (Krishna Murti) yang apa adanya,” kata Krishna Murti.

Seperti diberitakan sebelumnya, berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor 1738/VII/2016 tertanggal 22 Juli 2016, reserse yang memiliki banyak followers di media sosial itu tak lama lagi akan mengemban jabatan baru sebagai Wakapolda Lampung.

Di sana, Krishna akan menggantian Kombes Pol Bonifasius Tampoi yang dimutasi ke Sespim Polri.

“Iya benar, Kombes Pol Krishna Murti akan menjadi Wakapolda Lampung,” kata Karopenmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Pol Agus Rianto, Jumat (22/7/16) malam

Share:
Keluarga Besar Marga Sun. Diberdayakan oleh Blogger.

Breaking News

KAMI MENYEDIAKAN GAME LIVE CASINO TERBARU DI https://bit.ly/2pLGSsO SILAHKAN DAFTAR YA.. SALAM KEMENANGAN YA BOSKU

SABUNG AYAM