Situs Judi Online dan Artikel Sex Indonesia terpercaya 2019

Senin, 10 Juli 2017

Menteri Susi: Lulus SMP Jadi Menteri, Anugerah bagi Saya


Menteri Susi: Lulus SMP Jadi Menteri, Anugerah bagi Saya


Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti menggelar halalbihalal dengan seluruh jajaran pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Senin ini. Dalam acara tersebut, Menteri Susi meminta maaf jika ada tindakan dia yang disengaja maupun tak disengaja telah melukai perasaan orang lain. 

Susi mengatakan, selama memimpin, apalagi dengan karakter yang dimilikinya, bisa dipastikan banyak pegawai yang kurang berkenan. "Saya dengan ketidaksabaran dan temperamental tentu saja ada yang merasakan kejengkelan atau kekesalan. Saya yakin Angkatan Laut atau Kepolisian merasakan hal yang sama, tapi ya beginilah saya," kata Susi, Senin (10/7/2017).

Namun, Susi melihat bahwa kekerasan yang dimilikinya dan dijalankan terbukti mampu meningkatkan peran nyata KKP dalam mengembalikan kejayaan laut Indonesia.

Susi berpendapat selama ini kekayaan laut Indonesia hanya ada di tangan para pengusaha asing dengan kapal-kapal besarnya, sehingga kesejahteraan nelayan kurang dan industri perikanan yang kurang berkembang.

Ditegaskan Menteri Susi, dengan satu kebijakan, yaitu melarang kapal-kapal asing masuk ke perairan Indonesia untuk menangkap ikan, maka semua itu mulai terwujud.

Oleh sebab itu, sudah sewajarnya dia berlaku tegas dan mengedepankan komitmennya dalam mempertahankan apa yang sudah diputuskan.

"Saya dari lahir sudah begini, ingin semua pekerjaan beres. Kalau saya diminta untuk berubah sudah tidak bisa saya. Tapi dalam memaksa semua untuk lebih baik saya rasa hasilnya sudah lumayan," ucap dia.

Meski diakuinya banyak tekanan yang dihadapi Susi dalam memutuskan dan menjalankan kebijakannya, dia tetap bersyukur dan lebih memilih menanggapi berbagai persoalan itu dengan santai.

"Saya pikir seorang anak yang hanya tamat SMP jadi menteri itu sudah anugerah hidup yang luar biasa bagi saya. Mau apa lagi?" pungkas Menteri Susi. 


Share:

Minggu, 09 Juli 2017

Indonesia dan Turki Sepakat Buat Pesawat

Indonesia dan Turki Sepakat Buat Pesawat


Kunjungan Presiden RI Joko Widodo ke Turki menghasilkan berbagai kesepakatan antar kedua negara. Salah satunya adalah kesepakatan bisnis antara perusahaan Indonesia dengan Turki.

Seperti perjanjian antara PT Dirgantara Indonesia dengan Turkish Aerospace Industry mengenai pengembangan pesawat jenis turboprop baling-baling. Pesawat yang akan dikembangkan oleh kedua negara adalah pesawat N245.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Fajar Harry Sampurno mengaku, bukan tanpa alasan PT DI memilih Turki sebagai negara mitra dalam pengembangan N245.

"Turki itu pengguna terbesar CN235. PT DI juga sudah memberikan banyak teknologi modifikasi mission control dan perawatan CN235 ke Turki," kata Harry kepada Liputan6.com, seperti ditulis Minggu (9/7/2017).

Perlu diketahui, N245 merupakan pengembangan dari jenis CN235. Hanya saja N245 akan difungsikan untuk penerbangan komersial. Berbeda dengan CN235 yang banyak digunakan untuk pertahanan sebuah negara.

"Teknik worksharing development and production N245 masih akan dibicarakan, tapi yang kami mau kerja sama dengan Turki selain produksi juga pasar dan financial sharing untuk pengembangan," tambah Harry.

Kerja sama investasi antara perusahaan-perusahaan Indonesia dan Turki tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai realisasi investasi Turki yang masih minim di Indonesia.

Dari data yang dimiliki oleh BKPM periode kuartal I 2017, realisasi investasi dari Turki hanya US$ 0,1 juta terdiri dari 9 proyek investasi. Nilai tersebut menunjukkan tidak ada investasi baru yang dilakukan dari Turki selama kurun waktu tersebut. (Yas)

Share:

Miliarder Warren Buffett Beli Perusahaan Transmisi Listrik

Miliarder Warren Buffett Beli Perusahaan Transmisi Listrik


 Perusahaan investasi milik miliarder Warren Buffett sepakat akuisisi perusahaan transmisi listrik Oncor Electric Delivery Co. Nilai akuisisi mencapai US$ 9 miliar atau sekitar Rp 120,64 triliun (asumsi kurs Rp 13.405 per dolar Amerika Serikat).

"Oncor sangat sesuai untuk Berkshire Hathaway. Kami senang melakukan investasi jangka panjang lainnya di Texas. Ketika kami investasi di Texas, kami berinvestasi besar," ujar Buffett, seperti dikutip dari laman CNBC, Sabtu (8/7/2017).

Bila semua proses pembelian tersebut mendapatkan persetujuan regulator dan negara bagian serta pengadilan, unit energi Berkshire Hathaway menjadi pengendali salah satu perusahaan transmisi listrik terbesar di Amerika Serikat (AS).

"Buffeet melihat sebuah taruhan di sektor infrastruktur dengan investasi jangka panjang yang baik. Dengan kesempatan yang tersedia bagi perusahaan seukuran Berkshire, investasi seperti Oncor akan menghasilkan 8-10 persen setiap tahun dapat diterima," ujar Presiden Direktur Check Capital Management Inc, Steven Check.

Dengan akuisisi tersebut juga menyoroti peran CEO Berskhire Hathaway Energy Greg Abel (55). Investor menganggap sosok-nya sebagai kandidat teratas menggantikan Buffett (86) untuk pimpinan perusahaan induk di Omaha, Nebraska itu.

Adapun Oncor memberikan tenaga lebih dari 3,4 juta rumah dan bisnis melalui jalur transmisi dan distribusi sepanjang 122.000 mil (196.000 KM). Sekitar 80 persen kepemilikannya dipegang oleh Energy Future Holdings Corp yang dibeli oleh Berkshire. Pada 2016, Oncor membukukan keuntungan sekitar US$ 431 juta.

Dalam pernyataan, Abel menuturkan, kalau perusahaan bertujuan untuk menyediakan layanan kepada pelanggan yang luar biasa dan komitmen untuk investasi di infrastruktur yang penting. Abel juga berkomitmen investasi di energi terbarukan termasuk angin.

Unit usaha energi Berkshire Hathaway telah menghasilkan kontribusi hampir 10 persen untuk kinerja keuangan Berkshire Hathaway. Kontribusinya mencapai US$ 2,29 miliar dari total keuntungan US$ 24,07 miliar pada 2016.

"Buffett selalu memiliki kepercayaan diri kepada Greg Abel. Tidak keberatan menempatkan jumlah bisnis yang hampir tak terbatas di tangannya," kata Check.

Share:

BRI Berencana Akuisisi Perusahaan Ventura dan Sekuritas

BRI Berencana Akuisisi Perusahaan Ventura dan Sekuritas


PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus fokus mengembangkan bisnis anak perusahaan. Beberapa strategi pengembangan yang akan dilakukan diantaranya melakukan akuisisi perusahaan ventura dan sekuritas. Selain itu, BRI juga menargetkan BRI Syariah dan BRI Agro naik peringkat menjadi Bank BUKU III. 

Direktur Utama Bank BRI, Suprajarto menegaskan, BRI tertarik untuk mengakuisisi perusahaan ventura. “Kami berharap masa due diligence dapat segera rampung, dan proses akuisisi bisa dituntaskan tahun ini juga. Mengingat, hingga saat ini, BRI belum memiliki anak usaha yang bergerak di bidang perusahaan ventura dan sekuritas,” ujar Suprajarto dalam keterangan tertulis, Minggu (9/7/2017).

Dalam waktu dekat, BRI juga sudah menyiapkan beberapa rencana aksi korporasi. Diantaranya, melakukan penerbitan obligasi penawaran umum berkelanjutan (PUB) II tahap III Tahun 2017, dengan potensi penghimpunan dana hingga Rp 5 triliun dan membuka Unit Kerja Luar Negeri di sejumlah Negara ASEAN, seperti Thailand dan Vietnam, termasuk mengubah unit kerja BRI di Hong Kong bisa naik kelas menjadi full branch.

Untuk rencana tersebut, Suprajarto menjelaskan, BRI masih melakukan kajian mendalam karena membuka bisnis di luar negeri membutuhkan investasi yang tidak sedikit.

Terkait rencana jangka panjang hingga, BRI menargetkan bisa meraih posisi sebagai The Most Valuable Bank in South East Asia pada tahun 2022. Visi ini dapat dicapai, dengan memperkuat core business BRI, salah satunya melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Sebagai bank yang fokus pada pemberdayaan UMKM di Indonesia, BRI menargetkan, sebanyak 80 persen portofolio penyaluran kredit BRI di tahun 2022 akan disalurkan kepada UMKM, dimana 40 persen dari total penyaluaran kredit BRI ini, akan disalurkan ke segmen mikro.

BRI juga akan tetap berkomitmen menyalurkan KUR, terutama kepada sektor produktif. "Jika ditotal dari sejak pertama kali KUR skema baru diluncurkan pada Agustus 2015, BRI telah menyalurkan KUR senilai Rp 120 triliun kepada lebih dari 6,7 juta debitur baru," kata dia.

Apabila dihitung sejak awal tahun 2017 hingga akhir Juni 2017, BRI berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp 34,5 triliun kepada lebih dari 1,8 juta debitur, dimana komposisi penyaluran KUR Mikro kepada sektor produktif hingga akhir Juni 2017, telah mencapai 40,1 persen.

Sejauh ini, kinerja BRI positif di atas rata rata industri perbankan. Sebagai gambaran, hingga akhir April 2017, secara industri penyaluran kredit tumbuh 9,5 persen (yoy). NPL BRI berada di angka 2,1 persen. Untuk penghimpunan DPK, BRI mampu tumbuh 11,5 persen (yoy) atau lebih tinggi dibandingkan dengan industri sebesar 9,8 persen. 

Share:

Kurangi Biaya Ini Agar Tabungan Pensiun Makin Gemuk

Kurangi Biaya Ini Agar Tabungan Pensiun Makin Gemuk


Khawatir terhadap biaya hidup saat pensiun? Bila demikian, Anda tak sendirian. Hal ini mengingat sejumlah pekerja terutama di Amerika Serikat (AS) khawatir terhadap biaya hidup saat pensiun.

Berdasarkan studi yang dirilis Transamerica Center pada tahun lalu menemukan kalau hanya sedikit sekali pekerja di AS yang sangat percaya diri mengenai biaya hidupnya saat pensiun.

Jika Anda menemui keraguan bagaimana membiayai hidup saat pensiun, ada sejumlah langkah yang bisa diambil sebelum pensiun. Langkah ini agar menyiapkan biaya pensiun lebih baik.

Dengan mengurangi biaya sebelum pensiun, Anda dapat mendorong dana tabungan lebih besar sebelum meninggalkan dunia kerja. Berikut hal yang dapat dikurangi biayanya sebelum pensiun seperti dikutip dari laman Wisebread, Minggu (9/7/2017):

1. Rumah

Biaya rumah termasuk salah satu biaya terbesar yang dihadapi seseorang. Membawa kredit perumahan hingga pensiun dapat membuat masalah keuangan setiap bulan. Namun, jika Anda tidak lagi membiayai kredit perumahan, biaya perawatan rumah juga tinggi.

Jika Anda masih memiliki kredit perumahan, sebaiknya lunasi segera sebelum pensiun. Jika Anda tidak dapat melakukannya, coba pertimbangkan untuk menjual rumah. Kemudian hasil penjualan rumah digunakan untuk membeli rumah yang luasnya tak terlalu besar. Ini dibeli dengan tunai.

Jika Anda sudah melunasi kredit perumahan itu membuat Anda lebih fleksibel untuk menyimpan uang. Selain itu, kendalikan biaya pengeluaran untuk merawat rumah. Sebaiknya tinggal di wilayah yang pajak properti-nya tidak terlalu tinggi.

2. Asuransi

Anda juga dapat kembali meninjau seberapa banyak pengeluaran Anda setiap tahun untuk asuransi. Jika Anda tidak lagi memiliki tanggungan yang membutuhkan bantuan keuangan setelah meninggal,  Anda bisa meninggalkan cakupan asuransi jiwa yang mungkin masih dimiliki. Ini bisa menghemat sejumlah uang.

 Utang Kartu Kredit

3. Utang kartu kredit

Salah satu beban terbesar pada masa pensiun bisa berupa utang kartu kredit. Utang ini disertai dengan suku bunga tinggi dan dapat tumbuh dengan cepat. Apalagi jika Anda terjebak dalam membayar pembayaran minimum setiap bulan.

Jika Anda memiliki banyak utang kartu kredit, sebaiknya lunasi saat mendekati masa pensiun. Anda bisa melunasi utang ini dengan sejumlah metode, salah satunya snowball. Misalkan Anda mencatat utang kartu kredit dari yang terkecil hingga terbesar.

Kemudian ambil dana tambahan yang dimiliki untuk fokus melunasi tagihan terkecil terlebih dahulu kemudian lunasi tagihan berikutnya hingga lunas.

Ada juga metode avalanche. Anda mengatur tagihan kartu kredit dengan suku bunga dari yang tertinggi ke terendah. Kemudian gunakan uang tambahan untuk melunasi utang dengan suku bunga tertinggi secepat mungkin. Begitu Anda melunasi kartu kredit itu, kemudian pindah ke kartu kredit dengan tarif tertinggi berikutnya.

Selain itu Anda juga bisa menghemat pengeluaran sehari-hari untuk melunasi utang kartu kredit dari yang terkecil. Cara ini sedikit membantu untuk melunasi utang kartu kredit.

4. Mobil

Biaya untuk mobil mahal. Anda harus membayar biaya pemeliharaan, bensin, dan juga asuransi. Bila Anda memiliki dua mobil sebaiknya dikurangi menjadi satu mobil. Kemudian turunkan model mobil mahal menjadi lebih murah. Hal ini dapat mengurangi biaya hidup.

Selain itu, sebaiknya melunasi mobil sebelum Anda pensiun. Anda tidak perlu khawatir dengan pembayaran mobil bulanan. Jika Anda masih melakukan pembayaran coba turunkan kendaraan bagus ke kendaraan lebih murah sehingga bisa tekan biaya hidup saatAnda masih bekerja.

Hiburan

5. Makan di luar

Berdasarkan biro statistik tenaga kerja AS menyampaikan kalau rata-rata keluarga di AS menghabiskan biaya US$ 3.008 untuk makan di restoran. Ini seharusnya menjadi perhatian bila Anda menghabiskan banyak uang untuk makan di luar rumah.

Ini bukan Anda tidak pernah makan di luar tetapi menguranginya. Ini agar Anda dapat mengurangi biaya pengeluaran hidup sehari-hari. Jadi biaya tersebut dapat digunakan untuk menambah tabungan dana pensiun. Diharapkan cara itu dapat membangun kedisiplinan ketika tidak lagi bekerja.

6. Hiburan

Mungkin Anda sering pergi ke bioskop. Pergi jalan-jalan dalam setahun. Atau sejumlah hiburan lainnya yang dapat menyenangkan Anda. Biaya hiburan itu akan bertambah. Biaya hiburan menjadi salah satu biaya yang seharusnya dikurangi sebelum masa pensiun.

Ketimbang pergi ke bioskop, coba untuk menonton live streaming. Atau Anda menyewa film. Kemudian kurangi biaya perjalanan yang mahal. Ini agar dapat mengurangi biaya pengeluaran. Anda pun dapat memiliki banyak biaya tabungan sehingga dapat dibelanjakan lebih besar saat pensiun.

Share:

BRI Bakal Gandeng Fintech untuk Kembangkan Bisnis

BRI Bakal Gandeng Fintech untuk Kembangkan Bisnis


 Manajemen PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) akan menggandeng perusahaan financial technology (fintech) untuk pengembangan bisnis. Perseroan akan menggandeng fintech lantaran memiliki teknologi serta database yang lebih lengkap.

Demikian disampaikan Direktur Utama Bank BRI Suprajarto saat acara halalbihalal di Hotel Kempinski Grand Ballroom Jakarta, seperti ditulis Sabtu (8/7/2017).

"Fintech kami akan kembangkan lebih jauh. Kami akan segera kolaborasi, kerja sama menggandeng mereka sama-sama berkembang. Karena kalau bicara fintech tidak bisa hindari mereka. Mau tidak mau, suka tidak suka, kami harus kerja sama dengan mereka. Karena mereka betul-betul sesuatu dari sisi teknologi, database, sudah sangat luar biasa," jelas dia.

Kolaborasi yang dimaksud antara lain ialah dari sisi permodalan. Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan BRI bisa meraih pasar yang lebih besar.

"Kolaborasi dari yang nanti akan Insya Allah dalam waktu dekat akan kami manfaatkan seluas-luasnya karena banyak hal bisa dilakukan. Tidak hanya suku bunga kredit, simpanan selama ini selalu diadu-adu. Tidak hanya itu kalau sistem informasi masuk kami semua tahu potensi apa, dan seperti yang bisa tumbuh kembangkan pasar Indonesia," ujar dia.

Dengan begitu, tambah dia, perseroan bisa mendapat manfaat salah satunya mudah mendapat nasabah baru. "Kalau bicara potensi luar biasa kalau bicara mikro sebetulnya dalam 5-6 tahun ke depan kami tak kesulitan cari nasabah," tambah dia.

Namun begitu, pihaknya belum bisa memastikan berapa perusahaan yang akan digandeng. Saat ini, perusahaan tengah memilah-milah perusahaan mana saja yang layak untuk diajak kerja sama.



Share:

Sabtu, 08 Juli 2017

Penyesalan Istri Jenderal Penampar Petugas Bandara

Penyesalan Istri Jenderal Penampar Petugas Bandara


 "Saya sangat menyesal...,". Kata-kata itu terucap oleh Joice Warouw (46), istri jenderal polisi yang menampar petugas aviation security (avsec) Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara.

Penyesalan itu dia ucapkan setelah diperiksa di Mapolda Metro Jaya.

"Saya memenuhi panggilan pihak kepolisian, Polres Manado di tempat ini. Saya sangat menyesali atas kejadian ini," ujar Joice di Mapolda Metro Jaya, Jumat malam, 7 Juli 2017.

Tak banyak yang dikatakan Joice usai diperiksa penyidik selama sekitar dua jam. Ia hanya menyampaikan permohonan maaf atas kejadian penamparan yang sempat viral di media sosial itu.

"Saya meminta maaf atas kejadian tersebut. Terima kasih. Cukup," kata dia.

Pengacara Joice, Lisye, mengatakan, penyidik menggali keterangan dari kliennya seputar kronologi kejadian penamparan terhadap petugas Avsec Bandara Sam Ratulangi. Namun, dia enggan membeberkan alasan dan motif penamparan itu.

"Semua sudah kami sampaikan ya. Mohon maaf, kondisi klien saya belum fit dan belum sehat," ucap Lisye.

Pengacara lainnya, Jane menuturkan, pihaknya tengah berupaya menempuh jalan damai. Joice berencana meminta maaf langsung kepada korbannya.

"Kita lagi menuju ke arah itu, jadi proses ini berlangsung sesuai dengan yang ada. (Komunikasi dengan korban) sedang diusahakan. Saya kira cukup ya," kata Jane.

Kasus penamparan yang dilakukan Joice Warouw terjadi di Bandara Sam Ratulangi, Manado, pada Rabu, 5 Juli 2017 sekira pukul 07.20 Wita. Kasus tersebut sempat viral di media sosial.

Saat itu, wanita yang mengaku istri pejabat tersebut masuk bandara melalui pintu X-Ray SCP 2. Tiba-tiba pintu metal detector berbunyi lantaran ia masih mengenakan jam tangan yang mengandung logam.

Petugas Avsec kemudian meminta agar jam tersebut dilepas untuk dimasukkan ke dalam x-ray. Namun rupanya wanita tersebut tidak terima dan langsung menampar petugas Avsec yang bernama Elizabeth Wehantouw.

Joice Warouw pun ingin bertemu dengan Elizabeth setelah peristiwa itu. Jane menuturkan, pihaknya tengah berupaya menempuh jalan damai. Joice berencana meminta maaf langsung kepada korbannya.

"Kita lagi menuju ke arah itu, jadi proses ini berlangsung sesuai dengan yang ada. (Komunikasi dengan korban) sedang diusahakan," kata Jane.

Share:

Kelanjutan Kasus Vlog Kaesang Ditentukan Senin Depan

Kelanjutan Kasus Vlog Kaesang Ditentukan Senin Depan


 Polda Metro Jaya laporan Muhammad Hidayat tentang anak bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, lemah dari sisi hukum. Namun, polisi tetap memprosesnya untuk menentukan kelanjutan laporan tersebut.

Oleh karena itu, polisi akan memanggil tiga ahli dalam gelar perkara, Senin 10 Juli 2017 mendatang.

"Nanti Senin kita sampaikan. Bersama periksa saksi ahli," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (8/7/2017).

Menurut dia, ketiga ahli yang dimintai keterangan itu merupakan ahli pidana, ahli IT, dan ahli bahasa. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada unsur pidana dalam laporan Muhammad Hidayat S, aduan soal Kaesang tersebut akan dihentikan.

"Kalau memang enggak ada unsur pidananya ya ditutup. Keputusannya hari Senin," Argo menjelaskan.

Sebelumnya, Muhammad Hidayat S melaporkan Kaesang pada Minggu 2 Juli 2017 sekitar pukul 21.00 WIB di Polres Metro Bekasi Kota. Laporan dengan Nomor Polisi LP/1049/K/VII/2017 itu berisikan tuduhan penodaan agama dan ujaran kebencian SARA terhadap terlapor Kaesang.

Kaesang dianggap telah menebar kebencian melalui ucapannya di akun vlog Youtube dengan mengatakan kalimat sebagai berikut.

"Mengadu-adu domba dan mengkafir-kafirkan. Tak mau mensalatkan. Padahal sesama Muslim karena perbedaan dalam memilih pemimpin. Apaan coba. Dasar ndeso."

Share:

Polisi: Kasus Penamparan Istri Jenderal Polri Tergantung Pelapor

Polisi: Kasus Penamparan Istri Jenderal Polri Tergantung Pelapor


Polisi telah memeriksa Joice Warouw (46), istri jenderal polisi yang menampar petugas aviation security (avsec) Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara. Joice mengaku menyesal dan meminta maaf atas insiden tersebut.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, pihaknya tidak bisa mengintervensi kasus ini meski terlapor mengaku bersalah dan menyesal. Lanjut tidaknya penyelidikan kasus ini tergantung korban selaku pihak pelapor.

"Kalau proses hukum tetap berjalan yang disampaikan oleh pelapor," ujar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jumat malam 7 Juli 2017.

Ia menjelaskan, penyelidikan kasus penamparan itu baru akan dihentikan setelah terlapor mencabut laporannya. Sekalipun korban telah memaafkan, jika laporan tidak dicabut, proses hukum tetap berjalan.

"Kita lihat ke depan, apakah pelapor ini tetap kekeh kepada tuntutannya atau sudah melihat ibu ini minta maaf dan menyesali, dan mungkin berubah," kata dia.

"Kalau tetap teruskan (laporan), itu hak pelapor. Kalau mau selesai, saling maafkan juga kita harapkan demikian, mudah-mudahan," ucap Rikwanto lagi.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu menuturkan, Joice dicecar sekitar 18 pertanyaan oleh penyidik. Dia dimintai keterangan seputar kronologi kejadian penamparan yang berlangsung pada Rabu 5 Juli 2017 sekira pukul 07.20 Wita itu.

Saat itu, Joice baru saja menjenguk ayahnya di Manado yang tengah sakit. Wanita paruh baya itu mengaku terburu-buru saat masuk Bandara Sam Ratulangi, Manado, lantaran jadwal penerbangan pesawat yang akan ia tumpangi mepet.

"Sehingga waktu akan memeriksa tasnya lewat sekuriti, di situ jamnya terlupa untuk dilepas. Dan di situlah terjadi miss, sehingga terjadi pemukulan," papar Rikwanto.

Share:

Wanita yang Melahirkan di Kardus Menikah pada Tanggal Cantik Ini

Wanita yang Melahirkan di Kardus Menikah pada Tanggal Cantik Ini


Masih ingat Isa, perempuan 29 tahun yang viral di media sosial setelah melahirkan di atas lembaran kardus di gang sempit kawasan Tambora, Jakarta Barat? Hari ini, Jumat 7 Juli 2017, dia melangsungkan pernikahan dengan ayah dari ketiga anaknya.

Akad dan resepsi pernikahan pasangan yang telah dikaruniai tiga anak ini berlangsung di aula kantor Kelurahan Pekojan, Jakarta Barat.

Pantauan Liputan6.com, aula kantor itu dihiasi bunga warna-warni. Kursi untuk tamu undangan disusun rapi. Beberapa macam hidangan juga tersedia.

Sang mempelai pria, Joni, mengenakan setelan jas hitam dan sepatu biru, sedangkan Isa berkebaya putih. Pria berusia 55 tahun itu, dengan senyum semringah, mengaku telah menyiapkan cincin untuk menikahi Isa.

"Saya seneng. Ini juga udah kumpul-kumpul uang buat beli cincin satu gram," ucap Joni.

Lurah Pekojan, Jakarta Barat, Tri Prasetyo mengatakan pemilihan tanggal tersebut guna menjadi harapan baru untuk keluarga mempelai.

"Tanggal ini sengaja dipilih untuk pernikahan Joni-Isa. Harapannya menjadi awal lebih baik buat mereka," ucap Tri di Jakarta Barat.

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa membantu mengurus berbagai surat-surat penting dan kependudukan Isa, perempuan 29 tahun yang viral di media sosial setelah melahirkan di atas lembaran kardus di gang sempit kawasan Tambora, Jakarta Barat.

Khofifah mengatakan permasalahan keluarga Joni dan Isa cukup kompleks. Meski telah memiliki tiga anak dan membangun rumah tangga di gang sempit, keduanya belum resmi berstatus suami istri.

"Jadi belum ada ikatan perkawinan yang sah, maka belum punya KK, dan istrinya belum ada KTP. Maka anaknya belum ada akta lahir, bahkan perlindungan sosial yang bisa terakses," tutur Khofifah di Rumah Sosial Perlindungan Anak (RSPA) Bambu Apus, Jakarta Timur, Jumat 16 Juni 2017.

Oleh karena itu, Khofifah menjelaskan pihaknya akan membantu keluarga kecil tidak mampu itu, diawali dengan menikahkan Isa dan Joni.

"Dari surat nikah, baru kemudian nanti ada KK atau Kartu Keluarga. Setelah ada KK akan ada KTP. Setelah KTP, akan diurus Akta Kelahiran. Setelah itu semua, maka berbagai program perlindungan sosial akan bisa mereka akses. Jadi posisinya seperti itu," kata Khofifah.

Dia menyebutkan, sampai huniannya selesai, Isa bersama ketiga anaknya akan menetap di rumah aman Kemensos, dan mendapatkan penanganan medis, baik fisik maupun psikologis. Sementara, Joni enggan tinggal di rumah aman dan memilih kembali ke kawasan Tambora.

"Saya juga kemarin saat bersama Menkes (Menteri Kesehatan), saya sampaikan saya minta ini juga mendapat perhatian untuk special treatment, untuk perbaikan gizi anak-anak mereka. Kemudian yang kedua, untuk Bu Isa ada psycho social therapy secara khusus, karena ada indikasi gangguan mental," tandas Khofifah.

Share:

Djarot Berbagi Jurus Jakarta Bersih ke Kepala Daerah

Djarot Berbagi Jurus Jakarta Bersih ke Kepala Daerah


Djarot Saiful Hidayat mengungkap jurus-jurus Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mewujudkan kebersihan di Ibu Kota. Gubernur DKI Jakarta itu menyampaikan hal tersebut di depan beberapa kepala daerah tingkat provinsi.

Dia membagi pengalaman Jakarta dalam mewujudkan kebersihan ini untuk saling memberi masukan.

"Saya sampaikan hal seperti ini sebagai pembelajaran bagi kita semua, supaya masing-masing daerah dapat berbagi pengalaman kebijakan dan sikap kepemimpinan atas pembangunan lingkungan hidup. Apa yang baik di satu daerah, itu bisa ditularkan di daerah yang lain," ujar Djarot di Gedung Manggala Wanabhakti Jakarta Selatan, Sabtu (8/7/2017).

Pemaparannya itu terangkum dalam Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD) Provinsi DKI Jakarta.

Menurut dia, ada lima aspek yang dijelaskan. Namun, dia tidak merinci kelima aspek tersebut. Dia juga mengungkapkan sebagian besar dewan penilai KPLHD merupakan warga Jakarta. Sebab, mereka lah yang merasakan dampaknya langsung atas program Pemprov DKI.

"Ada lima aspek yang kami jelaskan. Kita beri penjelasan dan Dewan Penilai kan sebagian besar adalah warga Jakarta. Mereka itu bisa merasakan perubahan yang ada di Jakarta dari aspek kebersihan sungai, waduk, situ, taman, pengolahan sampah, kemudian masalah transportasi. Terus permukiman yang lebih sehat dan tentang banjir," tutur Djarot.

Selain itu, dia menjelaskan soal normalisasi sungai. Tahun lalu, normalisasi sungai menuai kontroversi. Bahkan sempat terjadi bentrok di Bukit Duri, Jakarta Selatan.

"Tadi kita sampaikan kayak normalisasi sungai, pasukan pelangi, sistem komplain dengan melalui Qlue," tutur Djarot.

Share:

Kamis, 06 Juli 2017

Heboh Tamparan Istri Jenderal

Heboh Tamparan Istri Jenderal


Perempuan berbaju hitam yang didampingi anaknya itu kemudian ngeloyor pergi usai menampar petugas aviation security (Avsec) Bandara Sam Ratulangi Manado.

Adegan penamparan petugas bandara itu terekam dalam sebuah video berdurasi 0,12 menit. Video yang memperlihatkan  seorang perempuan yang mengaku istri pejabat menampar petugas bandara itupun viral di media sosial.

Dalam video tersebut terlihat perempuan itu sempat adu mulut dengan petugas Avsec, sebelum akhirnya menamparnya.

"Ngoni nintau kita ini istri pejabat (kalian tidak tahu saya ini istri pejabat). Yang punya Sulawesi Utara," ujar sumber di Bandara Sam Ratulangi menirukan kalimat yang dilontarkan perempuan itu, Rabu 5 Juli 2017.

Dengar ada ribut-ribut, salah satu petugas Avsec datang menengahi. Namun si petugas yang kena tampar. Petugas Avsec sempat mengatakan akan melaporkan kejadian itu ke aparat kepolisian.

Corporate Secretary Angkasa Pura I Israwadi membenarkan kejadian tersebut. Dia menyatakan, aksi penamparan yang dilakukan perempuan yang diketahui bernama Joice Warouw (46) itu terjadi Rabu 5 Juli sekitar pukul 07.00.

Saat itu petugas, yakni elizabeth Wehantouw dan Amelia Magreani, melakukan pemeriksaan terhadap Joice di pintu pemeriksaan kedua Bandara Sam Ratulangi Manado.

"Ketika pelaku masuk pintu X-Ray SCP 2 pintu detektor berbunyi karena pelaku memakai jam tangan. Oleh petugas Avsec dia diminta agar jamnya dilepas untuk dimasukkan ke dalam X-ray," ujar Israwadi saat dihubungi Liputan6.com, Rabu 5 Juli 2017.

Namun, Joice tidak terima dengan sikap petugas Avsec dan memukul petugas.

"Jadi sebelum menampar seperti yang ada di video, pelaku juga memukul petugas lainnya," ujar dia.

Melihat temannya dipukul, Amelia pun menanyakan maksud Joice. "Kenapa ibu pukul-pukul?" ujar Israwadi menirukan ucapan Amelia.

Meski sempat dilerai oleh anaknya, Joice yang lagi emosi pun kemudian menampar petugas.

"Tak lama usai kejadian kita langsung bawa yang bersangkutan ke Polsek Bandara dan langsung dilakukan penyelidikan," ujar dia.

Israwadi menyayangkan kejadian yang menimpa petugas Bandara Sam Ratulangi tersebut.

"Petugas telah melakukan tugasnya sesuai aturan berlaku, kenapa main pukul," ujar dia.

Share:
Keluarga Besar Marga Sun. Diberdayakan oleh Blogger.

Breaking News

KAMI MENYEDIAKAN GAME LIVE CASINO TERBARU DI https://bit.ly/2pLGSsO SILAHKAN DAFTAR YA.. SALAM KEMENANGAN YA BOSKU

SABUNG AYAM