Situs Judi Online dan Artikel Sex Indonesia terpercaya 2019

Minggu, 03 Juli 2016

Yusril Tiba Tiba Berubah, Dulu Berjuang Untuk PPP Kubu Djan, Kini Merapat ke PPP Romi


Yusril Tiba Tiba Berubah, Dulu Berjuang Untuk PPP Kubu Djan, Kini Merapat ke PPP Romi


Yusril Ihza Mahendra yang hendak melaju di Pilgub DKI 2017 mendaftar ke sejumlah partai, termasuk PPP yang sekarang dipimpin oleh Ketum Romahurmuziy (Romi). Bila melihat ke belakang, Yusril sebenarnya lebih dahulu dekat dengan PPP kubu Djan Faridz.

Yusril ada di kubu Djan saat konflik dualisme kepengurusan PPP dibawa ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada 14 Juni 2016 lalu. Gugatan itu diajukan setelah kepengurusan PPP disusun dan disahkan pemerintah.

Saat itu, kubu Djan menghadirkan sejumlah saksi ahli untuk meyakinkan MK. Salah satunya adalah Yusril yang memang merupakan pakar hukum.

Dalam keterangannya, Yusril memberikan kritik terhadap tindakan Menkum HAM yang berlaku seperti pembina pada jaman Orde Baru. Menurutnya, pada masa reformasi, semestinya menteri hanya mengurusi administrasi, tidak sampai tindakan.

"Setelah ada UU Administrasi Negara, sudah jelas ada diskresi atau tidak. Tidak mungkin ada diskresi dari Menkum HAM. Apalagi Menkum HAM berlaku seperti pembina jaman dahulu. Dia harusnya bertindak secara legalistik," ujar Yusril.

Bila ditarik ke belakang, Yusril yang menjabat sebagai Ketum PBB memang lebih punya kedekatan dengan partai-partai di Koalisi Merah Putih. Dia ikut dalam sejumlah pertemuan KMP, Djan Faridz juga selama ini ada di KMP.

Tetapi, demi kendaraan untuk Pilgub DKI, sekat-sekat itu menjadi tidak nyata lagi. Dua pekan setelah berada di kubu Djan Faridz saat bersidang di MK, Yusril lalu bersalaman dengan Ketum PPP Romahurmuziy untuk melengkapi berkas Pilgub DKI.

Yusril yang mengenakan baju koko putih dan peci hitam datang ke kantor PPP di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (1/7/2016). Dia mengatakan sebenarnya sudah menyerahkan berkas pendaftaran pada 25 Juni yang lalu dan kini hanya melengkapi beberapa hal.

"Kami datang untuk memastikan permohonan kami untuk ikut seleksi Pilkada PPP (yang diserahkan) pada tanggal 25 Juni lalu dapat diterima. Kekurangan sudah dilengkapi. Kami siap ikut seleksi Juli mendatang. Mudah-mudahan mendapat dukungan dari PPP," kata Yusril setelah menandatangi berkas pendaftaran.

Yusril mengungkapkan harapannya agar konflik internal partai tersebut bisa segera diselesaikan. Dirinya mengaku sempat bertemu juga dengan Djan Farid untuk membicarakan soal Pilgub DKI. Yusril juga menolak ajakan PPP untuk menjadi advokat salah satu Ketum.

"Mudah-mudahan masalah internal PPP bisa selesai dengan sebaik-baiknya. Alhamdulilah saya kenal baik semua, dengan Pak Romi dan Djan juga saya kenal. Waktu itu saya juga diminta untuk menjadi advokat tapi saya tidak sanggup karena saya tidak mungkin membela salah satu. Beda dengan Golkar, itu ada pertimbangan-pertimbangan tertentu jadi saya bersedia," lanjut Yusril.

REPOST BY: KINGPK88


Share:

Astaga, Orang Ini Sebut Ahok Sudah Layak Untuk Bunuh Diri Atau Terjun Ke Jurang


Astaga, Orang Ini Sebut Ahok Sudah Layak Untuk Bunuh Diri Atau Terjun Ke Jurang


Gubernur DKI Jakarta, Basuki Purnama alias Ahok, tidak pernah lepas dari kontroversi dan skandal keuangan Pemprov DKI Jakarta, bahkan sejak ia masih menjabat Wakil Gubernur mendampingi Joko Widodo (Jokowi).

Direktur Lembaga Informasi Data, Zaenal Muttaqin, menyatakan, di awal masa kepemimpinannya dengan Jokowi saja sudah terjadi skandal pembelian moda transportasi Transjakarta yang menghabiskan dana sebesar Rp 1,5 triliun. Pada kasus ini hanya Kadis Perhubungan yang menjadi "korban".

Skandal lain yang ikut "melambungkan" nama Ahok adalah pembelian lahan Sumber Waras. Masalahnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bawah Agus Raharjo CS tidak mau menindaklanjuti audit investigasi Badan Pengawas Keuangan (BPK).

Tak hanya itu, Ahok pun terjerat skandal reklamasi pantai utara Jakarta. Kasus ini makin meriah dengan tertangkapnya anggota DPRD, Muhammad Sanusi, dan bos perusahaan properti. Perkara ini kemudian menyeret lingkaran dekat Ahok dalam pusaran dugaan korupsi.

Belum selesai dengan Sumber Waras dan reklamasi, kini muncul kembali kasus dugaan pembelian lahan milik sendiri oleh Pemprov DKI disertai dugaan keterlibatan Ahok lewat disposisinya.

"Apa yang terjadi dalam empat kasus besar tersebut mengindikasikan bahwa Ahok telah gagal menjadi pemimpin yang bersih dan jauh dari skandal," tegas Zaenal.

Menurutnya, di negara-negara yang maju seperti Jepang dan Korea Selatan, pejabat yang tersangkut kasus seperti Ahok akan mengundurkan diri atau bahkan bunuh diri.

"Seharusnya Ahok sudah layak untuk bunuh diri atau terjun ke jurang.
Malu dan mundur tampaknya belum cukup untuk menutupi mega skandal tersebut," demikian Zainal.

REPOST BY: KINGPK88


Share:

Ini Video Rasis Aa Gym Larang Umat Muslim Pilih Ahok Lantaran Beda Agama


Ini Video Rasis Aa Gym Larang Umat Muslim Pilih Ahok Lantaran Beda Agama


Bila hati kian benci, tutur kata penuh caci Perilaku tak terpuji, bisa jadi mahluk keji

Bila hati penuh dendam, bagai api dalam sengkam Penuh bara kehancuran, hidup pun jadi mengerikan

Bila hati iri dengki, tak rela orang dapat rezeki  tak pernah mau memuji, hanya bisa mencaci maki "

Demikian lirik lagu yang suka aa gym Nyanyikan namun sepertinya tidak berhasil membuat hati sang penciptanya menjadi lembut namun malah menjadi sosok pendengki lantaran capres yang ia dukung pada pilpres 2014 silam kalah telak

Ulama Kondang Abdullah Gymnastiar atau lebih dikenal dengan sebutan Aa Gym dalam salah satu tausyiahnya mengharamkan umat islam untuk memilih pemimpin yang bukan beragama islam seperti ahok

Awal mulanya ada seorang jamaah (yang ortunya kebetulan beragama non islam ) mengajukan pertanyaan kepada aa gym " apakah boleh berbuat kebajikan kepada ortunya yang non muslim lalu mendoakannya supaya masuk islam" ?

Jawaban Aa gym kepada jamaah tersebut " Bagus sekali" jika melakukan hal demikian

Namun entah kenapa tiba tiba mulutnya aa gym yang dikenal paling santun Se Indonesia ini malah nyerempet nyerempet mempermasalahkan soal agama yang ahok Yakini

Menurut Aa Gym ,  seorang muslim haram hukumnya memilih pemimpin non muslim seperti ahok dan wajib memilih seorang pemimpin yang satu keyakinan yaitu " Islam"

Padahal Jelas sekali bahwa tujuan kita ( umat muslim) memilih dan mendukung ahok adalah sebagai pemimpin atau administrator sebuah negara bukan sebagai pemimpin agama dan sepertinya aa gym ini kurang faham dalam masalah ini atau mungkin sengaja pura pura tidak faham lantaran capres yang ia dukung pada pilpres 2014 silam kalah telak oleh pasangan Jokowi- JK

Sebagaimana diketahui, sejak pilpres 2014 silam , ulama kondang yang istrinya dua ini dikenal sebagai tokoh yang mendukung pasangan capres dengan nomor urut wahid ( satu)

Lantaran calon yang ia dukung kalah, menjadikan dirinya bagian dari " barisan sakit hati" yang sukanya terus terusan memojokkan presiden terpilih dan juga orang orang yang menjadi pendukung presiden jokowi seperti ahok

Ketika pemerintahan jokowi memblokir situs situs radikal yang menyebarkan faham terorisme, Aa Gym maju paling depan menentang apa yang dilakukan pemerintah dan menyebut sikap tegas pemerintahan jokowi menutup situs situs radikal sebagai perbuatan " Anti Islam"

Dalam Video ini Aa Gym juga menganjurkan para jamaahnya untuk mendoakan Ahok agar diberi hidayah oleh Allah dan memeluk agama Islam. Aa Gym memberikan contoh Kapolda Bali yang bersyahadat dan memeluk Islam.

Berikut ini Video ceramah Rasis Aa Gym yang melarang Muslim memilih pemimpin non Muslim seperti Ahok yang telah diunggah ke youtube Oleh akun Jawangoko, kamis(9/6/2016).

REPOST BY: KINGPK88


Share:

Jumat, 01 Juli 2016

Disamakan Netizen Dengan Sosok Hantu Biarawati di Film Horor The Conjuring 2, Ini Reaksi Ratna


Disamakan Netizen Dengan Sosok Hantu Biarawati di Film Horor The Conjuring 2, Ini Reaksi Ratna


Aktivis Hak Asasi Manusia Ratna Sarumpaet meradang di akun jejaring sosial Instagram miliknya @rsarumpaet.

Kemarahan itu meledak usai seorang pengguna Instagram menyamakan Ratna dengan Valak, sosok hantu biarawati di film horor The Conjuring 2.

Peristiwa tersebut berawal saat Ratna Sarumpaet mengunggah foto bersama anak perempuannya, Atiqah Hasiolan, di akun Instagram @rsarumpaet.

"FOTO 8 TAHUN SILAM. Persiapan Film 'Jamila & Sang Presiden'. Karya: @rsarumpaet. Diperankan: @atiqahhasiholan," tulis Ratna di keterangan foto tersebut.

Siapa nyana, alih-alih menuai komentar positif, foto tersebut malah dibanjiri komentar negatif dari para pengguna jejaring sosial Instagram.

Salah satunya adalah seorang netizen pengguna akun @ripeldasimanjuntak yang menyebutkan bahwa dirinya pernah kagum kepada Ratna.

Kendati begitu, imbuh akun @ripeldasimanjutak, kekaguman tersebut hilang setelah Ratna berteman dengan Valak.

“Ibu @rsarumpaet maaf jika saya kecewa dgn ibu. Saya dulu sangat kagum dgn ibu yg memperjuangkan hak rakyat yg tertindas. Tp sayang semenjak ibu berteman dgn VALAK (org yg sok suci dgn penampilan tp verwujud iblis didalam) semua rasa kagum musnah. Lanjutkan ibu perjuanganmu menyalah yg benar dan membenarkan yg salah. #hidupAhokJokowi,” tulis @ripeldasimanjuntak.

Ratna yang tadinya diam, langsung bereaksi terhadap komentar pedas tersebut.

Wanita yang sempat diciduk polisi saat unjuk rasa di wilayah Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Barat, itu langsung menyebut netizen itu pecundang bodoh.

“Saya tidak perduli orang kagum atau tidak kagum sama saya @ripeldasimanjuntak Tugasku memperjuangkan kebenaran. Kalau kau sudah sedemikian kaya hingga matamu tidak mapu lagi melihat bangsa ini sedang jatuh miskin dan itu akibat ketidak mampuan Jokowi – itu urusanmu,” tulis Ratna Sarumpaet.

Bahkan, Ratna menyebut netizen itu penjilat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Presiden Joko Widodo.

“Buat aku kamu cuma pecundang bodoh yg malas dan tidak kritis. Itu yg membuatmu lebih suka jadi penjilat penguasa korup kayak Ahok dan menutup mata atas kegagalan Jokowi,” tambah Ratna Sarumpaet.

"Bagi aku - 400 KK Warga Ps. Ikan yang miskin itu, yg dengan semena-mena digusur Ahok dengan melanggar UU Agraria Psl 18 dan Perda tentang Relokasi itu dan sekarang hidup di atas puing sambil terus diejek Ahok, JAUH LEBIH PENTING dari kamu. Jauh lebih penting dari Ahok bahkan dari Jokowi," ujar Ratna.

Hingga berita ini disusun belum ada konfirmasi langsung dari Ratna Sarumpaet terkait 'perang kata-kata' di Instagram ini.

REPOST BY: KINGPK88


Share:

Tax Amensty Akhirnya Resmi Dimulai, Ini Ancaman Mengerikan Jokowi Buat Yang Membangkang


Tax Amensty Akhirnya Resmi Dimulai, Ini Ancaman Mengerikan Jokowi Buat Yang Membangkang


Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencanangkan program kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty. Program ini akan berjalan mulai dari sekarang hingga 31 Maret 2017.

Pencanangan dilangsungkan di kantor Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Agenda pencanangan dihadiri oleh para menteri kabinet kerja, Jaksa Agung M Prasetyo, Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti, dan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Muhammad Yusuf.

Dalam sambutannya, Jokowi mengingatkan bahwa kebijakan ini adalah kesempatan terakhir bagi warga negara Indonesia untuk meminta ampun atas kesalahan pajak di masa lalu.

"Jadi tax amnesty adalah kesempatan yang tidak akan terulang lagi. Ini yang terakhir. Yang mau gunakan silakan yang tidak maka hati-hati," tegas Jokowi di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (1/7/2016).

"Maka dengan mengucapkan bismillah, program tax amnesty pada hari ini dimulai," ujarnya.

Jokowi: Tax Amnesty Bukan Pengampunan Bagi Koruptor 

Mulai hari ini, kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty mulai diberlakukan hingga Maret 2017. Mereka yang selama ini belum melaporkan asetnya dengan benar, bisa melaporkan asetnya kepada Ditjen Pajak dengan biaya tebusan kecil dari sanksi normal.

Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang mencanangkan program ini mengatakan, tax amnesty adalah sebuah langkah besar dan terobosan untuk menyelesaikan persoalan perpajakan yang terjadi dari tahun ke tahun.

"Tax amnesty bermanfaat nyata bagi kepentingan kita bersama. Bermanfaat bagi kepentingan rakyat kita, bukan untuk kepentingan orang per orang atau kelompok. Saya juga ingin menegaskan, tax amnesty bukan upaya pengampunan bagi koruptor atau pemutihan atas pencucian uang. Tidak. Ini saya tegaskan," jelas Jokowi saat pencanangan Tax Amnesty, di kantor pusat Ditjen Pajak, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (1/7/2016).

Jokowi mengingatkan, kebijakan ini adalah kesempatan terakhir bagi warga negara Indonesia untuk meminta ampun atas kesalahan pajak di masa lalu.

"Jadi tax amnesty adalah kesempatan yang tidak akan terulang lagi. Ini yang terakhir. Yang mau gunakan silakan yang tidak maka hati-hati," tegas Jokowi.


Jokowi: Tax Amnesty Sasar Pengusaha yang Taruh Uang di Luar Negeri

Lewat kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty, pemerintah memiliki misi khusus untuk menarik dana pengusaha yang selama ini ditempatkan di luar negeri.

Demikian disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), dalam pencanangan Tax Amnesty, di kantor pusat Ditjen Pajak, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (1/7/2016).

"Yang ingin kami sasar adalah para pengusaha yang tempatkan dananya di luar negeri khususnya di tax haven," ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan, dia mengetahui ada ribuan triliun rupiah dana pengusaha dan orang Indonesia yang parkir di luar negeri.

"Kita semuanya hidup mencari makan, rezeki di bumi Indonesia. Sudah diberikan rezeki, sudah diberikan keuntungan dari tanah air dan bumi Indonesia. Sehingga saya mengajak agar dana-dana yang Bapak Ibu simpan di luar negeri," papar Jokowi.

Karena itu, tax amnesty diberlakukan, sehingga mereka yang selama ini menyimpan uang di luar negeri membawa pulang uangnya. Gunanya, untuk membangun negara.

"Tax amnesty itu bukan semata-mata pengampunan pajak tapi repatriasi aset, yakni pengembalian aset yang ada di bank luar negeri," ucap Jokowi.

REPOST BY: KINGPK88


Share:

Sebuah foto parsel yang dikirimkan untuk anggota DPR Abdul Kadir Karding yang merupakan Sekjen PKB jadi sorotan.


Tertangkap Basah Ada Anggotanya Kirim Parsel Untuk Anggota DPR F-PKB, Ini Reaksi BPK


Sebuah foto parsel yang dikirimkan untuk anggota DPR Abdul Kadir Karding yang merupakan Sekjen PKB jadi sorotan.

Pengirimnya di surat yang tertempel di parsel tersebut adalah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). BPK membantah jika parsel tersebut dikirim atas nama institusi.

Parsel untuk Karding itu berisi antara lain HP Samsung Galaxy Note 5 serta barang pecah belah.

"Secara institusi BPK tidak pernah mengirim parcel tersebut," ujar Juru Bicara BPK Yudi Ramdan melalui pesan singkat, Jum'at (1/7/2016) pagi.

Parsel itu disebut dari BPK karena di atas parsel tersebut terdapat kartu dengan keterangan BPK sebagai pengirim. Dalam kartu tersebut juga terdapat kop surat resmi BPK. Sekali lagi, BPK membantah soal ini.

"Kami juga tidak pernah mencetak kartu tersebut," kata Yudi.

Sebelumnya, detikcom mencoba mengkonfirmasi soal parsel tersebut ke Abdul Kadir Karding, politisi PKB yang mendapat kiriman Parsel. Abdul Kadir Karding malah mengaku tak tahu soal kiriman parsel itu.

"Saya lagi di Palu (Sulteng) dan saya tidak dapat kabar soal itu. Lagian juga alamat saya di Kalibata. Jadi saya baru tahu dari sampean," jelas Karding saat dikonfirmasi, Kamis (30/6/2016) malam. Alamat parsel memang ditujukan ke apartemen Permata Hijau.

Karding yang juga merupakan anggota Komisi III DPR menegaskan, dirinya sama sekali tak tahu soal parsel itu. Lagipula, kata dia, Presiden Jokowi berpesan agar tidak menerima parsel.

"Tapi asli saya tidak tahu dan belum dapat info. Di BPK saya hanya kenal Pak Harry Azhar karena dulu bareng di DPR. Karena komisi saya juga di 3 mestinya nggak ada hubungan dengan BPK," demikian Karding memberi penjelasan.

Hingga saat ini keberadaan parsel tersebut masih misterius, siapa sebenarnya pengirimnya dan apakah benar parsel tersebut ditujukan untuk anggota dewan?

REPOST BY: KINGPK88


Share:

Kamis, 30 Juni 2016

Jabatan Fadli Zon Terancam, Ini yang Akan ICW Laporkan ke MKD


Jabatan Fadli Zon Terancam, Ini yang Akan ICW Laporkan ke MKD


Wakil Ketua DPR Fadli Zon jadi sorotan terkait beredarnya surat permintaan hpenjemputan untuk putrinya yang berkunjung ke New York. Hal ini pun akan diadukan oleh ICW ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.

Sebelum surat Fadli Zon beredar, beberapa waktu lalu beredar juga surat dari Rachel Maryam yang merupakan anggota Komisi I DPR RI untuk permohonan bantuan transportasi selama dirinya dan keluarga berada di Paris, Prancis. Surat itu bertanggal 18 Maret 2016.

"Permohonan fasilitas penjemputan dan bantuan transportasi tersebut, menurut ICW, melanggar Pasal 6 Ayat 4 Peraturan DPR tentang Kode Etik DPR," kata Koordinator ICW Adnan Topan Husodo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/6/2016).

Berikut bunyi aturan tersebut:

Anggota dilarang menggunakan jabatannya untuk mencari kemudahan dan keuntungan pribadi, Keluarga, Sanak Famili, dan golongan

"Oleh karena itu beberapa LSM seperti Indonesia Corruption Watch (ICW), Perkumpulan Pemilu dan Demokrasi (Perludem), dan Indonesia Budget Center (IBC) akan melaporkan Fadli Zon dan Rachel Maryam kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Rencananya mereka akan melaporkan kedua politisi Gerindra tersebut Kamis (30/6) besok," tulis Adnan.

Sebelumnya, Fadli Zon membantah mengirimkan surat kepada KJRI New York yang meminta fasilitasi atas anaknya yang sedang mengikuti kegiatan Stagedoor Manor Camp. Fadli menyebut dia hanya melapor kepada stafnya yang mungkin ditindaklanjuti dengan surat ke KJRI. Fadli sudah meminta maaf dan siap mengganti biaya yang dikeluarkan KJRI.

Sementara itu, Rachel Maryam pada awal April 2016 lalu, telah membenarkan dirinya mengirimkan surat ke Dubes RI di Paris, Prancis. Namun menurut politisi Gerindra itu, dia hanya meminta bantuan untuk dicarikan mobil sewaan selama berlibur di Paris.

"Memang saya minta dibantu untuk difasilitasi untuk dicarikan kendaraan saya dan keluarga saya," jelas Rachel, Jumat (1/4).

"Tapi biaya atas tanggungan saya pribadi," tambahnya.

REPOST BY: KINGPK88


Share:

Ini Ucapan Menjijikkan Ratna Di Hari Ultah Ahok Yang Membuat Dirinya Dibully Habis Habisan


Ini Ucapan Menjijikkan Ratna Di Hari Ultah Ahok Yang Membuat Dirinya Dibully Habis Habisan


Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hari ini, hari Rabu (29/6/16), genap berusia 50 tahun.

Beragam ucapan selamat untuk Ahok pun membanjiri situs mircoblogging twitter, tak terkecuali dari lawan politiknya, Ratna Sarumpaet.

Aktivis perempuan sekaligus pegiat HAM dan seni itu berkicau agar Ahok tobat di usia barunya.

“Di usia 50 TAHUNMU TOBATLAH Pa Ahok @basuki_btp Mngejar LANGIT dg KBOHONGAN BER-LAPIS2, kau hanya mempermalukan diri,” cuit Ratna, Rabu (29/6/16).

Ucapan Ratna tersebut membalas tweet Muhammad Guntur Romli, yang mendoakan agar sang gubernur diberi kekuatan untuk melawan koruptor.

"Semoga di ulang tahun ke-50 Pak @basuki_btp trus diberi kekuatan unt lawan garong garong duit rakyat #HBD50AHOK," tulisnya melalui akun @GunRomli.

Alhasil, berkat kicauan pedasnya itu, ibunda Atiqah Hasiholan itu pun kena 'semprot' netizen. Berikut beberapa komentar netizen:

Zulfan Rooney Bolon: Mati ajalah si nenek lampir ni,,ne ja yg nampak  di beranda..

Vien Hari Rustanto: Lo yang harus tobat .mak lampir

Stevensim: Yg bertobat itu siapa kok main nyuruh nyuruh segala dia tu rajin semabahyang tau kgk lo kamu sendiri pernah kgk pergi sembahyang ente seharus nya bertobat net ud tua perbanyak ibadah jgn banyak memfitnah entar tambah banyak dosa kau

Tioris Nurbaini: Emang susah nenek 1 ini...blg Ahok utk tobat, sendirinya blm tobat

@rainknk: Panjang umur @basuki_btp .. kita harus tetap mendoakan ibu @RatnaSpaet .. semua akan diuji oleh waktu..

@qween_74624: @RatnaSpaet bertobatlah kau Sarumpaet.

‏@uncle_samuel: @RatnaSpaet @basuki_btp @GunRomli semoga sarumpaet cuman sampe tahun ini aja #HBD50AHOK

@BobyIrva: @RatnaSpaet @basuki_btp semoga pak ahok selalu sehat dan selalu sabar hadapi cacian fitnah bu ratna paet amiin.

@TarzanKota11: @RatnaSpaet @basuki_btp @GunRomli wah HBD pak Ahok, trus semangat demi jakarta, biarin anjing mengonggong, babi merepet pak ahok ttp berjaya.

@kunminato10: @RatnaSpaet @basuki_btp tidak kebalik, otaknya rusak. Ngak bisa ngaca....

Juan Siahaan: Ratna kau yg maunya tobat...dasar nenek lampir.

Berdasarkan pantauan islamnkri.com, ratna sarumpaet sepertinya telah menghapus cuitannya tentang ahok tersebut lantaran dibully habisan habisan oleh para pendukung ahok

REPOST BY: KINGPK88


Share:

Diancam Bakal Dipecat Ahok, Begini Reaksi Kadis Perumahan & Gedung Pemda DKI Ika Lestari Aji


Diancam Bakal Dipecat Ahok, Begini Reaksi Kadis Perumahan & Gedung Pemda DKI Ika Lestari Aji


Kasus dugaan penipuan dan gratifikasi pembelian lahan di Jl Kamal Raya, Cengkareng, Jakarta Barat ternyata membuat Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama berang. Ahok, sapaan Basuki, menduga anak buahnya terlibat dalam kasus ini.

Saking kesalnya, Ahok mencopot Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Ika Lestari Aji dari dari jabatannya pada Jumat (1/7/16) besok. Saat dikonfirmasi, Ika pun mengaku pasrah dan ikhlas bila Ahok ingin mencopotnya.

Dia akan mengikuti perintah Ahok meski itu harus meninggalkan jabatannya. "Mau pecat ibu? Ya itu kan kewenangan pimpinan. Ya kan," kata Ika saat dihubungi, Kamis (30/6/16).

Soal dugaan gratifikasi yang menyeret namanya, Ika menegaskan dirinya tidak pernah menerima uang sepeserpun dari transaksi tersebut. Dia bahkan mengaku tidak tahu menahu soal proses pembelian lahan rusun seluas 4,6 hektare itu.

Ika mengklaim telah menyerahkan wewenang pembelian lahan itu kepada mantan Kepala Bidang Pembangunan Perumahan Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI sekaligus bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen, Sukmana.

"Kalau ibu sih merasa bahwa ibu tidak pernah terima uang. Kemudian juga ibu tidak bermain uang di sana. Kemudian juga dalam. kasus itu, ibu juga prosesnya tidak mengikuti. Karena memang diserahkan ke PPK," tegasnya

REPOST BY: KINGPK88


Share:

Reklamasi Pulau G Resmi Dihentikan Pemerintah Pusat, Ini Reaksi Pasrah Ahok


Reklamasi Pulau G Resmi Dihentikan Pemerintah Pusat, Ini Reaksi Pasrah Ahok


Tim gabungan yang dipimpin oleh Menko Maritim Rizal Ramli meminta reklamasi Pulau G di Teluk Jakarta dihentikan karena merupakan pelanggaran berat.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku belum tahu secara detail terkait keputusan itu.

"Saya kira kalau keputusan seperti itu saya enggak tahu ya. Kalau saya Keppres, dasarnya Keppres. Ini rekomendasi berarti kan, harus naik ke Presiden dong," kata Ahok sebelum pulang dari Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (30/6/2016).

Salah satu penyebab Pulau G sebagai pelanggaran berat adalah karena banyaknya kabel-kabel PLN yang ditarik dan mengganggu lalu lintas kapal nelayan.

Tetapi Ahok mengklaim bahwa sejak awal kabel-kabel itu sudah dipindahkan dan ada kajiannya.

"Itu tim yang pelajari. Soal kabel-kabel kan sudah dipindahin mereka pipanya, ada otoritas untuk mindahin," kata Ahok.

Ahok kemudian bertanya bagaimana jika kabel-kabel itu dipindahkan lagi. Kemudian soal kapal nelayan, menurut dia kapal nelayan tak melintas di situ.

"(Tapi) ah, masa kita lawan pusat? Nanti paling pengusahanya bisa gugat saya kira," ucap Ahok.

REPOST BY: KINGPK88


Share:

Akan Dilaporkan ICW Ke MKD Soal Kasus Putrinya, Fadli Zon Malah Bilang Begini


Akan Dilaporkan ICW Ke MKD Soal Kasus Putrinya, Fadli Zon Malah Bilang Begini


Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dilaporkan oleh Koalisi Anti Katabelece  terdiri Indonesian Cooruption Watch (ICW), Perludem dan Indonesia Budget Center (IBC) Ke MKD

Fadli Zon mengatakan dirinya tidak merasa melanggar apapun dalan kode etik angota DPR. Bahkan, Fadli mengaku tidak pernah menulis surat ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di New York, Amerika Serikat.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini justru mendesak agar ICW lebih fokus untuk meneliti pelanggaran korupsi yang dilakukan pejabat negara.

Bukan mengurusi soal perkara sepele yang disangkakan pada anggota fraksi Gerindra ini. Menurutnya, ICW seharusnya lebih tergerak untuk meneliti dugaan kasus korupsi di pembelian lahan Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Jadi kawan-kawan ICW, saya sarankan masalah Sumber Waras, reklamasi ada ratusan miliar, kalau ini (kasus Katabelece) tidak ada apa-apanya," ujarnya di kompleks parlemen Senayan, Kamis (30/6/16).

Fadli menambahkan, masalah surat yang meminta KJRI untuk menjemput dan melakukan pendampingan terhadap putrinya sudah selesai.

Bahkan Fadli sudah mengirim uang pengganti bahan bakar yang digunakan untuk dalam penjemputan putrinya dari bandara menuju rumah salah seorang teman Fadli zon di New York.

Politikus Partai Gerindra ini memang sudah mengirim uang pengganti sebesar 200 dolar Amerika Serikat ke KJRI New York melalui Menteri Luar Negeri langsung.

Jadi, Fadli menegaskan merasa tidak melakukan kesalahan apapun terkait dugaan pelanggaran kode etik. Bahkan, Fadli mengaku paham dengan pola kerja Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) seperti ICW.

"Saya tidak melakukan korupsi atau merugikan negara. Ada kerugian negara yang besar, itulah seharusnya yang jadi pusat perhatian kawan-kawan LSM," katanya.

Namun, Fadli memersilakan MKD memproses aduan yang dilakukan Koalisi Anti Katabelece itu. Pihaknya berkomitmen akan mengikuti prosedur dan tata aturan yang berlaku.

REPOST BY: KINGPK88


Share:

Rabu, 29 Juni 2016

Teman Ahok Bilang, Ahok Harus Lakukan Hal ini Jika Pilih Jalur Partai


Teman Ahok Bilang, Ahok Harus Lakukan Hal ini Jika Pilih Jalur Partai


Teman Ahok menghitung ulang secara manual KTP dukungan yang telah dikumpulkan. Hasilnya, satu juta lebih KTP dukungan tersedia untuk jadi kendaraan politik calon Gubernur DKI incumbent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menuju Pilgub DKI 2017.

Usai penghitungan, Teman Ahok menggelar jumpa pers. Di situ diungkap bahwa sudah ada pertemuan antara Teman Ahok dan Ahok pada Sabtu (25/6) lalu. Apa hasilnya?

"Kami telah ada pertemuan dengan bapak (Ahok -red). Ada pernyataan sikap yang kami bikin. Kami dari awal terbentuk bukan untuk bargain politik," ujar Koordinator Teman Ahok Singgih Widyastomo dalam jumpa pers di Graha Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (29/6/2016).

Dalam pertemuan itu, Ahok belum memberi jawaban jelas soal jalur yang akan dipilihnya. Teman Ahok merasa sudah melaksanakan janjinya untuk mengumpulkan satu juta KTP dukungan, dan merasa jalur independen adalah yang terbaik. Meski demikian, Teman Ahok menyerahkan ke Ahok.

"Kami membuat Teman Ahok bukan untuk batu sandungan, bukan untuk bargain ke partai poltik, tidak ada seperti itu. Kami tekankan, bahwa apabila bapak memutuskan ke partai politik, beliau harus bertanggung jawab kepada konstituen yang satu juta ini dan memberi penjelasan kenapa beliau memilih jalur partai poltik," ujar Singgih.

Teman Ahok berharap Ahok sudah membuat keputusan soal jalur yang akan dipilih setelah Lebaran. Teman Ahok merasa sudah menuntaskan janji 1 juta KTP dukungan, kini pilihan ada di tangan Ahok.

"Selesai Idul Fitri kami minta janji beliau, ingin jalur independen atau partai politik. Kalau ditanya, ya kami serahkan ke Bapak. Terserah mau diapakan 1 juta KTP ini. Yang jelas kami sudah menuntaskan apa yang sudah kami janjikan," tutur Singgih.

REPOST BY: KINGPK88


Share:
Keluarga Besar Marga Sun. Diberdayakan oleh Blogger.

Breaking News

KAMI MENYEDIAKAN GAME LIVE CASINO TERBARU DI https://bit.ly/2pLGSsO SILAHKAN DAFTAR YA.. SALAM KEMENANGAN YA BOSKU

SABUNG AYAM