Situs Judi Online dan Artikel Sex Indonesia terpercaya 2019

Rabu, 29 Juni 2016

Habiburokhman Keluarkan Tantangan Di Hari Ultahnya, Ini Respon Ahok


Habiburokhman Keluarkan Tantangan Di Hari Ultahnya, Ini Respon Ahok


Politisi Partai Gerindra Habiburokhman mengucapkan selamat ulang tahun untuk Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) seraya menuntut konsistensi Ahok di jalur independen. Ahok menanggapi enteng ucapan selamat ulang tahun dari Habiburokhman.

"Oh bagus lah," kata Ahok sambil terkekeh, di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (29/6/2016).

Ahok tertawa kecil mendengar kabar Haiburokhman mengucapkan selamat ulang tahun untuk dirinya. Memang Ahok berulang tahun ke-50 hari ini.

Soal tuntutan Habiburokhman terhadap konsistensi Ahok di jalur independen menuju Pilgub DKI, Ahok hanya mempersilakan semua pihak untuk menunggu kepastian.

"Kita lihat ya," kata Ahok, singkat, sambil pergi dari Balai Kota menggunakan mobilnya.

Habiburokhman adalah politisi yang selama ini dikenal berseberangan dengan Ahok. Namun dia mencuitkan selamat ulang tahun kepada Ahok lewat akun Twitternya.

"HBD hok, be a man! maju independen," demikian poster digital yang diposting Habiburokhman di akun Twitternya.

Sebagaimana diketahui, pernyataan Habiburokhman yang membuat heboh adalah sesumbarnya untuk terjun dari Monas jika Ahok mendapat KTP dukungan yang jumlahnya cukup untuk maju Pilgub DKI 2017.

REPOST BY: KINGPK88



Share:

Niat Cari Tambahan Halal, Satlantas Penjual Sosis ini Dihabisi Satpol PP


Niat Cari Tambahan Halal, Satlantas Penjual Sosis ini Dihabisi Satpol PP


Seorang polisi muda anggota Satlantas Polsek [Semarang] Barat berniat menambah pendapatannya secara halal. Untuk itu selepas piket ia berjualan sosis bakar di kaki lima Jalan Pahlawan Semarang.

Sayangnya, niat baik mencari rezeki halal itu tak selamanya berjalan mulus. Saat berjualan ia dikeroyok puluhan anggota Satpol PP Kota Semarang.

Polisi kreatif nahas itu bernama Brigadir Mahfud Wahyu Prasetya. Setiap hari, usai berdinas ia menggelar dagangannya dengan sebuah gerobak. Karena jadwal piket yang tak pasti, ia merekrut seorang anak muda sebagai karyawan. Sandi namanya.

Kejadiannya Minggu malam, 26 Juni lalu. Seperti biasa Brigadir Mahfud menemani Sandi berjualan di Jalan Pahlawan Semarang. Tak berapa lama setelah menggelar dagangannya, tiba-tiba ada satu truk petugas Satpol PP sedang menertibkan PKL. Tibalah para polisi pengawal perda ini ke lokasi gerobak Brigadir Mahfud.

Menurut Mahfud ia sudah berbicara baik-baik agar gerobaknya tak diangkat. Karena memang didesain dengan gerobak beroda agar bisa dipindah.

"Saya pilih gerobak, bukan tenda karena bisa digeser saat dinilai mengotori," kata Mahfud kepada petugas piket Polrestabes Semarang saat melaporkan kasus penganiayaan itu, Senin, 27 Juni 2016.

Permintaan Mahfud agar gerobaknya tak diangkat ternyata tak direspons. Justru beberapa Satpol PP langsung merebut dan menyerobot gerobak itu, kemudian menaikkannya ke atas truk. Brigadir Mahfud kesal dan berusaha menahan gerobak dagangannya.

"Kami sempat cekcok. Sampai tiba-tiba ada anggota Satpol PP yang memukul saya. Teman-temannya yang lain kemudian ikut memukuli. Saat kejadian itu ada komandan regu Satpol PP, tapi dia membiarkan saja tidak melerai," kata Mahfud.


Polisi penjual sosis di Semarang dikeroyok Satpol PP (Liputan6.com / Edhie Prayitno Ige)
Kapolrestabes Semarang Kombes Burhanudin membenarkan ada anggotanya yang dikeroyok. Pelakunya sepuluh anggota Satpol PP Kota Semarang.

"Ini masih dalam penyelidikan. Kalau memang terbukti ya pastinya kami proses. Namun pada dasarnya ini salah paham," kata Kombes Burhanuddin, selasa (28/6/2016).

Kepala Satpol PP Kota Semarang Endro P Martanto membenarkan bahwa anggotanya terlibat pengeroyokan terhadap anggota polisi saat bertugas. Saat ini pihaknya masih mengumpulkan informasi.

"Nanti akan kita panggil dan periksa. Setelah itu baru saya laporkan ke atasan," kata Endro.

Sebelumnya, Endro bersikeras Satpol PP tidak pernah mengeroyok, apalagi kepada sesama penegak hukum. Peristiwa minggu malam itu, kata dia, didramatisir dan dilebih-lebihkan.

"Anggota hanya berniat menertibkan saja. Tidak ada pengeroyokan. Itu yang luka karena anggota polisi itu terbentur mobil tanpa sengaja," kata Endro, sebelumnya, Senin (27/6/2016).

Akibat pengeroyokan itu, Mahfud menderita luka robek di pelipis kanan.

REPOST BY: KINGPK88


Share:

Ahok Lagi Ultah ke-50, Atlet Loncat Monas Ini Malah Nantang Begini


Ahok Lagi Ultah ke-50, Atlet Loncat Monas Ini Malah Nantang Begini


Meski kerap mengkritisi dan bertolak belakang. Namun, rupanya Habiburokhman masih memiliki rasa bersahabat dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Buktinya, Kepala Bidang Advokasi Partai Gerindra itu, menyempatkan diri mengucapkan selamat ulang tahun kepada Ahok, yang hari ini menginjak usia ke-50 tahun.
Kalimat ucapan selamat ulang tahun, dalam bahasa Inggris, Happy Birthday yang disingkat HBD, disampaikan Habiburokhman melalui akun twitter pribadinya, Rabu 29 Juni 2016.
"HBD hok, be a man ! maju independen" tulis Habiburokhman.

Seperti diketahui, Habiburokhman baru saja dibully netizen di berbagai media sosial. Netizen menagih janji pria itu yang akan terjun dari puncak tugu Monumen Nasional (Monas), jika Ahok bisa mendapatkan jumlah KTP dukungan untuk mengantarnya maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017.

Pekan lalu, raihan KTP dukungan untuk Ahok telah mencapai satu juta tapi Habiburokhman lupa akan janjinya itu.

REPOST BY: KINGPK88


Share:

Mengejutkan, Ini Identitas Maling DPR yang Berhasil Diringkus KPK


Mengejutkan, Ini Identitas Maling DPR yang Berhasil Diringkus KPK


Wakil Bendahara Umum Partai Demokrat (PD) I Putu Sudiartana ditangkap KPK. Wakil Ketua Umum PD Syarief Hasan menegaskan partainya akan mengambil tindakan tegas.

"Itu tindakan pribadi. Dan kita minta supaya diusut tuntas. Secara transparan. Kita menyesalkan," kata Syarief kepada wartawan, Rabu (29/6/2016).

Syarief mengatakan nasib Putu di partai akan diputuskan oleh Komisi Pengawas (Komwas) PD yang dipimpin Amir Syamsuddin. Dia yakin Komwas akan mengambil tindakan tegas.

"Saya pikir kali ini kita akan lebih tegas. Komwas akan bertindak," ujar anggota Komisi XI DPR ini.

Namun soal kemungkinan Putu akan dipecat, Syarief mengatakan PD tak akan mengambil keputusan yang terburu-buru.

"Kan ada asas praduga tak bersalah," ujar Iqbal.

Sementara itu di tempat terpisah atas penangkapan ini komisi Pegawas PD bereaksi. Putu Sudiartana dipecat dengan tidak hormat.

"Kami pasti akan memberhentikan yang bersangkutan," jelas anggota Komisi Pengawas PD Amir Syamsuddin, Rabu (29/6/2016).

Amir menjelaskan PD juga tidak akan memberikan bantuan hukum bagi Sudiartana. "PD tidak akan membela," terang dia.

Amir menyampaikan, berkaca dari kasus yang lalu, PD akan segera melakukan pemeriksaan dan memanggil pihak-pihak terkait.

"Kami proaktif, seperti yang lalu kami akan melakukan pemeriksaan," tegas dia.

REPOST BY: KINGPK88


Share:

Selasa, 28 Juni 2016

Minta Maaf, Ini 8 Poin Pernyataan Fadli Zon Soal Polemik Putrinya


Minta Maaf, Ini 8 Poin Pernyataan Fadli Zon Soal Polemik Putrinya


Wakil Ketua DPR Fadli Zon jadi sorotan terkait beredarnya surat permintaan penjemputan untuk putrinya yang berkunjung ke New York. Fadli Zon menegaskan bahwa tidak ada satupun permintaan fasilitas kepada anaknya yaitu Shafa Sabila Fadli di New York dalam kegiatan Stagedoor Manor Camp dari 12 Juni hingga 12 Juli 2016.

Fadli membuat 8 poin pernyataan soal polemik surat permintaan penjemputan putrinya ke KJRI New York, Selasa (28/6/2016). Fadli membantah meminta fasilitas ke KJRI New York. Dia menegaskan hanya meminta staf Setjen DPR melaporkan kedatangan putrinya ke New York. Namun yang sekarang ramai dibahas adalah adanya surat permintaan fasilitas berkop Setjen DPR ke KJRI New York.

"Saya menegaskan tidak ada permintaan penyediaan fasilitas negara, baik secara pribadi maupun institusi, kepada pihak KJRI New York untuk anak saya Shafa Sabila selama kegiatannya di New York," tulisnya dalam keterangan, Jakarta, Selasa (28/6/2016).

Klarifikasi Terkait Kegiatan Shafa Sabila Fadli ke New York
Terkait tersebarnya berita faksimili dari Setjen DPR kepada KJRI New York perihal kegiatan anak saya, Shafa Sabila Fadli di New York, Saya menegaskan beberapa hal:
1. Tidak ada permintaan penyediaan fasilitas negara, baik secara pribadi maupun institusi, kepada pihak KJRI New York untuk anak saya Shafa Sabila selama kegiatannya di New York.
2. Tidak ada instruksi atau arahan dari saya kepada Setjen DPR RI untuk membuat surat permohonan penyediaan fasilitas dan pendampingan terkait dengan kegiatan anak saya selama di New York. Sehingga, secara pribadi, saya juga tidak mengetahui pengiriman surat dari Setjen DPR RI ke KJRI New York.
Baca juga: Fadli Zon Nyatakan Putrinya Tiba di AS Dini Hari, KJRI Katakan Siang Hari
3. Saya hanya meminta kepada staf sekretariat untuk menyampaikan pemberitahuan kepada KJRI New York tentang kegiatan Shafa Sabila di New York dalam Stagedoor Manor Camp 2016 dari 12 Juni hingga 12 Juli 2016. Maksud pemberitahuan kepada KJRI New York dilakukan sebagai upaya memenuhi imbauan Kementerian Luar Negeri untuk melakukan lapor diri bagi WNI yang melakukan kunjungan ke luar negeri. Anak saya perempuan berusia 18 tahun melakukan perjalanan ke New York seorang diri. Ini adalah keempat kalinya Ia ikut kegiatan tersebut sejak 2013. Sudah sepantasnya setiap warga negara Indonesia perlu melaporkan diri di kantor perwakilan pemerintah setempat atas nama keamanan dan lain-lain.

4. Terkait pernyataan dari Konsul Jenderal RI di New York (Bambang YP Siahaan, dalam berita di detik) yang menyatakan bahwa adanya permintaan pendampingan bagi Anak saya selama di New York. Sekali lagi saya nyatakan tak pernah meminta permohonan tertulis maupun lisan terkait hal tersebut. Sebab kegiatan Stagedoor Manor Camp berlangsung di tempat khusus di Loch Sheldrake (2 jam dari New York City) adalah tempat terpencil di New York State di mana peserta harus tinggal dan menetap serta tak boleh didampingi sama sekali. Sehingga tak pernah saya meminta fasilitas pendampingan dan tak ada gunanya. Terkait penjemputan, ini ternyata inisiatif staf saya memastikan tak ada masalah imigrasi dan menjamin keselamatan anak saya dari bandara ke tempat tinggal di rumah kawan orang Indonesia. Tak ada fasilitas lain. Saya seharusnya mengantar anak saya tahun ini, namun karena padatnya kegiatan di DPR jadi tak memungkinkan.
Baca juga: Sekjen DPR: Permintaan Fadli Zon Wajar, Sekadar Pemantauan untuk Putrinya
5. Sebagaimana tercantum di dalam Tugas Pokok Organisasi Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri, salah satunya adalah penyelenggaraan fungsi pengayoman, pelayanan, perlindungan dan pemberian bantuan hukum dan fisik kepada Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia. Sehingga, siapapun warga negara memiliki hak untuk mendapatkan penyelenggaraan fungsi dari organisasi perwakilan RI di Luar Negeri.
6. Jika pun ada yang keliru dengan maksud saya, maka melalui rilis ini saya meminta maaf. Saya segera mengirimkan biaya pengganti transportasi dari bandara ke rumah kawan orang Indonesia kepada pihak KJRI New York melalui Kementerian Luar Negeri di Jakarta. Biaya tersebut adalah pengganti bensin selama 30-40 menit. Saya perkirakan dana KJRI yang terpakai untuk bensin sekitar USD 100 (Rp. 1.340.000).
Baca juga: Sindir Fadli Zon, Ahok: Kenapa Tidak Bikin Pansus ke New York?
7. Kegiatan anak saya, Shafa Sabila Fadli di New York bukan dalam rangka liburan. Shafa Sabila mengikuti program Stagedoor Manor Camp 2016 yang berlokasi di Loch Sheldrake, New York. Stagedoor Manor camp semacam sekolah singkat teater atau performing art bagi para remaja berusia 10-18 tahun, yang sudah berlangsung selama kurang lebih 40 tahun. Banyak alumni dari program tersebut yang sudah menjadi artis-artis ternama seperti Natalie Portman, Mandy Moore, Sebastian Stan, Zach Braff, Ansel Elgort, Robert Downey Jr, Shawn Levy, dan masih banyak lagi. Pada program tahun ini, Shafa terlibat sebagai salah satu peran utama "Nine" Musical Play. Sebelumnya tahun 2015 Shafa menjadi salah satu peran utama "Sweet Charity". Tahun 2014, Shafa ikut dalam "Evita" dan 2013 "Miss Saigon." Tahun ini Shafa adalah satu-satunya anak Indonesia yang ikut dalam kegiatan seni teater tersebut.
8. Penyebarluasan surat faksimili yang juga memuat nomor handphone putri saya telah membuat anak saya menerima ratusan SMS. Ini tentu mengganggu kegiatannya dalam kegiatan Stagedoor Manor Camp. Saya berharap pihak KJRI atau KBRI Washington yang menyebarluaskan surat tersebut bisa menjelaskan. Saya juga berharap pihak KBRI Washington bisa membuka data siapa saja yang pernah dijemput atau difasilitasi menggunakan dana KBRI atau KJRI. Saya ingin memastikan bahwa penyebarluasan berita ini bukan dalam rangka diskriminasi karena saya termasuk politisi yang berada di luar pemerintahan. 

REPOST BY: KINGPK88



Share:

Muak Lihat Kelakuan Menjijikkan Fadli Zon Ini Komentar Pedas Ruhut Sitompul


Muak Lihat Kelakuan Menjijikkan Fadli Zon Ini Komentar Pedas Ruhut Sitompul



KJRI New York membenarkan telah menerima surat Setjen DPR yang meminta fasilitas bagi putri Wakil Ketua DPR Fadli Zon selama di New York. Namun pihak KJRI menolak memfasilitasi karena keterbatasan anggaran.

Anggota komisi III DPR Ruhut Sitompul mengapresiasi pihak KJRI yang tak memberikan pendampingan bagi anak Fadli Zon itu. Menurutnya, tidak selayaknya Fadli meminta fasilitasi keluarga kepada KJRI.

"Saya rasa yang menolak harus dikasih reward, karena apapun dia menjalankan tugas dengan kemandirian. Sudah tepat," ucap Ruhut kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/6/2016).

Ruhut mengatakan, setiap anggota DPR adlah pejabat negara yang sama dengan pimpinan DPR. Namun tidak serta merta bisa meminta fasilitasi kepada KJRI atau KBRI di luar negeri, baik langsung atau melalui staf.

"(Permintaan fasilitasi) Itu tidak wajar. Sangat memalukan dan menjijikan," kritik jubir Partai Demokrat itu.

Ruhut bercerita dia tidak pernah meminta fasilitas kepada KJRI atau KBRI jika hendak ke luar negeri. Meski dia punya kerabat di antaranya Dubes RI di Perancis Hotmangaradja Pandjaitan.

"Kita masih mengerti, apalagi sekarang anggaran sulit. Jadi jangan merepotkan, mereka juga punya tugas di sana," kata Ruhut.

Sebelumnya, Fadli Zon membantah mengirimkan surat kepada KJRI New York yang meminta fasilitasi atas anaknya yang sedang mengikuti kegiatan Stagedoor Manor Camp.

Fadli menyebut dia hanya melapor kepada stafnya yang mungkin ditindaklanjuti dengan surat ke KJRI. Fadli sudah meminta maaf dan siap mengganti biaya yang dikeluarkan KJRI.

REPOST BY: KINGPK88


Share:

Sindirian Pedas Ahok Buat Fadli Zon Yang Gak Tahu Malu Minta KJRI New York Melayani Putrinya


Sindirian Pedas Ahok Buat Fadli Zon Yang Gak Tahu Malu Minta KJRI New York Melayani Putrinya


Badan Musyawarah DPR berencana membentuk panitia khusus (pansus) tentang kasus pembelian lahan RS Sumber Waras oleh Pemprov DKI. Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) menanggapi hal tersebut dengan menyindir Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

Setelah KPK menyebut tidak ada kerugian negara dalam Kasus Sumber Waras, DPR berencana mempertemukan lembaga antirasuah itu dengan BPK yang melakukan audit investigatif terkait masalah tersebut. Sebab kesimpulan KPK dan BPK berbeda.

"Hehehe," Ahok hanya terkekeh saat dimintai tanggapan mengenai rencana Bamus DPR itu di Gedung Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (28/6/2016).

Ahok pun kemudian menambah jawaban nyeleneh. Ia mengatakan mengapa DPR tidak membut Pansus soal perjalanan ke New York. Seperti diketahui, Fadli Zon sedang jadi sorotan setelah sebuah surat faksimil berisi permintaan fasilitas untuk putrinya beredar ke publik.

"Kenapa enggak bikin Pansus ke New York? Gitu bilang (ke DPR)," ujar Ahok.

Surat faksimil yang beredar adalah soal permintaan fasilitas dari Fadli kepada Konsulat Jenderal RI (KJRI) di New York untuk putrinya yang tengah mengikuti kelas musim panas (summer course) di AS.

Tak hanya meminta penjemputan dari bandara ke penginapan untuk anaknya, Fadli juga ternyata sempat meminta pendampingan dari pihak KJRI selama sang putri ada di New York, namun tak dikabulkan karena ada keterbatasan anggaran.

Ada keterangan yang berbeda dari Fadli terkait permasalahan ini. Ia mengatakan meminta bantuan penjemputan bagi putrinya, Shafa Sabila, karena tiba di New York saat dini hari. Namun KJRI menyatakan anak Fadli tiba di Amerika Serikat pada siang hari waktu setempat.

"Yang bersangkutan (Putri Fadli Zon) mendarat di New York menggunakan penerbangan Emirates nomor penerbangan EK 201 pukul 14.15 siang (waktu New York) di Bandara JFK New York," ungkap Konsul Jenderal RI di New York Benny YP Siahaan melalui keterangan tertulis kepada detikcom, Selasa (28/6/16).

REPOST BY: KINGPK88


Share:

Ketahuan Bohong, Fadli Zon Sebut Putrinya Tiba di AS Dini Hari Padahal KJRI Bilang Siang Hari


Ketahuan Bohong, Fadli Zon Sebut Putrinya Tiba di AS Dini Hari Padahal KJRI Bilang Siang Hari


Wakil Ketua DPR Fadli Zon terbukti telah meminta fasilitas kepada Konsulat Jenderal RI (KJRI) di New York untuk putrinya yang tengah mengikuti kelas musim panas (summer course).

Fadli beralasan, dia meminta putrinya dijemput oleh pihak KJRI New York karena saat mendarat di New York waktu menunjukkan pukul 02.00 dini hari tetapi fakta berbeda diungkap oleh pihak KJRI New York.

"Yang bersangkutan (Putri Fadli Zon), mendarat di New York menggunakan penerbangan Emirates nomor penerbangan EK 201 pukul 14.15 siang (waktu New York) di Bandara JFK New York," tutur Konsul Jenderal RI di New York Benny YP Siahaan melalui keterangan tertulis kepada detikcom, Selasa (28/6/2016).

Tidak hanya itu, pihak KJRI New York juga menginformasikan bahwa permintaan Fadli Zon tak hanya penjemputan dari Bandara ke penginapan melainkan juga pendampingan selama sang putri ada di New York.

Namun karena alasan keterbatasan anggaran, pihak KJRI tak bisa mengabulkan permintaan wakil ketua umum partai Gerindra tersebut.

"KJRI New York telah membalas surat termaksud kepada Sekretariat DPR pada tanggal 10 Juni 2016 yang menginformasikan bahwa KJRI New York hanya dapat membantu penjemputan di Bandara dan transportasi dari bandara ke hotel di kota New York," beber dia.

"Karena keterbatasan anggaran KJRI New York tidak dapat memfasilitasi pendampingan selama 12 Juni-12 Juli karena jarak tujuan yang sekitar 200 km dari kota New York," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, putri Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Shafa Sabila mendapat bantuan penjemputan dari KJRI New York saat berkunjung ke Amerika Serikat. Fadli menyebut itu karena putrinya tiba di New York saat dini hari.

"Tidak ada pendampingan (saat di New York), tapi dibantu dijemput karena sampai di sana jam 02.00 pagi. Perempuan usia 18 tahun. Lalu diantar ke rumah orang Indonesia di sana," kata Fadli saat dikonfirmasi, Senin (27/6/2016).

Anak Fadli berada di New York selama 1 bulan pada 12 Juni-12 Juli 2016 untuk mengikuti kursus teater. Dia menyebut tidak ada bantuan lain dari KJRI di sana.

"Selebihnya sewa mobil," ujarnya

REPOST BY: KINGPK88


Share:

Senin, 27 Juni 2016

Begini Cara KJRI New York Permalukan & Ungkap Kebohongan Fadli Zon Soal Fasilitas Putrinya


Begini Cara KJRI New York Permalukan & Ungkap Kebohongan Fadli Zon Soal Fasilitas Putrinya


Pihak Konsulat Jenderal RI (KJRI) New York menyebut Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon memang meminta mereka untuk menjemput putrinya Shafa Sabila di bandara setempat.

Fadli ternyata juga meminta pendampingan selama putrinya berada di sana dalam rangka mengikuti summer camp Stage Manor selama satu bulan.

Namun, pihak KJRI tak bisa memenuhi permintaan Fadli sepenuhnya. KJRI New York hanya bisa menjemput putri Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu saat mendarat di bandara John F Kennedy.

"KJRI New York telah membalas surat termaksud kepada Sekretariat DPR pada tanggal 10 Juni 2016 yang menginformasikan bahwa KJRI New York hanya dapat membantu penjemputan di Bandara dan transportasi dari bandara ke hotel di kota New York," beber Konsul Jenderal RI di New York Bambang YP Siahaan melslui keterangan tertulis kepada detikcom, Senin (27/6/2016).

"Karena keterbatasan anggaran KJRI New York tidak dapat memfasilitasi pendampingan selama 12 Juni-12 Juli karena jarak tujuan yang sekitar 200 km dari kota New York," imbuhnya.

Sebelumnya, Fadli mengungkapkan, putrinya memang mendapat bantuan dari pihak KJRI New York.

Namun Fadli menyebut, fasilitas tersebut hanya berupa penjemputan saat putrinya mendarat di New York.

Dikatakan dia, penjemputan itu hanya sekadar pemberian bantuan semata karena sang putri tiba di negeri Paman Sam saat dini hari, tepatnya pukul 02.00 waktu setempat.

Sebelumnya Fadli zon mengelak dan tidak mau mengakui telah meminta KJRI New York Untuk Mendampingi dan memfasilitasi putrinya selama berada di new york

Fadli Zon mengaku belum pernah melihat surat tersebut. Namun, dia membenarkan putrinya ke New York untuk kursus teater selama musim panas.

"Waktu itu memang pernah lapor karena perjalanan sendirian ke New York untuk Stagedoor Camp," ujar Fadli saat dikonfirmasi, Senin (27/6/2016).

Fadli mengaku tidak pernah meminta ke Kesekjenan DPR untuk bersurat agar putrinya difasilitasi. Dia hanya memberi tahu ke staf bahwa putrinya ke New York.

"Tidak ada (permintaan), hanya pemberitahuan lisan ke staf," ucapnya.

Bagi Yang penasaran seperti apa gaya putri yang mulia bapak fadli zon silahkan buka akun Fb di link berikut ini >>>> https://www.facebook.com/shafadli

Politikus Yang setiap hari kerjanya memfitnah presiden jokowi sebagai antek asing ternyata menyerahkan pendidikan putrinya kepada orang asing amerika

REPOST BY: KINGPK88


Share:

Fadli Zon Ungkap Alasan Dirinya Minta Fasilitas Ke KJRI New York Untuk Putrinya di New York


Fadli Zon Ungkap Alasan Dirinya Minta Fasilitas Ke KJRI New York Untuk Putrinya di New York


Putri Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Shafa Sabila mendapat bantuan penjemputan dari KJRI New York saat berkunjung ke Amerika Serikat. Fadli menyebut itu karena putrinya tiba di New York saat dini hari.

"Tidak ada pendampingan (saat di New York), tapi dibantu dijemput karena sampai di sana jam 02.00 pagi. Perempuan usia 18 tahun. Lalu diantar ke rumah orang Indonesia di sana," kata Fadli saat dikonfirmasi, Senin (27/6/2016).

Anak Fadli berada di New York selama 1 bulan pada 12 Juni-12 Juli 2016 untuk mengikuti kursus teater. Dia menyebut tidak ada bantuan lain dari KJRI di sana.

"Selebihnya sewa mobil," ujarnya.

Sebelumnya, salinan faksimili surat permintaan fasilitas penjemputan dan pendampingan untuk putri Wakil Ketua DPR Fadli Zon beredar. Surat tersebut berkop Sekjen DPR.

Surat bernomor 27/KSAP/DPR RI/VI/ 2016 itu dikirimkan tanggal 10 Juni 2016. Dalam isinya, Sekjen DPR RI meminta bantuan KBRI Washington DC melalui KJRI New York untuk memfasilitasi kunjungan putri Fadli Zon yang bernama Shafa Sabila Fadli.

"Dengan hormat kami sampaikan bahwa puteri Wakil Ketua DPR RI Bapak Fadli Zon yaitu a.n. Shafa Sabila Fadli akan melakukan perjalanan ke New York, Amerika Serikat untuk mengikuti Stagedoor Manor 2016 pada tanggal 12 Juni s.d. 12 Juli 2016," demikian tertulis di surat tersebut.

Tercantum pula rute penerbangan Shafa di surat itu. Kesekjenan DPR pun meminta bantuan dari KBRI.

"Sehubungan dengan itu, kami mohon bantuan dari KBRI Washington melalui KJRI New York untuk penjemputan dan pendampingan kepada puteri tersebut selama berada di New York Amerika Serikat," demikian tertulis di surat tersebut.

Fadli mengaku tidak pernah melihat surat itu. Dia tidak pernah meminta adanya bantuan fasilitas, tetapi memang pernah memberitahukan perjalanan itu ke stafnya.

"Tidak ada, hanya pemberitahuan lisan ke staf," ucapnya

REPOST BY: KINGPK88


Share:

Begini Ini Surat Fadli Zon Tertangkap Basah Minta Fasilitas untuk Putrinya di New York


Begini Ini Surat Fadli Zon Tertangkap Basah Minta Fasilitas untuk Putrinya di New York


Salinan faksimili surat permintaan fasilitas penjemputan dan pendampingan untuk putri Wakil Ketua DPR Fadli Zon beredar. Surat tersebut berkop Setjen DPR.

Surat bernomor 27/KSAP/DPR RI/VI/ 2016 itu dikirimkan tanggal 10 Juni 2016. Dalam isinya, Sekjen DPR RI meminta bantuan KBRI Washington DC melalui KJRI New York untuk memfasilitasi kunjungan putri Fadli Zon yang bernama Shafa Sabila Fadli.

"Dengan hormat kami sampaikan bahwa puteri Wakil Ketua DPR RI Bapak Fadli Zon yaitu a.n. Shafa Sabila Fadli akan melakukan perjalanan ke New York, Amerika Serikat untuk mengikuti Stagedoor Manor 2016 pada tanggal 12 Juni s.d. 12 Juli 2016," demikian tertulis di surat tersebut.

Tercantum pula rute penerbangan Shafa di surat itu. Kesekjenan DPR pun meminta bantuan dari KBRI.

"Sehubungan dengan itu, kami mohon bantuan dari KBRI Washington melalui KJRI New York untuk penjemputan dan pendampingan kepada puteri tersebut selama berada di New York Amerika Serikat," demikian tertulis di surat tersebut.

Fadli Zon mengaku belum pernah melihat surat tersebut. Namun, dia membenarkan putrinya ke New York untuk kursus teater selama musim panas.

"Waktu itu memang pernah lapor karena perjalanan sendirian ke New York untuk Stagedoor Camp," ujar Fadli saat dikonfirmasi, Senin (27/6/2016).

Fadli mengaku tidak pernah meminta ke Kesekjenan DPR untuk bersurat agar putrinya difasilitasi. Dia hanya memberi tahu ke staf bahwa putrinya ke New York.

"Tidak ada (permintaan), hanya pemberitahuan lisan ke staf," ucapnya.

REPOST BY: KINGPK88


Share:

BPK Sebut Pemprov DKI Beli Tanah Sendiri Rp 668 M, Ini Reaksi KPK & Ahok


BPK Sebut Pemprov DKI Beli Tanah Sendiri Rp 668 M, Ini Reaksi KPK & Ahok


Pemprov DKI ternyata membeli sendiri lahan milik mereka Rp 668 di Cengkareng, Jakarta Barat. Lahan milik Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov DKI diklaim pihak ketiga bermodal sertifikat. Dan lahan itu kemudian dibayari oleh Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah ke pihak ketiga sebesar Rp 668 miliar.

Dinas Perumahan dalam hasil audit BPK disebutkan tidak pernah berkoordinasi dengan Dinas Kelautan soal lahan itu. Yang terjadi, justru pembayaran ke pihak ketiga lewat cek.

Apa reaksi KPK?

"Masih dibicarakan, masih ada hal yang harus didiskusikan. Beli tanah. Nanti terbuka saja nggak usah sembunyi-sembunyi," jelas Ketua KPK Agus Rahardjo, di Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (27/6/2016).

"Kita follow up," timbal dia.

Agus menjelaskan, pembayaran yang terjadi pada November 2015 itu akan dicek lebih lanjut oleh KPK.

"Ya nanti kita lihat ya, kalau sudah seperti itu kan penyelidikannya terbuka saja, nggak perlu tertutup," tegas dia.

Rapat dengan BPK, Ahok Ingin Investigasi Mafia Pembelian Tanah Rusun

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengikuti rapat dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Rapat yang digelar tertutup di Balai Kota ini membahas dua pembelian yang diduga mengandung manipulasi mafia pada Tahun Anggaran 2015.

"Ini rutin saja, jadi kalau ada temuan-temuan, kami mau ada minta investigasi lebih lanjut (terhadap temuan BPK)," kata Ahok di samping Penanggung Jawab Pemeriksa BPK Perwakilan DKI I Nyoman Wara, di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (23/6/2016).

Ahok meminta agar BPK melakukan investigasi di antaranya investigasi terhadap pembelian lahan untuk rusun di Cengkareng, Jakarta Barat. Pembelian lahan itu diduga dimainkan orang atau sekelompok orang untuk mengambil untung.

"Cengkareng, dibeli untuk rusun. kita memang mau beli tanah banyak untuk rusun. tapi ini semacam mafia dimainin," kata Ahok.

Ahok curiga dengan pembelian lahan dengan pembayaran kepada notaris dengan biaya kelewat mahal. Notaris dibayar miliaran rupiah. Ini tidak wajar.

"Ada enggak orang Indonesia jual-beli tanah bayar notaris sampai miliaran? Sekalipun Undang-undang menyatakan ada satu persen maksimum. (Padahal) Bayar notaris paling Rp 10 juta," kata Ahok.

Dalam UU Nomor 30 tentang Jabatan Notaris, honorarium notaris diatur pada Pasal 36. Di situ diperbolehkan pembelian tanah lebih dari Rp 1 miliar, honorarium maksimal adalah 1 persen dari objek yang dibuatkan aktanya.

Kecurigaan Ahok bertambah saat dokumen tanah itu diduga dipalsukan. Tanah yang aslinya dimiliki DKI namun dimanipulasi dokumennya sehingga seakan-akan bukan milik DKI. Ahok telah melaporkan hal ini ke KPK dan polisi. BPK sudah memegang datanya.

"Kami curiga, ada tanah yang dibeli sendiri dengan memalsukan dokumen. Ini sudah kami laporkan ke KPK dan polisi," kata Ahok.

Ahok tak tahu siapa gerangan mafia yang memanipulasi pembelian lahan itu. Harga pembeliannya Rp 600 miliar. Notaris yang bersangkutan dengan pembelian lahan itu juga perlu diperiksa.

"Makanya saya minta BPK supaya notaris itu diperiksa juga. Mana ada orang bodoh mau bayar notaris Rp 4 sampai Rp 5 miliar? Misalnya beli tanah Rp 600 miliar, kamu bayar notarisnya Rp 6 miliar. Gila enggak?" katanya.

Temuan kedua BPK yang akan ditindaklanjuti adalah perihal proses pengadaan alat berat penunjang perbaikan jalan pada 2015. Ahok tak terlalu tahu alat berat apa yang dimaksud.Yang jelas, dua persoalan itu perlu ditindaklanjuti.

"Dua itu yang diinvestigasi," kata Ahok.

REPOST BY: KINGPK88


Share:
Keluarga Besar Marga Sun. Diberdayakan oleh Blogger.

Breaking News

KAMI MENYEDIAKAN GAME LIVE CASINO TERBARU DI https://bit.ly/2pLGSsO SILAHKAN DAFTAR YA.. SALAM KEMENANGAN YA BOSKU

SABUNG AYAM