Situs Judi Online dan Artikel Sex Indonesia terpercaya 2019

Selasa, 03 Mei 2016

Yusril Dapat Teror Seperti Ini Usai Syukuran Bersama Warga


Yusril Dapat Teror Seperti Ini Usai Syukuran Bersama Warga


Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra, mendapat teror setelah menghadiri acara syukuran yang digelar warga Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa sore, 3 Mei 2016.

Mobil sedan mewah Mercedes-Benz milik Yusril disiram cat oleh orang tak dikenal.

Cat warna kuning disiramkan ke bagian kiri mobil milik Yusril. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh sopir pribadi dan asisten Yusril, sesaat sebelum Yusril masuk ke mobilnya untuk pulang.

"Wah ini namanya sudah tidak sehat," ujar asisten Yusril di lokasi, Selasa, 3 Mei 2016.

Mengetahui hal itu, lantas para warga yang habis melakukan syukuran untuk Yusril mendatangi mobil Yusril dan ikut marah atas apa yang menimpa Yusril.


"Wah periksa CCTV (Closed Circuit Televison) gedung sebelah (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik). Ini sabotese sudah," teriak warga.

REPOST BY: RAJAPOKER88

Share:

Kivlan Zein Semprot Yayasan Milik Surya Paloh Yang Sok Jadi Pahlawan Dalam Pembebasan Sandera


Kivlan Zein Semprot Yayasan Milik Surya Paloh Yang Sok Jadi Pahlawan Dalam Pembebasan Sandera


Mayor Jenderal Purnawirawan Kivlan Zen, salah satu anggota tim negosiator dalam upaya pembebasan 10 anak buah kapal Brahma 12, mengaku tak tahu-menahu terkait Yayasan Sukma yang menjemput para anak buah kapal (ABK) untuk pulang ke Tanah Air.

Menurut Kivlan, Yayasan Sukma tak ikut berpartisipasi dalam upaya pembebasan yang dilakukan pihaknya.

"Yayasan (Sukma) datang tanggal 27 April hingga 1 Mei, tiba-tiba menjemput, tidak ikut operasi," kata Kivlan saat dihubungi, Selasa (2/5/2016).

Yayasan Sukma merupakan lembaga yang berafiliasi dengan Partai Nasdem. Sepuluh ABK tersebut pun dibawa menggunakan pesawat pribadi milik Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Ia menekankan, tidak yayasan atau partai mana pun yang terlibat dalam upaya penyelamatan ini.

Karena itu, Kivlan pun menyayangkan jika ada pihak yang mengklaim telah melakukan penyelamatan, tetapi tak terlibat dalam operasi.

Adapun proses negosiasi telah dimulai sejak 27 Maret 2016. Misi penyelamatan tak lepas dari bantuan Pemerintah Filipina, salah satunya Gubernur Sulu Abdusakut Toto Tan II yang merupakan keponakan pemimpin Moro National Liberation Front (MNLF), Nur Misuari.

Misuari pun merupakan rekan Kivlan saat bertugas dalam Pasukan Perdamaian Filipina Selatan pada 1995-1996.

Kivlan mengaku, pengalaman itu menjadi salah satu alasan dirinya diajak menjadi bagian dalam tim negosiator. Ia enggan mengungkap pihak yang memintanya terlibat karena operasi intelijen masih berjalan.

Sepuluh ABK tersebut kini sudah bersama keluarga masing-masing setelah dibebaskan oleh kelompok Abu Sayyaf. Namun, masih ada empat warga negara Indonesia yang disandera.

REPOST BY: RAJAPOKER88


Share:

Nah Lo, Perusahaannya Dituding Lakukan Pungli Lahan Parkir di TIM, Ini Reaksi Lulung


Nah Lo, Perusahaannya Dituding Lakukan Pungli Lahan Parkir di TIM, Ini Reaksi Lulung


Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham "Lulung" Lunggana mengatakan, usahanya di bidang pengelolaan lahan parkir dilakukan sesuai aturan.

Dia membantah jika perusahaannya dituduh melakukan pungutan liar (pungli).

Menurut Lulung, perusahaannya justru hadir untuk memberantas preman-preman yang suka melakukan pungli.

"Saya tuh tukang ngebersihin preman, saya masuk, saya bersihin," ujar Lulung kepada Kompas.com, Selasa (3/5/2016).

Lulung sebelumnya sempat disebut-sebut sebagai pemilik PT Putraja Perkasa yang mengelola lahan parkir di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat.

Pemprov DKI sudah mengambil alih pengelolaan lahan parkir di TIM karena adanya dugaan pungli oleh oknum.

Adapun perusahaan swasta itu sudah mengelola perparkiran TIM sejak tahun 2005, dan kontraknya berakhir pada 31 Maret 2016.

Berdasarkan laporan masyarakat, pungutan liar itu sebesar Rp 5.000 hingga Rp 10.000.

Menanggapi hal itu, Lulung membantah bahwa PT Putraja Perkasa adalah miliknya.

Dia juga mengatakan bahwa perusahaannya tidak menangani pengelolaan perparkiran di lahan milik Pemprov DKI.

"Saya enggak pernah mau ambil punya pemerintah. Saya biasanya swasta semua karena kan saya anggota Dewan, masa saya ambil yang pemerintah," ujar Lulung.

REPOST BY: RAJAPOKER88


Share:

Haters Ahok Ini Langsung Lemes Usai PN Jaksel Kembali Tolak Praperadilan Kasus Sumber Waras


Haters Ahok Ini Langsung Lemes Usai PN Jaksel Kembali Tolak Praperadilan Kasus Sumber Waras


Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel) memutuskan kembali menolak gugatan praperadilan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) terkait pengusutan kasus pembelian lahan Rumah Sakit (RS) Sumber Waras.

Hakim tunggal Nursiam, yang memimpin sidang praperadilan, menyatakan gugatan yang dilayangkan MAKI salah sasaran. Sebab, gugatan itu menempatkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai subjek praperadilan.

"Penempatan BPK sebagai subjek praperadilan salah subjek, error in persona, karena bukan lembaga yang menyelidik," kata Nursiam di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 3 Mei 2016.

Dasar pertimbangan hakim lainnya yakni, proses penyelidikan yang tengah dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan menjadi objek praperadilan tidak tepat. Lantaran, wilayah kuasa praperadilan adalah menggugat penyidik atau jaksa penuntut umum.

Koordinator MAKI Buyamin Saiman menerima keputusan hakim tersebut. Menurutnya, hakim punya pertimbangan dalam memutuskan.

"Gugatan dalam rangka mengontrol kerja KPK. Tapi menurut hakim (tuntutan MAKI) bukan wewenang praperadilan," kata Buyamin.

Sementara itu, Kuasa Hukum KPK, Retno Cusnia mengapresiasi putusan hakim. Menurutnya, gugatan praperadilan MAKI tak berdasar dan terkesan memaksa dan mencoba mengintervensi proses hukum KPK.

"Siapapun boleh mengajukan gugatan, tapi jangan sampai menyimpang dari tujuan semula. Kalau dipaksa kita enggak bisa. Enggak bisa juga KPK diintervensi dalam proses penyelidikan," ujar Retno.

Seperti diketahui, gugatan praperadilan yang diajukan MAKI terhadap KPK, terkait pengusutan kasus pembelian lahan RS Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, merupakan yang kedua kalinya ditolak hakim PN Jakarta Selatan. Gugatan praperadilan pertama terkait pengusutan kasus RS Sumber Waras ditolak pada Rabu 30 Maret 2016.

Saat itu, dalam putusan bernomor 17/pid.prap/2016/PN.Jkt.Sel, hakim Tursina Aftianty membacakan sebagian permohonan MAKI. Hakim juga membacakan eksepsi dari KPK. "Menolak permohonan praperadilan yang diajukan para pemohon untuk selain dan selebihnya," kata hakim Tursina.

REPOST BY:  RAJAPOKER88


Share:

Senin, 02 Mei 2016

Ini Fakta Berbeda Yang Diungkap Megawati Seputar Pembebasan 10 Sandera Dari Abu Sayyaf


Ini Fakta Berbeda Yang Diungkap Megawati Seputar Pembebasan 10 Sandera Dari Abu Sayyaf


Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri menghadiri acara diskusi terkait solusi persoalan rekruitmen pegawai negeri sipil (PNS) yang adil bagi bidan yang berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT). Dalam keynote speakernya, Mega sempat berbicara mengenai persoalan 10 sandera warga negara Indonesia (WNI) yang dibebaskan kelompok militan Abu Sayyaf.

Awal celetukan ini karena Mensesneg Pratikno yang akan izin meninggalkan sebelum acara selesai karena ada rapat terkait pembahasan 10 WNI tersebut.

"Wong sandera itu sudah ada yang ngurusin kok. Ya terang saja dilepas, wong dibayar kok," ujar Mega saat keynote speaker di Hotel Double Tree, Cikini, Jakarta, Senin (2/5/2016).

Mega pun melanjutkan sambutannya terkait masalah persoalan bidan terutama yang di desa terpencil.

Dikonfirmasi terpisah di sela acara, Mensesneg Pratikno menjawab diplomatis. Ia menekankan bila pemerintah menegosiasikan pembebasan tersebut tanpa uang tebusan.

Sementara itu menanggapi pernyataan Megawati, tentang uang tebusan itu ,Menko Polkam Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan akan mengecek lagi informasinya.

"Oh, saya cek dulu ya nanti," ujar Luhut di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (2/5/2016).

Yang jelas, kata Luhut, proses pembebasan di dalam kendali pemerintah. "Memang banyak pihak yang terlibat seperti yang dikatakan Ibu Menlu," sambungnya.

Saat disinggung menganai ada atau tidaknya uang tebusan yang dibayar, Luhut enggan berkomentar. Ia mengaku itu bukan ranahnya untuk berbicara.

"Saya tidak masuk ke daerah itu," kata Luhut.

Luhut tidak menjawab lebih panjang lantaran dia harus ke Istana Merdeka. Dikabarkan ada rapat di Istana.

Di kantor Kemenko Polhukam juga diketahui sedang ada rapat tertutup. Terlihat hadir Menlu Retno LP Marsudi, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kepala BIN Sutiyoso. Belum diketahui rapat tersebut membahas apa.

Sebelumnya, Megawati saat menghadiri acara diskusi terkait solusi persoalan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) yang adil bagi bidan yang berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) sempat berbicara mengenai persoalan 10 sandera WNI yang dibebaskan kelompok militan Abu Sayyaf. Awal celetukan ini karena Mensesneg Pratikno yang akan izin meninggalkan sebelum acara selesai karena ada rapat terkait pembahasan 10 WNI tersebut.

"Wong sandera itu sudah ada yang ngurusin kok. Ya terang saja dilepas, wong dibayar kok," ujar Mega saat menjadi keynote speaker di Hotel Double Tree, Jl Raya Cikini, hari ini.

Secara terpisah, Menlu Retno juga menegaskan bahwa dalam pembebasan 10 WNI itu pemerintah tidak membayar uang tebusan. Hal yang sama juga akan diterapkan kepada 4 WNI yang hingga saat ini masih ditawan.

Retno juga menjelaskan proses panjang pembebasan 10 warga negara Indonesia yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf. Proses pembebasan itu, kata Menlu Retno, cukup panjang di tengah situasi lapangan yang sangat dinamis dengan tingkat kompleksitas tinggi.

Proses pembebasan diupayakan dengan tetap mengutamakan keselamatan ke-10 WNI tersebut. Menlu Retno mengibaratkan koordinasi yang melibatkan sejumlah pihak dalam upaya pembebasan sandera ini seperti susunan batu bata untuk bangunan rumah. Satu bata tak akan cukup untuk membangun sebuah rumah. Tim dari Indonesia, kata Menlu, mulai bekerja untuk membebaskan ke-10 WNI itu sejak 28 Maret lalu.

REPOST BY: RAJAPOKER88


Share:

Ini Reaksi Ahok Setelah Tukang Kritiknya Si Faisal Basri Serahkan KTP Ke Teman Ahok


Ini Reaksi Ahok Setelah Tukang Kritiknya Si Faisal Basri Serahkan KTP Ke Teman Ahok


Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama hanya tersenyum saat diklarifikasi terkait dukungan Faisal Basri kepadanya dalam mengikuti pemilihan gubernur 2017 mendatang. Bahkan, dia mengaku dukungan tersebut diberikan karena memang mantan pesaingnya saat Pilkada 2012 tersebut sebenarnya adalah teman, bukan rival.

"Bagus dong, kan teman kita," kata Ahok singkat di Lapangan IRTI Monas, Jakarta, Senin (2/5/16).

Sebelumya diberitakan, Faisal Basri menyatakan dukungannya kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melalui jalur independen. Bahkan, Faisal telah menyerahkan KTP-nya ke TemanAhok.

"KTP saya ini sudah saya serahkan untuk pak Ahok," kata Faisal, di Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru Jakarta Pusat, Sabtu (30/4/16).

Faisal menyatakan dukungan yang diberikan kepada Ahok tersebut dengan alasan tidak ingin Jakarta dipimpin oleh gubernur yang berasal dari partai politik (parpol).

"Manuver Ahok dibutuhkan untuk mengingatkan partai politik. Kalau tidak ada Ahok kacau, partai politik semena-mena lagi," ucap dia.

Faisal beranggapan gubernur yang berasal dari partai politik lebih mementingkan kepentingan parpol, bukan masyarakat Jakarta. "Independen itu kita perjuangkan sebagai jaring-jaring pengaman Partai politik. Inget 2007 independent belum boleh. Waktu itu calonnya cuma dua, Adang Daradjatun sama foke. Rakyat disuruh pilih masuk mulut buaya atau singa. Itu tidak bisa, ini demokrasi. Jadi kita harus hargai," tuturnya.

Maka dari itu, menurut Faisal, adanya independen tersebut kualitas demokrasi menjadi meningkat. "Menariknya adanya independen ini, kualitas demokrasi jadi meningkat. Coba bayangan Ahok dengan kelemahannya dia memiliki posisi yang kuat. Keadaan sekarang Ahok menjadi umpan untuk memunculkan orang- orang yang lebih baik lagi, itukan indah," tutupnya.

REPOST BY: RAJAPOKER88

Share:

Ini Trik Tim Negosiator Jokowi Sehingga Bikin Abu Sayyaf Luluh Mau Melepaskan Sandera


Ini Trik Tim Negosiator Jokowi Sehingga Bikin Abu Sayyaf Luluh Mau Melepaskan Sandera


Pihak KBRI Manila mengonfirmasi pembebasan 10 WNI yang disandera oleh kelompok militan Abu Sayyaf adalah murni menggunakan cara negosiasi. Minister Counsellor-Political Affairs KBRI Manila, Eddy Mulya mengatakan proses pembebasan itu pun disebut melibatkan banyak pihak, mulai dari KBRI, TNI hingga pemerintah Filipina.

"Iya ini full negosiasi. Di KBRI ada unsur diplomat sama unsur TNI, kita libatkan semua. Jadi ini kerja tim semuanya. Tapi, saya masuk di tengah-tengah (proses negosiasi), tidak dari awal," di Lanud Halim Perdanakusuma, Senin (2/5/16).

Selain itu, Eddy menyebut proses negosiasi ini berlangsung selama 1 minggu. Negosiasi pembebasan WNI itu, lanjutnya, dilakukan dengan cara pendekatan dan komunikasi yang intensif dengan kelompok Abu Sayyaf.

"Intinya ini kan ada anak nakal dalam satu keluarga. Kan ada anak nakal, nah bagaimana kita komunikasi dengan itu. Kemudian ada yang dituakan, dihormati. Nah semuanya itu, saya hanya tindaklanjuti," jelasnya.

Ditambahkannya, dia juga mengaku ada keterlibatan Tim Kemanusiaan Surya Paloh bersama dengan Yayasan Sukma (Sekolah Sukma Bangsa di Aceh) di gerakkan oleh Ahmad Baedowi dan Samsul Rizal Panggabean dalam proses pembebasan ini.

Negosiasi berjalan lancar karena Eddy dan tim Baidowi sudah melakukan riset dan penelitian soal tentang tentang motivation and root causes of terrorism di wilayah Filipina sejak 2012 silam. Dan akhirnya terjun langsung dalam tim negosiator dan membantu pemerintah Indonesia sejak kabar penyanderaan Abu Sayyaf itu beredar.

"Jadi itu ada sahabat saya, Pak Baidowi sama teman-teman. Mereka yang atur, jadi kita cuma tindak lanjut. Kita kan riset di sana, kita bikin pendidikan dari 2012. Kita bangun pendidikan, beasiswa," terang Eddy.

Tim Surya Paloh di Pembebasan Sandera Abu Sayyaf

Deputi Chairman Media Group Rerie L Moerdijat membenarkan tim Kemanusiaan Surya Paloh terlibat dalam pembebasan 10 warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok bersenjata Abu Sayyaf di Filipina. Upaya pembebasan dilakukan oleh Tim Kemanusiaan Surya Paloh sejak 3 April 2016.

Rerie mengatakan Tim Kemanusiaan Surya Paloh yang terlibat pembebasan 10 WNI itu merupakan sinergi jaringan pendidikan Yayasan Sukma atau Sekolah Sukma Bangsa di Aceh pimpinan Ahmad Baidowi. Selain itu, Kelompok Media Grup pimpinan samsul Rizal Panggabean, Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI Victor B Laiskodat, serta anggota DPR RI Partai NasDem Mayjen (Purn) Supiadin.

Rerie menjelaskan jaringan Yayasan Sukma di bawah koordinasi Pemerintah Indonesia terlibat negosiasi dan dialog langsung dengan sejumlah tokoh, lembaga swadaya masyarakat dan lembaga kemanusian di daerah Sulu Filipina yang memilik akses kepada pihak kelompok Abu Sayyaf.

"Proses pembebasan berlangsung dinamis dan lancar karena Yayasan Sukma menggunakan pendekatan pendidikan yang sebelumnya terlibat kerjasama dengan pemerintah otonomi Moro Selatan," ujar Rerie dalam keterangan tertulis, Ahad (1/5/16) malam.

Tim Kemanusian Surya Paloh sekitar empat jam menunggu penyerahan para sandera di Pantai Parang Sulu Mindano Selatan Filipina pada Ahad sekitar pukul 12.15 waktu setempat. Usai serah terima, para sandera dibawa ke rumah Gubernur Sulu untuk pemeriksaan dan ramah tamah, kemudian langsung diterbangkan dari Sulu menuju Zambonga menggunakan dua helikopter jenis UH-1-H.

Sekitar pukul 16.30 WIB para korban tiba di Zambonga langsung menjalani pemeriksaan kesehatan dari tim keamanan Filpina dan mengikut briefing, serta pemeriksaan lanjutan terkait peristiwa yang terjadi dan dialami selama disandera kelompok Abu Sayyaf.

Secara umum kondisi kesehatan para korban sandera cukup sehat dan baik untuk kembali ke Tanah Air, selanjutnya Pemerintah Filipina menyerahkan secara resmi kepada Kedubes Indonesia di Malaysia dan perwakilan Partai NasDem Victor B Laiskodat.

Dari Zambonga, anak buah kapal (ABK) Tunda Brahma 12 dan Tongkang Anand 12 itu dipulangkan ke Indonesia menggunakan pesawat khusus Tim Kemanusiaan Surya Paloh dengan dipimpin Victor B Laiskodat, didampingi pihak Kedutaan Besar Indonesia di Filipina Minister Conseler Edi Mulya untuk diserahkan kepada Pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta Timur.

REPOST BY: RAJAPOKER88


Share:

Begini Operasi Senyap Pemerintahan Jokowi Bebaskan 10 Sandera Dari Abu Sayyaf Tanpa Tebusan


Begini Operasi Senyap Pemerintahan Jokowi Bebaskan 10 Sandera Dari Abu Sayyaf Tanpa Tebusan


10 WNI yang disandera kelompok bersenjata telah dibebaskan hari ini. Dalam negosiasi pembebasan itu, pemerinta Indonesia mendapatkan bantuan dari pihak lokal di Filipina.

Hal ini diceritakan oleh salah seorang negosiator pembebasan 10 WNI, Mayjen Purn Kivlan Zen. "Kita dapat bantuan dari Gubernur Sulu Toto Tan," ujar Kivlan saat dihubungi detikcom, Minggu (1/5/2016).

Toto Tan merupakan salah satu orang yang membantu jalannya negosiasi. Dia juga adalah keponakan dari pimpinan The Moro National Liberation Front (MNLF) Nur Misuari. Kivlan mengaku berteman dengan Nur Misuari saat dirinya bertugas di pasukan Perdamaian Filipina Selatan tahun 1995-1996.

Pada suatu ketika, Nur Misuari dan Kivlan Zein pernah bertemu dan sejak saat itu keduanya menjadi teman. "Jadi Nur Misuari terlibat (pembebasan). Dia adalah teman saya," kata Kivlan yang dikenal sebagai prajurit tempur.

Lewat Nur Misuari, Kivlan berhasil melakukan kontak dengan kelompok Abu Sayyaf dan menjalin komunikasi intens. "Ada banyak yang membantu kita di Filipina," terangnya.

Mantan Kepala Staf Kostrad ini secara tegas mengatakan pembebasan 10 WNI tidak melibatkan uang tebusan. Bahkan uang tebusan yang disiapkan perusahaan tempat 10 WNI bekerja tidak dipergunakan.

Kivlan Zein adalah salah satu tokoh militer Indonesia yang pada pilpres 2014 silam juga menjadi tim sukses prabowo subianto.

Dia menghabiskan kariernya di kesatuan-kesatuan tempur TNI AD. Jabatan terakhirnya adalah Kepala Staf Kostrad. Dia pernah terlibat berbagai operasi seperti operasi di Irian Jaya, Timtim dan operasi perdamaian di Filipina pada tahun 1996-1997.


10 WNI itu didrop oleh penyandera di luar rumah Gubernur Sulu pada Minggu dini hari. Mengetahui ada orang Indonesia di luar, Gubernur Sulu Toto Tan memasukkan 10 orang itu ke dalam rumah. Gubernur menjamu para sandera dengan makan nasi dengan lauk ikan goreng dan ayam goreng. Setelah itu mereka dibawa ke Provinsi Zamboanga, kemudian diterbangkan ke Jakarta


Ini Pernyataan Lengkap Presiden Jokowi soal Pembebasan 10 Sandera Abu Sayyaf

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut pembebasan 10 anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Indonesia adalah kerja sama banyak pihak. Atas hal itu, Jokowi pun menyampaikan rasa terima kasihnya.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam pernyataan pers resmi di Istana Bogor, Minggu (1/5/2016). Jokowi tampak didampingi Menlu Retno Marsudi, Mensesneg Pratikno, dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Rencananya 10 WNI itu akan diterbangkan dari Filipina ke Indonesia. Mereka akan tiba tengah malam nanti di Bandara Halim Perdanakusuma.

Berikut adalah pernyataan lengkap Presiden Jokowi tentang pembebasan 10 sandera tersebut:

Alhamdulillah puji syukur kepada Allah S.W.T, akhirnya 10 ABK WNI yang disandera oleh kelompok bersenjata sejak tanggal 26 Maret 2016 yang lalu, saat ini telah dapat dibebaskan.

Posisi detik ini akan diberangkatkan dari Zamboanga menuju ke Jakarta dan diperkirakan tengah malam akan sampai di Jakarta.

10 WNI dalam keadaan baik dan kondisi akan segera dipulangkan ke Indonesia dan perlu saya sampaikan banyak sekali pihak yang telah bekerjasama dalam pembebasan 10 WNI ini.

Oleh karena itu saya ingin menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada semua pihak, seluruh anak bangsa yang telah membantu proses upaya pembebasan ini, baik yang formal maupun yang informal.

Ucapan terimakasih terutama juga saya tujukan pemerintah Filipina tanpa kerjasama yang baik, upaya pembebasan tersebut tidak mungkin membuahkan hasil yang baik.

Dan saat ini, kita masih terus bekerja keras untuk pembebasan 4 ABK WNI yang lainnya.

Di samping upaya pembebasan sandera, satu isu lain yang perlu mendapatkan perhatian adalah keamanan di perairan perbatasan dan wilayah sekitarnya.

Oleh karena itu akan diadakan pertemuan pada 5 Mei ini antara Indonesia, Malaysia dan Filipina, yang bertemu adalah Menteri Luar Negeri dan Panglima dari Malaysia, Filipina dan Indonesia.

Demikian yang bisa saya sampaikan.

Terima kasih.


Panglima TNI Soal 10 WNI Bebas: Ini Bagian Operasi Intelijen TNI

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyebut ada unsur TNI di balik bebasnya 10 WNI yang disandera oleh Abu Sayyaf. Menurutnya, pembebasan ini bagian dari operasi intelijen.

"Di dalamnya ada TNI, operasi di bawah operasi intelijen TNI," ujar Gatot dalam jumpa pers di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/5/2016) pukul 18.15 WIB. Gatot berbicara setelah Presiden Jokowi dan Menlu Retno Marsudi memberi keterangan pers tanpa tanya jawab.

Menurut Gatot yang paling utama dalam hal ini adalah pembebasan para sandera dalam keadaan selamat. Dia mengatakan kondisi sandera saat ini sudah sehat.

"Kita mengutamakan keselamatan para sandera dan ini kata kunci," ucapnya.

Gatot menjelaskan saat ini pihaknya sedang mengupayakan untuk membebaskan 4 WNI lagi. Pembebasan itu akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Tidak lama lagi 4 WNI bisa kita bebaskan dengan selamat," ucapnya.

10 WNI yang dilepaskan Abu Sayyaf adalah ABK kapal Brahma 12 yang menarik kapal tongkang Anand 12. Sedangkan 4 ABK yang masih disandera merupakan ABK kapal Henri yang menarik kapal tongkang Christi.

REPOST BY: RAJAPOKER88


Share:

Ini WhatsApp Mengerikan Istrinya Rustam Waktu Kampanye Yang Dibongkar Ahok


Ini WhatsApp Mengerikan Istrinya Rustam Waktu Kampanye Yang Dibongkar Ahok


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku sudah terbiasa dengan pandangan buruk dari PNS DKI maupun keluarga mereka.

Pria yang kerap disapa Ahok itu mengatakan, sejak dulu sudah banyak PNS DKI yang menjelekannya bahkan sebelum dia dan Jokowi terpilih di DKI Jakarta.

Dia memberi contoh istri Rustam Effendi, mantan Wali Kota Jakarta Utara yang baru saja mundur dari jabatannya.

"Kalau kamu lihat WhatsApp istrinya di grup waktu (masa) kampanye, wah kamu ngeri bacanya. (Dia) ikut kampanye supaya jangan pilih Jokowi-Ahok sama teman-temannya," ujar Ahok di rumahnya di Kompleks Pantai Mutiara, Jakarta Utara, Minggu (1/5/2016).

Ahok mengatakan, masih banyak istri-istri PNS yang dulu menghasut agar pasangan Jokowi-Ahok tidak menang. Bahkan, PNS DKI yang saat ini menjabat juga pernah menjelekan Ahok saat masa kampanye Pilkada DKI 2012.

Contohnya adalah Mara Oloan yang kini menjabat sebagai Asisten Sekda DKI Jakarta bidang pembangunan dan Saefullah yang kini menjabat sebagai Sekretaris Daerah DKI.

"Kamu kira Oloan enggak jelek-jelekin aku setengah mati? Kamu kira Saefullah enggak jelek-jelekin kita? Haduh, kita punya semua kok (data) waktu kita pencalonan. Saya ambil hati enggak? Enggak!" ujar Ahok.

Ahok mengaku profesional saja. Semua sikap para PNS-nya itu dia anggap sebagai bumbu dalam pilkada.

Kini, dia memilih melihat secara adil kemampuan orang-orang yang dulu menjelekannya. Saefullah bahkan dia percaya menjabat sebagai Sekda DKI hingga sekarang.

Ahok juga sering menggertak PNS-nya ketika dia menjabat. Kasus paling akhir adalah ketika dia menyebut Rustam Effendi bersejutu dengan Yusril Ihza Mahendra.

Rustam tersinggung dengan ucapan tersebut hingga akhirnya Rustam memutuskan untuk mengundurkan diri.

Belakangan, Ahok mengatakan dia hanya bercanda dengan perkataannya itu. Dia pun mengaku tidak peduli apa yang diperbuat anak buahnya selama mereka bekerja dengan baik.

REPOST BY: RAJAPOKER88


Share:

Ini Omongan Kepala BKD DKI Tentang Ahok Yang Bakal Bikin Rustam Malu Setengah Mati


Ini Omongan Kepala BKD DKI Tentang Ahok Yang Bakal Bikin Rustam Malu Setengah Mati


Sudah empat pejabat eselon II yang mengundurkan diri pada masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Pejabat yang mengundurkan diri baru-baru ini adalah Rustam Effendi. Dia mundur dari jabatannya sebagai Wali Kota Jakarta Utara.

Rustam mundur setelah sempat berselisih dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dengan kondisi seperti ini, Ahok kerap dinilai terlalu menekan bawahannya. PNS DKI pun dinilai stres karena itu.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Agus Suradika menceritakan bahwa dia tidak pernah stres bekerja dengan Ahok. Dia pun membagi strateginya supaya tidak stres dalam bekerja.

"Kita harus pahami posisi kita dalam bekerja. Bahwa saya ini adalah bawahannya Ahok. Walau saya profesor, doktor, di kantor ya saya tetap anak buah," ujar Agus kepada Kompas.com, Jumat (28/4/2016).

Agus mengatakan, dengan memahami hal dasar seperti itu, dia mengerti bahwa instruksi Ahok harus diikuti.

Hal kedua yang dilakukan Agus adalah bekerja semaksimal mungkin sesuai dengan regulasi yang ada.

Dia tidak ingin membuat kesalahan sekecil pun. Sehingga, jika ada tuduhan dia melakukan hal yang salah secara regulasi, dia tidak merasa takut karena sudah merasa bekerja maksimal.

"Lalu kalau pimpinan marah dan memang ada alasan untuk marah, wajar-wajar saja. Tinggal bagaimana kita perbaiki kesalahan itu dan segera kasih solusinya apa," ujar Agus.

Gurauan dan sindiran Ahok

Agus juga mengatakan bahwa seharusnya PNS DKI tidak mengambil hati ucapan-ucapan yang dilontarkan Ahok, apalagi jika Ahok hanya bercanda. Pasalnya, di setiap candaan Ahok, terdapat hidden message yang harus dipahami oleh PNS DKI.

"Kalau pimpinan bergurau, pahami itu sebagai gurauan santai. Tapi tetap, jangan lupa untuk melihat di balik gurauan itu ada apa. Jangan-jangan ini sindiran nih. Dari gurauan, biasanya ada hidden message yang bisa kita pahami," kata Agus.

Ketika ditanya apakah Agus pernah disindir Ahok, Agus menjawab dengan lantang.

"Saya? Disindir Pak Ahok? Sering!" ujar Agus.

Agus pun menceritakan pengalamannya. Dalam kalangan pejabat DKI, Agus mengaku dia termasuk PNS yang gemar bermain musik. Dia suka mengajak pejabat lainnya untuk bermain band bersama di kediamannya di Bogor.

Di ruangan Agus, foto-foto yang paling banyak dia pajang adalah foto saat bermain musik. Kegemarannya bermain musik ini ternyata ditangkap oleh Ahok. Agus mengatakan, Ahok pernah menyindir hobinya itu.

"Kata dia, 'Pak Suradika kan senang main band. Dia kenal sama Raisa, tapi kita enggak dikenalin'. Padahal, saya enggak kenal Raisa, tapi kok Pak Ahok ngomongnya begitu ya," ujar Agus.

Agus mengatakan, ada pesan tersembunyi di balik gurauan sekaligus sindiran itu.

"Hidden message-nya, lo boleh main band, lo boleh kenal Raisa, asal kerja lo bagus," ujar Agus.

Agus pun memilih untuk membuktikan hal itu kepada Ahok. Dia memilih untuk bekerja sebaik mungkin dan membuktikan bahwa hobinya tidak memengaruhi kinerjanya.

Sama seperti ketika Rustam disindir soal hobinya bermain golf. Seharusnya, hal itu tidak perlu dimasukkan ke hati. Rustam tinggal membuktikan bahwa hobinya bermain golf tidak membuat pekerjaannya memburuk.

"Ahok tuh orangnya fair. Kalau semua bekerja baik, apa yang perlu dirisaukan?" ujar Agus.

REPOST BY: RAJAPOKER88


Share:

Frustasi , Ahmad Dhani Kembali Lontarkan Kata Kata Rasis Kepada Ahok, Seperti Ini Omongannya


Frustasi , Ahmad Dhani Kembali Lontarkan Kata Kata Rasis Kepada Ahok, Seperti Ini Omongannya


Meski sudah menyatakan batal bertarung di Pilgub DKI Jakarta Lantaran Tidak Punya Cukup Dana , musisi Ahmad Dhani rupanya tak berhenti menyudutkan Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.

Baru-baru ini pria berkepala plontos ini lagi lagi  melontarkan postingan bernada rasis di Twitter.

Dhani menyinggung Ahok sebagai turunan bangsa Mongol.

Tak hanya itu, Dhani menyebut Ahok mewarisi sikap sombong bangsa Mongol yang yang hendak menjajah nusantara pada 1200 masehi silam.

Dhani melanjutkan, akhlak ahok bertentangan dengan budaya Nusantara.

“Akhlak @basuki btp jelas bertentangan dgn akhlak kami sbg pewaris Nusantara yg berbudaya tinggi sejak kerajaan Mataram Kuno thn 700 an”. tulisnya.

Lalu apa respon netizen?

Mereka umumnya mengecam pernyatan suami Mulan Jamela ini.

Dhani disebut telah melontarkan pernyataan bernuasa Sara.

Berikut beberpa komentar netizen:

“Waduh abis twit ini kudu minta maap lagi nih si Om sama Hari Tanoe”

"situ emng tau sejarah?? Wkwkw..sekolahin tu anaknya biar pinter!!!

"mas dani kok rasis sih? Anda turunan yahudi aja bs ditrima di negri toleran ini..

"ahok itu hokkian bukan mongol . sok pintar kau tolol"

"lu sehat? Urus keluarga a ja ngga becus mau ikutin berbudaya mataram kuno"

"ga usah bawa2 nusantara..elo aja lagu2an oake baju nazi didepan tivi yg disiarkan senusantara..."

REPOST BY: RAJAPOKER88


Share:

Ahok Tantang Semua PNS DKI Mundur Besok Senin, Ini Kata Yusril


Ahok Tantang Semua PNS DKI Mundur Besok Senin, Ini Kata Yusril


Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra, mengungkapkan, dia tak habis pikir dengan ucapan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat menantang pegawai negeri sipil (PNS) yang tak suka terhadap dirinya.

"Bagaimana kalau besok terjadi sebaliknya. Pegawai negeri ramai-ramai datang, 'Bukan kami yang mundur, Pak, tapi kami minta Bapak yang mundur'. Kalau dibalikin gitu bagaimana, Pak?" kata Yusril di Depok, Jawa Barat, Sabtu (30/4/2016).

Sebelumnya, Ahok menantang para PNS di DKI yang tidak suka bekerja sama dengannya untuk mengirim surat pengunduran diri pada Senin (2/5/2016) depan.

Ahok menyampaikan hal itu dalam sebuah wawancara yang disiarkan secara langsung oleh Kompas TV, Jumat (29/4/2016).

"Kepala dinas, wali kota, wakil wali kota, sekko (sekretaris pemerintah kota), semua yang ada di DKI, bupati di DKI... kalau Anda enggak suka dengan saya, mau ikut jejak Pak Rustam (Effendi, mantan Wali Kota Jakarta Utara), tolong hari Senin masukkan surat pengunduran diri ke saya. Hari Senin!" kata Ahok.

Menurut Yusril, permintaan Ahok itu tak berdasar. Ada perbedaan antara gubernur yang merupakan pejabat politik dengan PNS yang merupakan para profesional yang bekerja hingga masa pensiun.

Beberapa PNS malah bisa memiliki masa kerja hingga 40 tahun, sedangkan gubernur ditentukan dengan masa jabatan serta periode dengan masa kerja paling lama 10 tahun.

"Ini masalah bagaimana me-manage sesuatu. Style kepemimpinan. Jadi kalau disurvei, sebagian besar sudah tidak menghendaki," kata Yusril.

REPOST BY: RAJAPOKER88


Share:
Keluarga Besar Marga Sun. Diberdayakan oleh Blogger.

Breaking News

KAMI MENYEDIAKAN GAME LIVE CASINO TERBARU DI https://bit.ly/2pLGSsO SILAHKAN DAFTAR YA.. SALAM KEMENANGAN YA BOSKU

SABUNG AYAM